http://www.eramuslim.com/berita/int/8624094703-intelektual-muslim-mendominasi-tokoh-tokoh-paling-berpengaruh-dunia.htm
Intelektual Muslim, Mendominasi Tokoh-Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia
Sepuluh tokoh Muslim dari berbagai belahan dunia, menjadi tokoh intelektual 
paling terkenal di dunia dari 20 tokoh intelektual dunia lainnya pilihan 
publik. Itulah hasil polling yang dilakukan oleh majalah terbitan AS Foreign 
Policy bekerjasama dengan majalah terbitan Inggris Prospect.
"Sepuluh besar tokoh intelektual paling terkenal di dunia dalam polling pembaca 
tahun ini semuanya Muslim, " tulis Foreign Policy.

Dari 10 besar tokoh intelektual itu, nama Fethullah Gülen menempati posisi 
puncak. Foreign Policy dalam penjelasannya menulis, Gülen adalah tokoh ulama 
Islam yang paling berpengaruh karena memiliki jaringan global. Di negeri 
asalnya, Turki, Gülen sekaligus memiliki banyak pengagum dan yang membencinya.

"Bagi pengikut gerakan Gülen, ia adalah pemimpin yang inspiratif, yang 
mendorong kehidupan Islami yang moderat di Turki. Bagi yang membencinya, Gülen 
dianggap sebagai ancaman bagi konsep sekularisme yang dianut Turki." kata 
Foreign Policy

Tokoh cendikiawan Muslim Syaikh Yusuf al-Qaradawi, menempati posisi ketiga dari 
20 tokoh intelektual dunia pilihan pembaca. "Pengisi acara populer Shariah and 
Life di televisi Al-Jazeera, Qaradawi mengeluarkan berbagai fatwa setiap 
minggunya untuk berbagai hal, mulai dari fatwa tentang hukum mengkonsumsi 
alkohol bagi Muslim hingga fatwa tentang perlawanan terhadap pasukan penjajah 
AS di Irak, " tulis Foreign Policy.

Da'i muda Amr Khalid asal Mesir berada di peringkat keenam. Ia menjadi tokoh 
pilihan publik karena sangat karismatik dan menyampaikan ceramah keagamaan 
dengan gaya yang kasual. "Khalid memadukan pesan-pesan tentang integrasi budaya 
dan kerja keras dengan ajaran-ajaran tentang bagaimana menjalani kehidupan yang 
Islami, " masih kata Foreign Policy.

Polling ini dilakukan majalah Foreign Policy dan Prospect hampir sebulan penuh. 
Sekitar 50 ribu pembaca memberikan suaranya pada salah satu dari 100 daftar 
tokoh yang diberikan kedua majalah tersebut.

Pemenang hadiah Nobel bidang ekonomi, Muhammad Yunus berada di posisi kedua 
tokoh intelektual paling top di dunia. Nama Muhammad Yunus mencuat setelah 
menerima Nobel karena jasa-jasanya mengembangkan industri kecil di negerinya 
Bangladesh.

"Selama lebih dari 30 tahun, Yunus memberikan pinjaman pada pengusaha-pengusaha 
kecil yang miskin di Bangladesh dengan total pinjaman sekitar 27 dollar. Ini 
adalah awal pengabdian hidupnya untuk memberantas kemiskinan, " tulis Foreign 
Policy.

Novelis asal Turki, Orhan Pamuk yang juga pemenang hadiah Nobel bidang sastra 
menempati posisi keempat tokoh intelektual dunia. Posisi kelima ditempati oleh 
politisi dan aktivis hak asasi manusia asal Pakistan Aitzaz Ahsan. Filsuf asal 
Iran Abdulkarim Soroush menempati posisi ketujuh. Peringkat kedelapan adalah 
tokoh cendikiawan Tariq Ramadan yang kini menetap di Swiss

Antropolog asal Uganda Mahmood Mamdani berada di peirngkat kesembilan dan 
peringkat kesepuluh tokoh intelektual paling terkenal di dunia adalah aktivis 
HAM perempuan asal Iran Shirin Ebadi yang juga penerima Nobel pada tahun 2003. 
(ln/iol)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke