Ass. wr .wb
Di lingkungan tempat saya tinggal di Tmn Narogong Indah - Bekasi, telah terjadi
ketidak harmonisan dalam melaksanakan ibadah. Ketidak harmonisan terjadi
setelah adanya pergantian Pengurus Mushola yang mempunyai paham yang berbeda
dengan Pengurus Mushola sebelumnya. Pengurus baru selalu menghalang-halangi
kami dalam mengadakan kajian Al-Quran & Hadist yang telah diadakan sudah lebih
dari 6 tahun yang lalu. Memang sejak diadakan Kajian tersebut Pengurus baru
(sebelum jadi pengurus) tidak pernah mau hadir, karena berbeda paham.
Sebetulnya ada hal lain yang dilakukan oleh kelompok Pengurus baru agar kami
tidak betah, misalnya mereka mengeraskan doa dengan suara sekeras-kerasnya
sampai memekakan telinga ketika kami memilih doa sendiri dan melanjutkan sholat
sunah rawatib, sehingga merusak kekhusu'an kami.
Kami menjadi sedih dan dilematis karena apabila tidak sholat di Mushola nanti
dikatakan tidak mau hidup rukun, tetapi kalau sholat di Mushola tsb, kami
sangat terganggu. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kami mohon saran
kira-kira langkah apakah yang bijak dan dapat dengan jitu membuat mereka bisa
mau bersanding dan bisa menerima perbedaan paham dalam melaksanakan ibadah ?
Sebetulnya kami kasihan kepada mereka, dengan melarang kami mengadakan kajian
Al-Quran & Hadist bukankah suatu perbuatan dosa ?? Atas sarannya kami
mengucapkan terima kasih
Wassalam
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]