Sumber : Pustaka Aisyah(http://safuan.wordpress.com)
   
   
                                                Manfaat Membaca Basmalah
   
  Bismillah sebuah kalimat yang tidak asing di telinga dan lisan seorang 
muslim. Bismillah diucapkan ketika akan memulai setiap perkara yang bermanfaat. 
Dzikir ini mengandung keutamaan, diantaranya sebagai berikut: 
   
  Terjaga dari Setan 
   
  Rasulullah bersabda:
  "Apabila seorang masuk ke rumahnya dan mengingat Allah (berdzikir) ketika 
masuknya dan ketika makan, maka setan berkata: "Tidak ada tempat istirahat dan 
makan malam untuk kalian." Dan apabila ia masuk dan tidak mengingat Allah 
ketika masuk, maka setan berkata: "Kalian telah mendapatkan tempat istirahat." 
Dan apabila ia tidak mengingat Allah ketika makan, maka ia berkata:"Kalian 
mendapatkan tempat istirahat dan makan malam".1
  Imam Nawawi berkata, "Dengan demikian, disunnahkan untuk mengingat Allah 
ketika masuk rumah dan makan."2 
   
  Menyempurnakan Barakah 
   
  Dengan bismillah akan dapat menyempurnakan keberkahan pada amal, Rasulullah 
bersabda,
  "Setiap perkara yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain: 
dengan mengingat Allah), maka amalan tersebut terputus (kurang) 
keberkahan-Nya."3      
   
  Dilindungi Allah dari gangguan Jin 
   
  Dan sabdanya, "Penghalang antara mata jin dan aurat Bani Adam, apabila salah 
seorang dari mereka melepas pakaiannya, ialah dengan membaca Bismillah."4      
   
  Pengalaman Nyata 
   
  Ketika Khalid bin Walid tertimpa kebimbangan, mereka berkata kepadanya, 
"Berhati-hatilah dengan racun, jangan sampai orang asing memberikan minum 
padamu," maka ia berkata, "berikanlah kepadaku," dan ia pun mengambil dengan 
tangannya dan membaca: "Bismillah," lalu ia meminumnya. Maka sedikitpun tidak 
memberikan bahaya kepadanya. 5     
  Sumber : Al-Hisnu al-Waqi', Syaikh Dr. ‘Abdullah bin Muhammad as-Sad-han, 
dengan pengantar dari Syaikh Dr. ‘Abdullah bin Abdir-Rahman bin Jibrin. 
    
   HR. Muslim, 2018.  
   Syarh Muslim ‘ala Muslim, 7/54  
   Dishahihkan oleh Jamaah, seperti Ibnu Shalah, Nawawi di dalam Adzkar-nya. 
Syaikh bin Baz berkata: "Hadist Hasan dengan syawahidnya".  
   Sebagaimana terdapat dalam al-Jami' Shaghir. Dan dihasankan oleh Munawi 
dalam syarhnya.  
   Dikeluarkan oleh al-Baihaqi, Abu Nu'aim, Thabrani, Ibnu Sa'ad dengan sanad 
yang shahih. Lihat Tahdzib at-Tahzib, Ibnu Hajar, 3/125. 
  Diketik ulang dari Majalah As-Sunnah Edisi 01/Th. XII/1429H/2008M Hal. 8 
dalam kolom "Baituna".

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke