*Sebuah Catatan di Jum'at yang Indah* Banyak hal yang masih belum aku ketahui. Banyak manusia di dunia ini yang belum aku kenal. Banyak tempat yang belum aku kunjungi. Banyak buku yang belum terbaca. Banyak rasa masakan yang belum aku cicipi. Banyak ide pikiran yang belum tersalurkan ke dalam tulisan.. Demi Allah, masih banyak yang belum tersampaikan Padahal Allah menyediakan banyak tempat buat aku belajar dan memaknai proses kehidupan ini Begitulah
Hhmm pikiran ini susah sekali dikendalikan. Pikiranku melanglang kesana, kemari, ke masa lalu, ke masa depan. Ampunilah aku, Ya Allah.. Aku tidak mampu mengendalikan pikiran ini. Pikiran ini liar sekali Kemudian masa lalu seperti datang menarikku balik. Malam ini aku belajar bahwa aku harus berhati-hati dengan pikiranku sendiri. Aku tidak mau terseret oleh pikiranku ke dalam lembah-lembah keresahan dan kesedihan. Tapi aku harus belajar berpikir tentang nikmat, karunia, anugerah dan kemenangan-kemenangan yang sudah mampir dalam hidupku. Aku jadi ingat beberapa jam yang lalu aku mengirimkan sms ke beberapa temanku, ini caraku bersilaturahmi dengan mereka sebelum tidur. Assalamualaikum saudaraku yang lembut hatinya Apa kabar ? Semoga makin berpeluh dengan kasih dan cinta Allah Yang Maha Agung. Semoga hatimu selalu bersih dari noda dan dosa. Semoga iman-mu kian menapak maju. Kita saling mendoakan ya Semoga Allah ridha dengan appa yang kita kerjakan hari ini. Kemudian sebagian teman-ku mereply sms-ku. Ada balasan yang menarik dari sahabatku di Semarang, Jazakillah ya Ustadzah Sudah seringkali sahabatku ini memberikan label "ustadzah" kepadaku Biasanya aku berdoa, Alhamdulillah semoga Allah memperkenankan. Ustadzah itu apa sih... Aku bertanya pada diriku sendiri. Dia adalah guru. Dia adalah sosok manusia yang mengajak kebaikan kepada orang lain. Dan untuk malam ini ada perasaan berat dengan label ustadzah itu Karena memang aku bukan seorang "guru" Kemudian aku mereply sms itu, Afwan, ya sandaraku... Aku sebenarnya malu dengan sebutan ustadzah yang kamu sebutkan Hhhm Siapa aku ??? Cuma perempuan akhir zaman yang sedang belajar dalam kehidupan ini. Cuma seseorang yang sedang berjuang meraih kebahagiaannya di dunia dan akhirat. Cuma seseorang yang belajar untuk ikhlas, belajar untuk bersabar dan belajar bersyukur. Cuma seseorang yang belajar mengenal siapa diriku yang sebenarnya? Hingga aku pun bisa mengenal siapa Tuhanku. Apakah keberadaanku di dunia ini bermanfaat untuk keluarga dan orang-orang di kanan dan kiri ku. Ya , aku sedang merasakan sekolah jiwa ini. Sms-ku kemudian di-reply olehnya Dari yang ustadzah yang bilang cuma, cuma, dan cuma maka dihasilkan optimisme luar biasa pada usaha kami (beliau dan keluarganya) pada usaha dalam mendekat kepada-Nya. Dari cuma maka timbul kesadaran pada diri saya untuk membaca dan menghidupkan Alquran pada diri saya. Dari cuma yang kamu katakan maka timbul kesadaran saya untuk mengingat kematian pada diri saya. Cuma bagi ustadzah menjadi tidak percuma, luar biasa dan best motivation bagi diri saya. Semoga Allah selalu menjagamu ya Salam hormat bagi wanita mulia ini. Air mataku meleleh membaca sms ini. Aku terharu dengan apa yang ditulisnya. Ya Allah betapa aku dimuliakan sekali oleh sahabatku ini. Sehingga aku didoakan dengan doa yang luar biasa. Apakah silaturahmiku selama ini dengan sahabat-sahabatku, walaupun via sms dapat berperan dalam kehidupan mereka. Ya Allah apakah dakwahku via sms atau tulisan bisa dapat menyadarkan sebagian sahabatku untuk lebih mendekat kepada-Mu ? Ya Allah, apakah aku sudah bermanfaat bagi orang lain ? Ahh... sebuah pertanyaan konyol ? Aku takut jatuh pada kesombongan diri, ujub dan tinggi hati. Ampuni aku Ya Allah Semoga aku bisa menjaga keikhlasannya Semoga Allah selalu memudahkan jalan sahabat-sahabatku dan hamba lainnya untuk selalu bisa termotivasi untuk jadi lebih baik. Semoga Allah selalu memberi kekuatan kepada hamba-hamba yang selalu mencari-Nya. Semoga selalu ada cahaya bagi yang berjalan di jalan-Nya. Semoga Allah SWT karuniakan kepada kita keikhlasan tiada batas dan kekuatan untuk senantiasa melanggengkan setiap amal soleh yang telah, sedang dan yang akan kita kerjakan. Ketika aku menulis ini, bagaimana supaya aku bisa menuangkan diri supaya bisa kubaca kembali apa yang pernah terlintas di pikiran ini. Semoga aku bisa lebih mengenali diriku, menemukan sesuatu yang kurang. Semoga bisa jadi bahan untuk instrispeksi diri ke arah yang lebih baik. Yah, aku ingat suatu hadist Nabi SAW Ikatlah ilmu dengan menuliskannya Ya Allah Yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkan hati ini pada Agama-Mu, pada taat kepadaMu dan dakwah di jalanMu. Dan ya Allah, mohon temani aku kala hati dan jiwa ini lelah. Mohon kuatkan aku Semoga dapat membangkitkan kembali iman yang sedang mati atau jalan di tempat. Semoga jiwa ini masih memiliki cahaya, meskipun sedikit. Jangan biarkan cahaya itu padam. Ya Allah Munajatku malam ini, jangan lagi aku berpisah dari-Mu Jangan biarkan aku terlalu lama meninggalkan-Mu. Ya Allah, ingin kulepas semua yang kuinginkan di dunia ini Jadikanlah Engkau lebih aku cintai daripada selain-Mu. Anugerahkan padaku bisa memandang-Mu Jadikanlah aku lebih mencintai kampung akhirat. Jadikanlah aku lebih merindukan kehidupan yang abadi. Semoga permohonanku malam ini disaksikan para malaikat yang bertasbih memuja-Mu. Maafkan dan ampuni aku ya Allah, untuk semua dosa, salah dan khilafku. Baik disengaja ataupun tidak disengaja. Baik lewat perbuatan, kata-kata dan apa yang sempat terlintas di pikiran. Ya Allah.... semoga malam ini semua makhluk-Mu berbahagia. Semoga aku masih diberi kesempatan bernafas, berjalan, berbagi dan bersyukur pada hari Jumat yang Indah ini. Hari yang penuh berkah. Hari yang cerah untuk jiwa yang cerah. /Allahumma inni as-aluka ridhaaka wal jannah. Ya Allah, aku mohon ridha-Mu dan surga-Mu. Amin. / Selesai kutulis di Jakarta - Indonesia Di kamarku, sebuah ruang privacy-ku. Jum'at 13 Juni 2008, pukul 01.30 dini hari Alhamdulillah. - sheri - [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel) Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

