nah..kadang kita ini lupa..bahwa menikah dgn seseorang itu artinya menikahi satu paket yg ada pada diri orang itu:) entah keluarganya, kebaikkannya dan keburukannya pasangan kita. Namun kadang kita selalu berharap dan menuntut kebaikan pasangan kita aja, tanpa mau menerima keburukannya.
hmm..tiap orang punya kelebihan dan kekurangan,kelebihannya bukan masalah bagi pasangannya, tapi kekurangannya itu yg seharusnya bisa dibicarakan untuk diperkecil atau dihilangkan yaitu dengan cara dibicarakan dan adanya komunikasi untuk saling terbuka dan siap untuk dikoreksi dan mengkoreksi diri masing2, hingga diputuskan perlu untuk adanya langkah perbaikan dan perubahan. yg salah yaitu pada saat ada kekurangan dan yg nda disuka oleh pasangannya masing2, lalu jadi segan untuk membicarakannya dengan dalih takut menyinggung or membuat marah, padahal bagaimana mungkin pasangan kita tahu, kalau ada yg jelek pada diri kita jika tidak ada koreksi dari pasangan kita sendiri. hmm..kadang yg suka timbulkan masalah adalah dari pihak ke 3, entah keluarganya, keluarga kita, temannya, teman kita, etc. hmm..kadang pasangan suka mengeluhkan sikap ortunya sendiri yg buat pusing, itu bukan berarti yg menceritakan tidak sedang mencari bantuan untuk ikutan memusuhi ortu dan keluarganya, karena biar bagaimanapun kita tidak pernah rela, keluarga kita dimusuhin sama pasangan kita sendiri, kecuali pribadi kita sendiri kan..??hehehe aahh..manusia itu unik..kadang kita sendiri nda tahu apa sebenarnya mau kita *_^ salam hana --- In [email protected], "Seri Utami" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menilai, Sebelum & Sesudahnya > a.. Dia menikahi suaminya karena dia adalah "pria yang demikian berkuasa," dan dia menceraikan suaminya karena dia adalah "pria yang sangat menguasai." > b.. Dia menikahi istrinya karena dia begitu "lembut dan mungil" dan menceraikannya karena dia begitu "lemah dan tak berdaya". > c.. Dia menikahi suaminya karena ia "tahu membiayai hidup yang layak" dan menceraikannya karena "semua yang dipikirkannya hanyalah pekerjaan." > d.. Dia memperistrikan dia karena "dia mengingatkan saya kepada ibu saya" dan menceraikannya karena "dia setiap hari semakin mirip dengan ibu saya." > e.. Dia menikahi suaminya karena dia begitu "mudah bergaul dan romantis" dan menceraikannya karena dia "tak punya kemauan dan hanya ingin bersenang-senang." > f.. Dia memperistrikan dia karena dia begitu "mantap dan pandai" dan menceraikannya karena dia begitu "membosankan dan tidak menarik." > Hhhm... manusia... manusia... sungguh membingungkan. Tanya Kenapa? > > -------------------------------------------------------------------------------- > > Cinta tak menuntut kesempurnaan > Cinta tak menuntut kelebihan > Tapi cinta menutup kekurangan > Dan dapat menerima kekurangan dengan tulus > Cinta meminta kejujuran > Bukan kebahagiaan di atas kebohongan > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

