SubhanaLLAH, ini ide yang bagus..... Insya ALLAH saya bisa ikutan
dipertemuan berikutnya, jika pertemuan tsb bisa dijadwalkan pada
30-Jun-12-Jul 2008.

Ediyus Hz 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Ahmad Al-Badruuni
Sent: Thursday, May 08, 2008 12:30 PM
To: A Nizami
Cc: [email protected]
Subject: Re: [syiar-islam] Re: [Saksi] Stop Kenaikan Harga BBM dan
Kekeliruan Subsidi Langsung

Mas Agus,

Terima kasih atas infonya. Saya lebih concern untuk membentuk suatu
BMT/koperasi internal dahulu dianggota milis ini atau warga Muslim di
milis ini. Hal ini dimaksudkan supaya tujuan kita lebih terarah karena
mempunyai visi yang sama. 
Untuk menghadiri pertemuan milis Ekonomi Nasional saya kira sebagai
tambahan bekal saja kepada kita untuk acuan BMT/koperasi milis kita. 

Salam,
Ahmad


A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Untuk
Tip Mendirikan BMT yang untung saya muat di:
 http://infoindonesia.wordpress.com
 
 Pertemuan beberapa anggota milis Syiar Islam sudah pernah terjadi.
 Dalam beberapa pertemuan saya juga mengundang anggota milis Syiar
Islam untuk bertemu terakhir di Masjid Sunda Kelapa.
 
 Kebetulan tanggal 24/25 Mei anggota milis Ekonomi Nasional akan
bertemu dengan pak Imam di kampus IPB.
 
 Ada yang mau ikut?
 
 --- In [email protected], Ahmad Al-Badruuni
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Saya kira poinnya sudah jelas, Pemerintah dan wakil rakyat sekarang
tidak mampu membawa rakyat kearah kemakmuran. Dari tahun 2004
seharusnya mereka sudah tahu bahwa subsidi minyak lewat APBN sangat
tidak pantas dilakukan. Kapan Indonesia bisa membangun negrinya kalau
selalu defisit atau minim dana APBN?
 > Keanggotaan RI di OPEC seharusnya sejak dahulu harus di review, koq
baru sekarang SBY bangun tidur?Wakil rakyat kemana aja?Apa belum jelas
pertanda dari Allah SWT berupa bencana dimana-mana?
 >
 > Saya tidak tahu lagi bagaimana mereka nanti menghadap Allah SWT
dengan laporan amanah rakyat yang dibebankan kepada mereka.
 >
 > Untuk rakyat Indonesia,khususnya warga milis ini saya mengajak untuk
mendirikan BMT atau koperasi. Wadah ini saya kira sangat cocok buat
kita untuk bahu membahu bergandeng tangan menyelamatkan ekonomi bangsa
kita.
 >
 > Ohya warga milis belum pernah ada 'kopi darat' atau silaturahmi
langsung khan?
 >
 > Salam,
 > Ahmad
 >
 >
 > 
 > A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Tidak
 jauh beda. Air juga ada batasnya.
 >  Sama2 diambil dari perut bumi dengan harga relatif rendah (US$
 15/barrel) hingga jadi minyak siap pakai. Sama2 dibutuhkan rakyat
banyak. Dalam UUD 45 pasal 33 sebelum direvisi dijelaskan bahwa bumi
dan kekayaan alam adalah milik negara dan digunakan sebesar2nya untuk
kepentingan rakyat. Saat ini justru dikuras perusahaan asing milik
orang kafir seperti Exxon Mobil, Chevron, dsb dan dijual dengan harga
tinggi ke rakyat.
 >
 >  Kalau memang terbatas, kenapa pemerintah justru mengekspor lebih
dari separuh BBM ke luar negeri? (www.infoindonesia.wordpress.com)?
 >  Kenapa Indonesia jadi negara eksportir LNG terbesar di dunia?
 >  Kenapa Indonesia mengekspor 70% produk batu bara ke luar negeri?
 >
 >  Dan tingkat penggunaan energi di Indonesia masih termasuk terendah
di ASEAN dan lebih rendah dari Cina (MS Encarta Encyclopedia). Jadi
bohong besar jika ada yang bilang rakyat Indonesia boros memakai energi.
 >
 >  Kalau memang mau dinaikan, naikan saja BBM untuk mobil pribadi
orang kaya. Atau kenakan pajak yang tinggi bagi kendaraan pribadi.
 >
 >  Maaf, saya lihat ada orang Islam yang senang berbohong mengenai
masalah BBM ini padahal 2 malaikat mencatat di kiri kanannya dan Allah
SWT melihatnya.
 >
 >  ===
 >  Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS  >  >  Untuk berlangganan
ketik: REG SI ke 3252  >  >  Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke
3252. Sementara hanya dari  Telkomsel  >  Informasi selengkapnya ada di
http://www.media-islam.or.id atau  http://syiarislam.wordpress.com  >  >
--- On Tue, 5/6/08, Setio Koesoemo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 >  > From: Setio Koesoemo <[EMAIL PROTECTED]>  >  > Subject: RE:
[Saksi] Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan  Subsidi Langsung  >  >
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
 >  > Date: Tuesday, May 6, 2008, 1:42 AM  >  > IMO, membandingkan air
dan BBM kurang klop (nggak apple to  >  > apple), BBM itu terbatas tidak
seperti air. Selain itu  >  > menjadikan BBM free atau murah hanya akan
menciptakan  >  > perilaku/budaya boros. Dgn membayar maka akan muncul
>  > kesadaran bahwa barang yg dipakai ini berharga & harus  >  >
dimanfaatkan dgn effisien, juga dapat mencegah dari  >  > tindakan
menghambur2kan.
 >  >
 >  > Ok, kita asumsikan ada muslim yg kaya yg mampu membeli  >  >
sumur2 tsb, diolah sendiri dan di sedekahkan untuk rakyat  >  > tanpa
mengambil sepeser pun imbalan. Lalu apakah ini  >  > menyelesaikan
masalah tanpa menimbulkan masalah lain? 
 >  > Ada kemungkinan supply yg besar untuk dlm negeri tsb akan  >  >
terus habis berapa pun jumlahnya yg di guyur kerakyat, krn  >  >
kebanyakan orang kurang menghargai barang yg didapat dgn  >  >
gratis/murah. Kemungkinan lain adalah muncul upaya  >  > mendapatkan
sebanyak mungkin barang gratis/murah tsb untuk  >  > dijual keluar
negeri dgn berharap keuntungan yg besar. 
 >  > Dua kemungkinan tsb akan segera mengeringkan sumur2 tsb  >  >
tanpa hasil yg optimal. Setelah itu...kita harus import dgn  >  > harga
yg tinggi.
 >  >
 >  > Itu sekedar opini pribadi, kalau ada logika yg salah mohon  >  >
dikoreksi.
 >  >
 >  > -----Original Message-----
 >  > A Nizami
 >  >
 >  > Kalau pun ada akan saya kutipkan satu kisah di mana ketika  >  >
Yahudi memperdagangkan air, Usman justru membelinya dan  >  > dibagikan
gratis atas permohonan Nabi ke ummat Islam. Tidak  >  > dipikirkan lagi
apakah "investasi" akan kembali  >  > atau tidak.
 >  >
 >  > Itulah ajaran Islam. Hendaknya jangan ada orang yang  >  >
beragama Islam, tapi pahamnya justru paham yahudi. Hal2  >  > yang jadi
kebutuhan rakyat justru diperdagangkan dengan  >  > harga
setinggi-tingginya. Mana yang kita ikuti: Nabi atau  >  > kaum Yahudi?
 >  >
 >  > http://media.isnet.org/islam/Etc/Utsman.html
 >  > Sifat Dermawan Yang Tinggi
 >  >
 >  > Ketika kaum muslimin hijrah dari Mekah ke Madinah, mereka  >  >
dihadapkan pada masalah air. Sedangkan disana ada sumur  >  > tapi milik
orang yahudi dan sengaja diperdagangkan.
 >  > Rasulullah SAW kemudian berharap ada sahabat yang mau  >  >
membeli sumur itu. Mendengar itu Utsman datang ketempat  >  > orang
Yahudi dan membeli separuh sumur itu dengan sehari  >  > untuk hak
muslim, sehari lagi untuk hak Yahudi dengan harga  >  > 12.000 dirham.
Pada giliran hak Utsman, maka umat muslim  >  > mengambil air
sebanyak-banyaknya yang cukup untuk 2 hari.
 >  > Hal itu menyebabkan orang Yahudi merasa sangat rugi karena  >  >
tidak ada lagi yang membeli airnya, maka akhirnya dijual  >  > haknya
kepada Utsman sebesar 8.000 dirham.
 >
 >  __________________________________________________________
 >  Be a better friend, newshound, and
 >  know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
 http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
 >  
 >      
 >                                        
 >
 >
 > Wassalam,
 > Ahmad
 >        
 > ---------------------------------
 > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. 
 Try it now.
 >
 > [Non-text portions of this message have been removed]  >
 
 
     
                                       


Wassalam,
Ahmad
       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try
it now.

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===
Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS

Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel) Tarif Rp.1000
,- + PPN content akan dikirim tiap hari 

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252
http://www.media-islam.or.idYahoo! Groups Links



Kirim email ke