Selasa, 29/07/2008 16:02 WIB
Mahasiswa SETIA Curhat ke DPR, Ancam Dirikan Negara Baru
*Iif Rahmat Fauzi* - detikNews

<http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-zyrex012008.ad>

*Jakarta* - Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar atau SETIA
mengadu ke DPR demi bisa kuliah lagi di kampusnya. Jika tidak dipenuhi,
mereka mengancam akan mendirikan negara baru.

"Kita minta ada kepastian, kita ingin kembali belajar dengan tenang di sana.
Memang di sini kami ini minoritas, tetapi di daerah kami, kami mayoritas.
Kami siap mendirikan negara baru," kata salah satu perwakilan dari SETIA
dalam audiensi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2008).

Sekitar 200 mahasiswa SETIA yang didampingi perwakilan dosen, rektor dan
pimpinan Aras Gereja Nasional ditemui perwakilan Fraksi PDIP dan Fraksi PDS
di ruang rapat Komisi VII DPR.

Menurut koordinator tim Advokasi STT SETIA, Lubis, mahasiswa menuntut
kembali ke kampus dan asramanya di Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta
Timur. Mereka juga meminta DPR menjamin keamanan mereka.

"Kami meminta perlindungan keamanan terhadap mahasiswa dan meminta kepastian
hukum terhadap kasus ini," kata Lubis.

Seorang perwakilan mahasiswa, Maruli, juga mengancam akan bertahan di DPR
jika keinginan mereka tidak dipenuhi. "Kami berencana akan tetap bertahan di
DPR selama mahasiswa tidak dipulangkan," ujar Maruli.

Curhat mereka disimak baik-baik oleh sejumlah anggota FPDIP dan FPDS. Antara
lain Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit dan Ketua FPDS Carol Daniel Kadang.

"Masukan ini akan saya teruskan kepada Kapolri, karena saat ini masih
membuat langkah-langkah penanganan," kata anggota FPDIP, Gayus Lumbuun.*
(fiq/gah)*


-- 
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest
>> al-Ra'd [13]: 28


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke