Assalamu'alaikum wr wb,
Foto ada di:
http://syiarislam.wordpress.com

Berikut adalah salah satu kekejaman tentara Israel.
Mereka sengaja selama 45 menit menembakkan pelurunya
ke arah Jamal dan anaknya yang bernama Muhammad al
Durrah yang masih berumur 11 tahun (1988-2000).
Terlihat jelas bagaimana tembok di sekitar mereka
berlindung berlubang karena tembakan tentara Israel.

Jamal terluka parah sementara anaknya Muhammad al
Durrah tewas. Peristiwa itu direkam oleh  Jurnalis
Freelance Palestina, Talal Abu Rahma yang biasa
bekerjasama dengan French 2. Hasil rekaman videonya
kemudian disiarkan oleh TV Perancis, The French 2
Channel.

Muhammad dan ayahnya Jamal kemudian dibawa ke Rumah
Sakit Shifa di Gaza. 

Ketika diwawancara BBC, Jamal mengatakan bahwa anaknya
meminta perlindungan ayahnya. ”Demi Allah lindungi aku
ayah” kata Muhammad. Namun tentara Israel terus
menembak tanpa henti. Tentara Israel bahkan menembaki
ambulan yang berusaha menyelamatkan mereka sehingga
supirnya, Bassam al Bilbeisi tewas dan melukai
lainnya.

Meski pada awalnya pemerintah Israel segera minta
maaf. Namun juru propaganda Israel berusaha menyangkal
hal itu. Mereka menganggap hal itu dusta. Muhammad dan
ayahnya hanya berpura-pura, kata mereka. Tak mungkin
peluru bisa mengenai mereka karena mereka berlindung
di balik tong. Padahal senapan mesin Israel tidak
hanya mampu menembus tong, tapi juga badan mobil yang
terbuat dari baja dan tembok di sekitar tempat
berlindung Muhammad dan ayahnya.

Kekejaman tentara Israel yang tega membantai wanita
dan anak-anak tak lepas dari Kitab Suci mereka, Torat,
yang sudah dirubah oleh tangan mereka. Perintah Tuhan
untuk membantai laki-laki dan perempuan, anak-anak dan
bayi serta hewan yang tak berdosa:

“15:1. Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah
diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja
atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah
bunyi firman TUHAN.

15:2 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan
membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang
Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka,
ketika orang Israel pergi dari Mesir.

15:3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek,
tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada
belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki
maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang
menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai."

15:4 Lalu Saul memanggil rakyat berkumpul dan
memeriksa barisan mereka di Telaim: ada dua ratus ribu
orang pasukan berjalan kaki dan sepuluh ribu orang
Yehuda.

15:5 Setelah Saul sampai ke kota orang Amalek,
disuruhnyalah orang-orang menghadang di lembah.

15:6 Berkatalah Saul kepada orang Keni: "Berangkatlah,
menjauhlah, pergilah dari tengah-tengah orang Amalek,
supaya jangan kulenyapkan kamu bersama-sama dengan
mereka. Bukankah kamu telah menunjukkan persahabatanmu
kepada semua orang Israel, ketika mereka pergi dari
Mesir?" Sesudah itu menjauhlah orang Keni dari
tengah-tengah orang Amalek.

15:7 Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari
Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir.

15:8 Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya
hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya
dengan mata pedang.

15:9 Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan
kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun,
pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau
mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang
tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas
mereka.

 15:10. Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel,
demikian:

15:11 "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul
raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak
melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan
ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.” (I
Samuel 15:1-11)

Dengan kekejaman bangsa Yahudi, tak heran jika Allah
dalam surat Al Fatihah mengatakan bahwa orang Yahudi
adalah orang yang dimurkai Allah (Al Maghdub)

”Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari
Bani Israil[432], dan telah Kami utus kepada mereka
rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada
mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini
oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari
rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain
mereka bunuh.” [Al Maa’idah:70]

http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_al-Durrah

In an interview with the father, the BBC reported that
Muhammad had pleaded with his father for protection.
"For the love of God protect me, Baba (Dad),".[16] The
boy's father told the BBC that Israeli troops had
fired relentlessly, and had shot at an ambulance that
tried to rescue the pair, killing the ambulance
driver, Bassam al-Bilbeisi,[8] and injuring another.

The father said: "I appeal to the entire world, to all
those who have seen this crime to act and help me
avenge my son's death and to put on trial Israel ..."
He said he planned to take Israel to the international
courts.[16] In another interview, he said his son had
died for "the sake of Al-Aqsa Mosque," which was the
subject of Palestinian protests at the time following
a controversial visit by the Israeli politician Ariel
Sharon



===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      
____________________________________________________________________________________
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.  
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com

Kirim email ke