Nah lo brarti SHELL, PHILIPS dan UNILEVER, ABN Amro produk Belanda yah...........
Apalagi nih........??? Kita bisa apa nih untuk membela Kekasih Allah.......??? Kita bisa apa untuk membela agama Allah....??? Yang dihina adalah Kekasih Allah, bukan diri saya pribadi........ Yang diludahi itu Kekasih Allah, bukan diri saya sendiri. Ketika dulu Rasul diludahi dan Beliau diam saja, itu merupakan akhlak yang Beliau ingin kita mencontoh Beliau. Tapi coba kalo ada yang berani menghina Allah, apakah Rasul akan diam saja........??? Paling tidak Beliau pasti menegur, menasehati, baru selanjutnya melawan kalau diperlukan. (Mohon koreksi) Nah kita bisa apa nih.......??? Jihad ke Palestin ga berani........ (Yah dengan seribu satu alasan lah...... ya anak, ya istri, ya suami, ya keluarga, ya ini, ya itu ...........) Demo2, ko ya kaya'nya kurang efektif....... Kita juga kan ga boleh anarkis toh........ So bisa apa kita ini untuk memberi mereka pelajaran.....??? Ayo sama2, perlahan namun pasti kita boikot produk dari Belanda. Kaya'nya susah sih, tapi yuk kita coba. Belom bisa semua, ya sebagian. Saya sendiri kebanyakan emang pake produk unilever, tapi kalo emang ada penggantinya, walopun mungkin kulitasnya sedikit dibawah produk unilever, ato mungkin harganya sedikit lebih mahal dari produk unilever, akan saya coba untuk cari substitusinya. Kasarannya emang kalo kita ga pake rinso trus jadi ga bisa nyuci........??? emang kalo lampunya bukan Phillips trus jadi gelap rumahnya.....??? Engga toh...??? Keliatannya sih sepele, tapi kalo kita serentak umat muslim berusaha melakukan hal ini, inyaAllah akan menjadi pelajaran bagi para misionaris. Yuk, kaum muslim di Indonesia dan dimana pun berada, mari kita bersama2 Jihad di jalan Allah. Sampe ada kejelasan dari pemerintah belanda, apakah akan menindak si laknatullah itu ato Cuma diem2 aza. Kalo diem berarti sama aja pemerintah belanda sudah tidak menghargai keyakinan umat Islam....... Salam Jihad, fia Lutfia Ariyanti Claims Group PT. TUGU PRATAMA INDONESIA Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C 8-9 Jakarta 12940 |* (62 21) 52961777 ext 3023| 7 Fax (62 21) 52961555 |* [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> | ________________________________ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Temie Iswanto Sent: Wednesday, April 02, 2008 3:02 PM To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [Sabili] Film FITNA Ditampilkan, 3 WN Belanda Masuk Islam! Film FITNA Ditampilkan: 3 WN BELANDA Masuk Islam!! 01 Apr 2008 - 8:00 pm "Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." (QS. Ali 'Imran:54). Sejumlah sumber di Belanda, Ahad menegaskan, perpustakaan Belanda dalam minggu-minggu lalu menyaksikan kunjungan yang luar biasa banyaknya terhadap buku-buku Islam di Amsterdam. Orang-orang Belanda membeli dalam jumlah besar mushaf-mushaf elektronik yang diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda, sehingga hampir habis di pasar dalam dua hari yang lalu. Sementara 3 orang menyatakan masuk Islam dalam seminggu ini. Sumber-sumber itu menyambut baik reaksi dingin kalangan komunitas Islam di Belanda, dan sikap bijaksana yang diambil generasi kedua umat Islam yang hidup di negara Eropa itu. Hal ini menjadikan kasus yang menimpa mereka pasca ditampilkannya film anti Islam 'Fitna' yang dibuat seorang anggota parlemen Belanda bernama Geert Wilders mendapat simpati yang besar dari masyarakat. Surat kabar 'De Telegraaf', berbahasa Belanda menampakkan propaganda anti film tersebut yang direpresentasikan melalui workshop dialog, bersama kalangan intelektual dan pers Belanda. Dialog itu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar al-Qur`an al-Karim sebagai kitab ibadah dan hidayah, serta penjelasan bahwa apa yang dilakukan Geert dalam filmnya itu merupakan sesuatu yang telah keluar jalur. Surat kabar itu itu dalam halaman intinya mempublikasikan foto walikota Amsterdam berdarah Yahudi, That Cohen saat ia menyalami seorang pemilik penerbitan sekaligus tokoh pers Arab Saudi, Isham Mudir setelah berakhirnya konferensi pers oleh komunitas Muslim yang diadakan di masjid al-Ummah, ba'da shalat Jum'at yang lalu. Cohen dikenal sebagai seorang yang memiliki sikap yang objektif terhadap kaum Muslimin. Pemuda Muslim dari generasi kedua di negeri itu juga mengadakan workshop dialog di pinggiran Mir, Amsterdam malam Jum'at untuk mengantisipasi implikasi film yang sempat mereka tonton tayangannya. Di tengah workshop tersebut, salah seorang warga Belanda menyatakan masuk Islam. Dengan begitu, ia menjadi orang Belanda ketiga yang melakukan hal yang sama (masuk Islam-red) sepanjang satu minggu ini. Ini mungkin sebagai reaksi atas sebuah ungkapan di akhir film itu yang berbunyi, 'Hentikan Islamisasi Eropa.!' Lembaga Para Imam di Belanda mengajak setiap Muslim, kalangan tua maupun muda untuk bersikap cerdas, tenang dan logis serta mengedepankan sikap hikmah dalam melakukan reaksi. Lembaga itu juga memperingatkan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan negatif yang dampak buruknya akan menimpa diri mereka sendiri dan masyarakat secara umum. Dalam keteranganya, lembaga itu mengatakan, reaksi keras apa pun pasti akan menguntungkan musuh-musuh Islam dan sesuai dengan target yang diinginkan Wilders, yaitu menciptakan perseteruan di tengah individu-individu masyarakat. Sementara itu, sejumlah perusahaan Belanda mengancam akan menuntut anggota parlemen Belanda, Geert Wilders bila film anti Islamnya yang dipublikasikan di jaringan internet itu menyebabkan terjadinya boikot perdagangan dari sisi yang lain. Ketua Kamar Dagang Belanda, Bernard Ventes mengatakan, "Saya tidak tahu apakah Wilders sudah merasa cukup kaya atau memiliki asuransi yang baik. Yang jelas, bila kami menghadapi pemboikotan, maka kami akan melihat sejauhmana hal itu dapat menyeret pertanggungjawabannya." Ia menambahkan, "Boikot dapat merugikan komoditi Belanda dan perusahaan-perusahaan seperti Shell, Philips dan Unilever yang dikenal milik Belanda." Seperti diketahui, sebelumnya mantan PM Malaysia, Mahathir Muhammad menyerukan pemboikotan terhadap produk-produk Belanda, setelah seruan serupa juga dimuat di sejumlah media massa Yordania. Kepada para wartawan, Mahathir Muhammad mengatakan, "Bila kita memboikot produk-produk Belanda, maka Belanda terpaksa akan menutup sejumlah perusahaan." Ia menegaskan, bila 1,3 milyar Muslim di seluruh dunia bersatu dan menyatakan tidak akan membeli produk-produk Belanda tersebut, maka itu akan sangat efektif. Sejumlah negara seperti Malaysia dan Singapura mengecam film Fitna yang berdurasi 17 menit dan ditampilkan di internet tersebut, hari Kamis lalu. (almkhtsr/AS/alsofwah) http://swaramuslim.com/ <http://swaramuslim.com/> ____________________________________________ DISCLAIMER: This message contains confidential information and is intended only for the individual named. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost, destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. The sender therefore does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is required please request a hard-copy version. PT Tugu Pratama Indonesia [Non-text portions of this message have been removed]

