bismillahirrohmaanirrohiim,

sudah beberapa hari ini saya agaknya di jalan lebih
dikuasai setan (hati ini berdegup memaki pengguna
jalan yang mendahului saya), astaghfirulloohal
'adziim.

melewati jalan yang biasa aku lewat...beberapa mobil
terutama angkot mengambil jalur (kanan saya) yang
seharusnya adalah hak kendaraan dari lawan arah,
apalagi motor-motor, astaghfirulloohal 'adziim.

saya berusaha sabar, tapi ada juga motor yang nyenggol
spion "Duk" pengendara motor berlalu seakan tak ada
apa-apa, astaghfirulloohal 'adziim.

sampai di jalan yang mulai ada pemisahnya, motor-motor
kembali memotong jalan 90 derajat menghalangi mobil
saya, dan lebih dari 7 motor ingin lewat lebih dahulu
padahal saya berada pada jalur yang benar,
astaghfirulloohal 'adziim.

sedemikian rusaknya akhlak para pengendara di jalan
raya, astaghfirulloohal 'adziim. Lalu, siapakah
sebenarnya yang bertanggung jawab "menyadarkan" atau
mengingatkan para pengendara tersebut? (mungkin
termasuk saya yang juga tak mau mengalah--menurut
orang lain--). Saya pernah mengingatkan pengendara
motor tapi malah ia marah luar biasa,
astaghfirulloohal 'adziim, sub haanallooh.

kejadian ini telah saya rasakan dan amati lebih dari
tiga tahun. Semoga saudaraku muslimin dan muslimat
dapat mengambil contoh dari bagaimana menyusun saf
dalam solat. yang datang belakangan yaa harus antri di
belakang, TIDAK BOLEH menyerobot tempat orang lain
yang lebih dahulu sampai. Kesalehan tidak hanya di
masjid, akan tetapi justru implementasinya harus ada
di kehidupan nyata termasuk taat pada rambu-rambu lalu
lintas. wallohu a'lam bishowab.


salam implementasi QS Al Ashr

faisol muhammad


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke