Petaka Yang Diminati
<http://majalah-nikah.com/nikah2/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=55>
<http://majalah-nikah.com/nikah2/index2.php?option=com_content&task=view&id=55&pop=1&page=0&Itemid=1>
<http://majalah-nikah.com/nikah2/index2.php?option=com_content&task=emailform&id=55&itemid=1>
 Thursday,
03 January 2008
Y
ang benar saja, masak petaka diminati? Tak percaya? Ribuan, bahkan jutaan
orang meminati petaka ini, meski tahu bisa berakhir dengan maut. Yang
menyedihkan lagi, petaka ini pun diminati tak hanya oleh orang berumur, tapi
juga oleh siswa SD...   Tak cuma kalangan berduit tapi juga masyarakat
bawah. Ya, narkoba dan obat terlarang sejenisnya, kian hari makin banyak
penikmatnya meski mereka tahu risikonya dan harus mengeluarkan biaya yang
tak murah untuk memperolehnya. Bahkan bila tak ada uang di tangan, pecandu
akan melakukan tindak kriminalitas.
Efek yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba pun sungguh mengerikan. Menurut
kesaksian seorang teman yang mantan pecandu –*alhamdulillah* kini sudah
sembuh total- jika tak mengonsumsi putaw ia merasakan nyeri dan ngilu di
sekujur tubuh. Tak kuat berjalan karena lemas dan kaki sakit. Semakin lama
kian parah dan ngilu. Kepala terasa berat, gelisah dan muntah-muntah. Kalau
sudah memakai lagi, semua rasa sakit itu hilang. Hal inilah yang membuat
orang sulit lepas dari narkoba.
Ada juga hal lain yang tak kalah mengerikan. Pemakaian obat-obat terlarang
ini bisa merusak syaraf secara permanen hingga seperti orang gila, bahkan
timbul halusinasi sehingga timbul dorongan rasa ingin bunuh diri. Para
pecandu pun biasanya sulit dinasihati.
Pernah terpikirkah dampak sosial ekonomi karena narkoba? Ternyata sungguh
mengerikan. Data dari Gerakan Rakyat Anti Narkoba (GRANAT), mengungkapkan
jumlah penderita ketergantungan narkoba di Indonesia mencapai 4 juta orang
dan saat ini jumlah tersebut jauh lebih tinggi. Dimisalkan jika setiap hari
seorang pecandu menghabiskan Rp 200 ribu, itu berarti Rp 800 milyar tiap
hari dibelanjakan untuk benda- benda laknat itu. Atau kurang lebih Rp 300
triliun per tahun!! Dan lihat pula rumah tahanan pun kini sesak dengan
penjahat narkoba. Mengingat dampaknya yang luar biasa luas (multi effect),
sangatlah perlu kita tahu tentang macam narkoba dan efek-efek bahayanya
hingga kita tak perlu jadi penikmatnya.

JENIS- JENIS NARKOBA
1. PSIKOTROPIKA
Zat atau obat yang menurunkan aktivitas otak atau merangsang syaraf pusat
dan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya halusinasi
(mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam perasaan dan
dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang)
bagi para pemakainya. Jenis-jenis yang termasuk psikotropika:
Ecstasy
Ekstasy adalah salah satu obat bius yang dibuat secara ilegal di sebuah
laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul. Ekstasy dapat membuat tubuh si
pemakai memiliki energi lebih dan juga bisa mengalami dehidrasi yang tinggi.
Beberapa orang yang mengonsumsi ekstasy ditemukan meninggal karena terlalu
banyak minum air dikarenakan rasa haus yang amat sangat. Ekstasy akan
mendorong tubuh untuk melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari
kekuatan tubuh itu sendiri. Efek yang ditimbulkan oleh pengguna ekstasy
adalah diare, rasa haus yang berlebihan, hiperaktif, sakit kepala dan
pusing, menggigil yang tidak terkontrol, detak jantung yang cepat dan
sering, mual disertai muntah- muntah atau hilangnya nafsu makan, gelisah
atau tidak bisa diam, pucat dan keringat, dehidrasi, mood berubah. Akibat
jangka panjangnya adalah kecanduan, syaraf otak terganggu, gangguan lever,
tulang dan gigi keropos. Zat kimia berbahaya sering dicampur dalam ekstasy
sehingga beberapa pemakaianya bisa meninggal dunia.
Sabu- sabu (Methamphetamine)
Berbentuk kristal seperti gula atau penyedap masakan. Jenisnya yaitu Gold
River, Coconut dan Cristal, tidak mempunyai warna ataupun bau, maka ia
disebut juga ICE. Mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf hingga
pemakai akan selalu tergantung dalam waktu lama bahkan bisa mengalami sakit
jantung dan kematian. Dikonsumsi dengan membakarnya di atas aluminium foil
hingga mengalir dari satu ujung ke ujung lain. Asap yang ditimbulkan dihirup
dengan Bong (pipa yang didalamnya berisi air). Efek yang ditimbulkan menjadi
bersemangat, gelisah, tak bisa tidur, tak bisa makan, paranoid, lever
terganggu, bisa berakhir dengan kegilaan.
2. NARKOTIKA
Obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis atau semi
yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi pemakai dengan memasukkan ke
dalam tubuh. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit,
rangsangan semangat, halusinasi dan ketergantungan.
- Opioid (Opiad)
Berasal dari jus dari bunga opium, termasuk morfin. Nama opioid juga
digunakan untuk opiad, preparat atau darivat dari opium dan narkotik
sintetik tetapi tidak didapatkan dari opium. Opiad yang disintetis dari
opiad alami adalah heroin. Bahan opioda yang sering disalah gunakan adalah:
Candu yaitu getah tanaman Papafer somniferum, didapat dengan menyadap buah
yang hendak masak hingga keluar getah yang dinamai Lates. Lates ini disebut
juga candu kasar yang mengandung zat aktif yang sering disalahgunakan.
Morfin adalah olahan dari candu mentah. Rasanya pahit, berbentuk tepung
halus, warna putih atau cairan berwarna, dipakai dengan dihisap atau
disuntikkan.
- Kokain atau sabu-sabu
Zat adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat
berbahaya. Diperoleh dari tanaman belukar Erythoxylon coca dari Amerika
selatan. Saat ini kokain digunakan sebagai anestetik lokal khususnya untuk
pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya
sangat membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai narkotik bersama dengan
morfin dan heroin karena efek adiktif dan merugikan telah dikenali.
- Cannabis atau ganja
Mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman ganja biasanya dipotong lalu
dikeringkan dan digulung menjadi rokok, akan mengikat pikiran dan menjadi
ketagihan, dapat mempengaruhi suasana hati dan cara orang melihat dan
mendengar hal-hal di sekitarnya. Pemakai pikirannya akan lambat dan tampak
bodoh dan membosankan, mempengaruhi konsentrasi dan ingatan, meningkatkan
denyut nadi, keseimbangan dan koordinasi tubuh yang buruk, takut dan panik,
depresi, bingung, dan halusinasi. Ganja dikenal juga dengan sebutan
Marijuana Grass, pot, weed, tea dan marijane.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Penyalahgunaan narkoba umumnya dikarenakan zat tersebut menjanjikan sesuatu
yang dapat memberikan rasa nikmat, nyaman, kesenangan dan ketenangan
walaupun hal itu sebenarnya hanya dirasakan secara semu.
Penyalahgunaan narkoba akibat dari beberapa faktor yaitu:
- Lingkungan Sosial
Di masa remaja seseorang lazimnya punya rasa ingin tahu dan ingin mencoba.
Di samping itu adanya kesempatan misalnya karena orangtua sibuk, kurang
kasih sayang orangtua atau *broken home* ditambah pula sarana dan prasarana
yang diberikan orangtua secara berlebihan, misalnya uang yang berlebih
sehingga memicu penyalahgunaan uang untuk membeli obat terlarang.
- Kepribadian
Rasa rendah diri kadang diatasi seseorang dengan cara penyalahgunaan
narkotik. Di samping itu, emosional dan mental remaja biasanya ingin bebas
dan lepas dari segala aturan, dan sebagai tempat pelariannya adalah
menggunakan narkoba. Karena lemahnya mental pula akan membuat orang mudah
dipengaruhi hal-hal negatif.

AKIBAT PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Akibat poenyalahgunaan narkoba adalah merusak susunan syaraf pusat dan
organ-organ tubuh, merosotnya moral yang diikuti penyimpangan sosial dalam
masyarakat. Dalam memenuhi narkotik segala cara bisa dihalalkan dari menjual
barang- barang hingga tindak pidana kriminalitas.
Akhirnya mengingat dampak yang ditimbulkan obat laknat ini, maka sangatlah
penting. untuk membekali agama bagi anak-anak kita, juga menciptakan
lingkungan yang baik serta memberi kasih sayang yang cukup.
Selain itu langkah tegas hendaklah diambil untuk menghukum pengedar atau
pemakainya. Sebagaimana dilakukan Malaysia dan Singapura yang memberikan
sanksi berat dan hukuman mati sebagai shock terapy. Meski hal itu tak
menjamin negeri ini bebas sepenuhnya dari narkoba. Tapi setidaknya sanksi
berat dan hukuman mati pada pengedar dan pelaku bisa memberi harapan dan
masa depan indah pada generasi muda agar tak perlu jadi korban narkoba. Dan
cukuplah firman Allah l dalam Surat An-Nisaa' ayat 39 menjadi penegas untuk
tak menjatuhkan diri dalam jurang kehancuran. SAY NO TO DRUGS !!! (*ummu
nabhan*)
http://majalah-nikah.com/nikah2/index.php?option=com_content&task=view&id=55&Itemid=1


[Non-text portions of this message have been removed]



===
Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS

Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel)
Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari 

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 
http://www.media-islam.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke