Ya sukurlah segera ada klarifikasi, karena kalau tidak akan dimanfaatkan para 
lawan politik untuk terus merongrong partai Islam.
   
  Ohya untuk DPP PKS, sudahkah ada wacana untuk penggalangan suara dengan 
partai-partai Islam yang lain untuk konsolidasi 2009?
   
  Salam,
  Ahmad

wahyu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Penjelasan PKS Tentang Wacana Partai Terbuka

Penjelasan Seputar isu-isu yang berkembang sebelum, menjelang, dan sesudah 
Musyawarah Majelis Syuro IX dan Mukernas PKS di Bali

Assalamu'alaikum wr wb,
Bismillahirrahmanirrahim

Setelah mendengar dan melihat berkembang dan banyaknya isu-isu di masyarakat, 
terutama melalui media massa, elektronik dan internet khususnya menjelang, 
ketika dan sesudah berlangsungnya Musyawarah Majelis Syuro IX dan Mukernas PKS 
di Bali, khususnya mengenai jati diri PKS dan prinsip-prinsip PKS yang 
pemaknaannya simpang siur. Untuk jelasnya maka DPP perlu memberikan BAYAN 
(Penjelasan) hasil-hasil MMS IX dan Mukernas di Bali, sebagai berikut:

1. Mengenai Slogan PKS.
Slogan Resmi PKS sesuai keputusan Musyawarah Majelis Syuro PKS ke VII di 
Jakarta, yang dikuatkan kembali dalam Musyawarah Majelis Syuro PKS IX di Bali 
adalah: Bersih, Peduli, dan Profesional.
Bersih menegaskan aspek moral/ keshalehan pribadi, maksudnya mewujudkan para 
pemegang amanah jabatan yang anti KKN.
Peduli merupakan aspek sosial, kesalehan sosial, kepedulian kita kepada kaum 
dhu'afa dan terhadap para korban bencana.
Profesional adalah kesalehan profesi, memiliki kompetensi, pemikiran 
keterbukaan sehingga berdaya manfaat bagi posisi jabatan yang diamanahkan.
Penjelasan lebih rinci mengenai hal ini dijabarkan dalam Buku Platform 
Pembangunan PKS yang telah resmi disahkan.

2. Mengenai istilah "Terbuka"
Istilah "Terbuka" TIDAK PERNAH menjadi keputusan sebagai slogan, baik oleh 
sidang-sidang Majelis Syuro, Dewan Pimpinan Tinggi Partai (DPTP) maupun dalam 
Khitob Qiyadi (arahan pimpinan).
PKS tetap sebagai partai dakwah yang berazaskan Islam, memiliki moral Islam, 
dan syariat Islam wajib dengan konsisten dijalankan oleh setiap pemeluk agama 
Islam, terutama kader-kader PKS. Sebagaimana kami juga menginginkan setiap 
pemeluk agama lain juga taat menjalankan agama masing-masing, sebagai kontrol 
moral yang kuat terhadap pribadi seseorang.
PKS tetap konsisten menjadi Partai Dakwah yang merupakan rahmatan lil'alamien.
Adapun istilah terbuka sebagai usulan, wacana, dan beberapa wawasan yang 
disampaikan oleh para kader dari daerah minoritas, sedang kami kaji dan dalami, 
apakah hal ini layak untuk di ambil sebagai bahan pertimbangan, yang pada 
akhirnya nanti akan dibahas dalam sidang-sidang Majelis Syuro mendatang. 
Mengenai keterbukaan komunikasi adalah merupakan keniscayaan dan tuntutan 
profesionalitas.

3. Sehubungan dengan point (1) dan (2) tersebut, maka seluruh jajaran struktur, 
pengurus dan kader supaya tidak lagi mewacanakan isu "partai terbuka" untuk 
menghindari madharat yang lebih besar daripada kemaslahatan yang diharapkan.

4. Mengenai Caleg dan Pengurus Non Muslim
Setiap warga negara dapat menjadi Caleg (calon legislatif) atau Pengurus PKS 
dengan memenuhi persyaratan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh ketentuan 
dan aturan resmi PKS. Hal ini telah termuat dalam AD/ART PKS, standar mutu 
kader PKS sesuai peringkatnya serta Panduan Pencalonan anggota Legislatif yang 
telah disahkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan disetujui oleh Dewan 
Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP).
Untuk daerah-daerah basis non muslim (kekhususan) seperti Papua, NTT atau Bali, 
caleg non muslim dimungkinkan selama tidak melanggar syariat dan dalam rangka 
mewakili komunitas non muslim dan hal ini dilakukan secara proporsional. 
Mengupayakan dukungan dari kalangan non muslim kepada PKS adalah dimungkinkan, 
selama tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang ada.
PKS sebagai partai Dakwah, sangat menghormati keberagaman, berbagai macam ras, 
suku dan agama, mengajak seluruh pihak dan komponen bangsa-untuk bersama-sama 
bersinergi untuk pembangunan bangsa ini.

Demikianlah penjelasan ini kami sampaikan, semoga dapat memberi pencerahan 
kepada seluruh kader dan simpatisan PKS. Atas perhatiannya diucapkan 
terimakasih.

Billahittaufik wal hidayah.
Wassalamu'alaikum wr wb

ttd

KH.DR. Surahman Hidayat Ir.H. Tifatul Sembiring Drs. Suharna Surapranata, MSc
Ketua DSP PKS Presiden Partai Ketua MPP PKS 

Pengirim:
Nur Arif Hidayat
Staff Adm Presiden PKS
0812 977 4621

[Non-text portions of this message have been removed]



                         


Wassalam, 
Ahmad
       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke