--- In [EMAIL PROTECTED], ihsan 2005
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kronologi Bentrok Warga dan Mahasiswa Sekolah Theologi Injil
Arastamar
ihsan/suara-islam.comBerikut
ini kronologi bentrok warga Pinang Ranti dan Mahasiswa Sekolah
Theologi
Injil Arastamar seperti yang diceritakan oleh tokoh masyarakat Risman
Hadi kepada Suara Islam, Ahad (27/7) kemarin.
Jumâat malam (25/7), diawali dari tertangkapnya mahasiswa yang
berada di mess gang melinjo bernama Julius, dipergoki warga karena
berusaha mencuri pompa air. Dari rumah warga dia diamankan ke rumah
Ketua RW. Kemudian diserahkan ke petugas dan dibawa ke Polsek
Pinangranti.
Tiba-tiba dari gang melinjo, ada warga melapor ke
masjid kalau rumahnya dilempari oleh mahasiswa SETIA. Kemudian, warga
ingin mengecek ke mess mahasiswa, ingin tahu alasan mengapa melempari
rumah warga. âAda maling dari pihak mereka, kok seolah-olah mereka
nggak terima,â ujar Risman.
Pada saat ingin mengecek,
ternyata warga sudah disambut dengan batu bata dan balok (di atas
balok
ada paku tajam). Ini seolah ada desain dimana ada pemicu awal.
Kemungkinan maling itu sebagai pemicu.
Warga yang merasa
terserang akhirnya mundur. Menunggu petugas datang. Begitu petugas
datang, Massa yang ada ingin mengecek lagi kenapa mahasiswa melempari
warga, tapi justru dari pihak mahasiswa lebih beringas akhirnya warga
melayani. Terjadilah perang timpuk-timpukan. Walhasil warga yang kalah
karena warga dari bawah, sementara mereka berada di tingkat 2 mess.
Hari
Sabtu (26/7) pukul 1 pagi, massa dari warga kembali ke masjid.
Kemudian dari arah bawah datang 6 orang berbaju hitam dan berkulit
gelap, memancing kisruh kembali dan dikejar oleh warga. Bentrok
kembali
terjadi. Mereka mengaku dari polisi, tetapi saat diminta ditunjukkan
KTA tidak mau. Hal itu membuat curiga warga, bahwa mereka itu
provokator. Mereka pun dikejar oleh warga.
Keenam orang tak
dikenal tersebut diduga bersembunyi di asrama mahasiswa putri.Dari
dalam asrama, terdengar provokasi dengan kata-kata kasar, maka
akhirnya
warga spontanitas menyerang asrama. Penyerangan tersebut semata-mata
akibat provokasi.
Sabtu siang kondisi aman seperti keseharian
biasa. Namun malamnya, bentrok terjadi lagi. Sekitar 8 yang diduga
preman dari pihak SETIA terlihat petantang-petenteng bolak-balik di
depan Masjid, sedangkan di dalam Masjid ada pengajian. Salah satu dari
mereka melempar masjid. Warga pun mengejar mereka.
Delapan orang
tersebut masuk kembali ke dalam asrama putri. Ternyata di dalam asrama
sudah ada sekitar seratusan orang. Melihat tersebut, warga agresif
lagi
ingin menangkap orang tersebut. Kemudian terjadi saling menyerang.
Warga pada saat itu hanya membawa alat sekadarnya, seperti gagang sapu
dan pentungan. Sementara pihak mahasiswa Kristen tampak lebih siap.
Hal
ini terbukti dengan adanya anak panah yang diarahkan pada warga.
Walhasil
15 orang warga terluka, 2 orang terkena panah (panah tersebut diduga
berasal dari kupang). Panah tersebut berbau anyir, dan begitu luka
keluar darah hitam. 3 orang petugas terkena batu yang kebanyakan
terkena dari belakang. Karena posisi petugas dan warga berhadap-
hadapan.
Pihak
yayasan kemudian memohon pihak kepolisian mengevakuasi mahasiswa yang
berada di sana. âJadi, selesai bikin masalah, mereka minta
evakuasi,â
kata Risman. Dia pun sempat bersitegang dengan kepolisian, menuntut
preman yang berada di dalam asrama mahasiswi tersebut untuk
ditangkap.
Bentrok
masih terjadi. Akhirnya polisi mengeluarkan gas airmata. Evakuasi
dilakukan, dan diduga ada sekitar 100 orang di dalam karena petugas
membawa mereka dengan menggunakan 3 truk.
Pantauan Suara
Islam langsung dari lapangan di hari Ahad (27/7) siang, kondisi
kembali
tegang setelah tertangkapnya 2 pemuda berkulit hitam oleh warga.
Mereka
berusaha masuk ke dalam kampus SETIA. Sementara itu, beredar isu akan
datang preman Ambon dan Tanah Abang yang sengaja dipanggil oleh pihak
yayasan untuk mengamankan kampus.
Sorenya, Walikota bersama
jajaran aparat setempat menggelar rapat. Hasilnya, Walikota berjanji
akan mengevaluasi keberadaan kampus SETIA dan jika dimunginkan akan
direlokasi dari Pinangranti. Malamnya, pihak kepolisian mengevakuasi
sekitar 1300 mahasiswa dari dalam kampus SETIA. [ihsan/www.suara-
islam.com]
www.suara-islam.com
situs berita Islam terdepan
______________________________________________________________________
_____
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
@rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--- End forwarded message ---