I Just Can say..
 
"Naudzubillah Tsumma Naudzubillaahi min Dzaalik."
 
Wahai orang2 yang mengaku dirinya pembaharu dalam islam, yang menggunakan
fikir untuk merusak syari'at agama ini. Ingatlah! tidak ada yang lebih dekat
dengan antum semua kecuali 'MAUT'. 
 
Firman Alloh Subhaanahu WA At'aala dalam al-'Imron ayat 185 ;
 
 "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada Hari
kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka Dan
dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh IA telah beruntung. Kehidupan dunia
itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan". 

 
Apakah sudah begitu hebatnya pengaruh Kuffar dan keduniaan pada diri antum2
semua. Sehingga hal2 yang sudah di sampaikan, di jelaskan & di amalkan oleh
Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam lalu Para Sohabat2nya, yang di
ajarkan oleh para Tabi'in dan penerus2nya sampai kepada Para 'Ulama
(Mufassirin, Muhadditsin, Fuqoha, Huffadz) antum2 bisa dengan seenaknya
sesuai dengan nafsu, antum rusak!!!.
 
begitu hebatnya kah nikmat akal antum ketika merubah2 mengkoreksi2 sehingga
menimbulkan kepuasan pada akal / diri antum, yang notabene adalah sangat2
menyimpang !!!!. Cobalah antum2 semua Selami dengan dalam Firman Alloh 'Azza
wa Jalla berikut ini ;
 
 
Al-Maaidah ayat 7 ;
"Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)
nya Ada ayat-ayat yang muhkamaat[1], itulah pokok-pokok isi Al qur'an Dan
yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[2]. Adapun orang-orang yang dalam
hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat
yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari
ta'wilnya, padahal tidak Ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Alloh. Dan
orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat
yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat
mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. 
-----------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------
[1]. Ayat yang muhkamaat ialah ayat-ayat yang terang Dan tegas maksudnya,
dapat dipahami dengan mudah. 

[2]. Termasuk dalam pengertian ayat-ayat mutasyaabihaat: ayat-ayat yang
mengandung beberapa pengertian Dan tidak dapat ditentukan arti mana yang
dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam; atau ayat-ayat yang
pengertiannya hanya Alloh yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan
dengan yang ghoib-ghoib misalnya ayat-ayat yang mengenai Hari kiamat, surga,
neraka Dan lain-lain. 

 
al-Maaidah ayat 41 ;
 
 Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang
bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang
mengatakan dengan mulut mereka:"Kami telah beriman", padahal hati mereka
belum beriman; Dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi
itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong[3] Dan amat suka mendengar
perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu[4]; mereka
merobah[5] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka
mengatakan: "Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka)
kepada kamu, maka terimalah, Dan jika kamu diberi yang bukan ini maka
hati-hatilah." Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka
sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada
Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati
mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia Dan di akhirat mereka beroleh
siksaan yang besar. 
-----------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
[3]. Maksudnya ialah: orang Yahudi amat suka mendengar perkataan-perkataam
pendeta mereka yang bohong, atau amat suka mendengar perkataan-perkataan
Nabi Muhammad Shollalloohu 'Alayhi WA Sallam untuk disampaikan kepada
pendeta-pendeta Dan kawan-kawan mereka dengan cara yang tidak jujur.

[4]. Maksudnya: mereka amat suka mendengar perkataan-perkataan
pemimpin-pemimpin mereka yang bohong yang belum pernah bertemu dengan Nabi
Muhammad Shollalloohu 'Alayhi WA Sallam. Karena sangat benci kepada beliau,
atau amat suka mendengarkan perkataan-perkataan Nabi Muhammad Shollalloohu 
Alayhi WA Sallam. Untuk disampaikan secara tidak jujur kepada kawan-kawannya
tersebut.

[5]. Maksudnya: merobah arti kata-kata, tempat atau menambah Dan mengurangi.


 
Para Shohabat meraih Kesuksesan, Kejayaan & Kebahagiaan karena mereka
memiliki Sifat 'Sami'na wa Atho'na' dengan Apa2 yang di sampaikan & di
amalkan oleh Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam. Bukan Sifat Sami'na
wa Ashoyna atau Sami'na wa Tafakkarna!. Mereka (Para Sohabat) telah
bermujahadah mengorbankan Diri, Harta & Waktunya untuk menda'wah kan ajaran
Islam ke sluruh penjuru dunia yag bisa di singgahi. Sehingga menjadi asbab
Alloh Subhaanahu WA Ta'aala memberikan keberkahan Minassamaa'i wal Ardh.
Bahkan umat non Muslim pun hidup dalam ketentraman & kedamaian asbab
wujudnya amal agama dalam diri umat Islam.
 
Semoga Alloh 'Azza wa Jalla memberikan Tawfiq & Hidayah-Nya kepada Kita
semua. Amiin yaa Robbal 'Aalamiin.
 
 

 
-------Original Message------- 
 
From: caklis 
Date: 01/30/08 11:46:55 AM 
To: [email protected] 
Subject: [syiar-Islam] Syahrur: Mengingkari Hadits Nabawi Dan "Kumpul Kebo"
Halal 
 

Kirim email ke