Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Para jamaah sekalian
Mohon dalam pembahasan hadits, terutama masalah asasi
di sebutkan siapa perawinya dan hadits keberapa. Juga
derajat haditnya bagaimana.Ada beberapa catatan yang
perlu saya sampaikan:
Dari keterangan yang saya baca oleh orang Ahmadiyyah ,
dia hanya mengambil maraji kitab hadits bukan berasal
dari kitab hadits yang mu'tamad, tetapi dari kitab
sejarah saja.
Untuk kita ketahui, kitab sejarah, seperti Tabakaat
oleh Ibnu sa'ad, kitab Tarikh Damasq oleh Ibnu Asakir
hampir rata-rata hadistnya lemah. Alhamdulillah
skripsi saya rata-rata berkutat dalam masalah
kitab-kitab itu, jadi, saya cukup mengerti bagaimana
kedudukan buku-buku tersebut.
Dan untuk buku Kanjul 'Ummal, ini bukanlah kitab
hadits yang bersambungan alias bersanad, melainkan dia
adalah hadits-hadits yang diambil dari buku :"Jam'ul
Jawami'" Oleh Imam As Syuhuthi, dimana buku inipun
kebanyakannya hadits dha'if.Alhamdulillah buku ini
betul skripsi saya kemaren.
Untuk diketahui juga, para golongan Syi'ah pun banyak
mengambil hadits palsu, lemah dari kitab sejarah
semacam Tarikh damasq oleh Ibnu 'Asakir ini.
Kenapa para Ahmadiyyah tidak berani setiap menyebutkan
hampir kebanyakan bahkan seluruh hadits-hadits mereka,
dengan tidak menyertakan sanadnya? Ini perlu
dipertanyakan.
Puluhan juta hadits-hadits, hanya berapa persen yang
shahih, selainnya banyak yang palsu, dibuat para
golongan untuk kepentingan golongannya semata. Ini
perlu diketahui oleh ummat Islam.
Wassalamu'alaikum. Rahima