Asslamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
 Metode Pengajaran Rasulullah Sholallahu 'alahi wasallam kepada para
Sahabat<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/>
July
29, 2008 – 11:08 pm

  Posted by adanipermana<http://attanzil.wordpress.com/author/adanipermana/>|
Ilmu-ilmu
Hadits <http://wordpress.com/tag/ilmu-ilmu-hadits/> |

Metode yang ditempuh Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam dalam mengajar
para sahabatnya tidak terlepas dari metode yang ditempuh oleh Al Qur'an.
Karena Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam adalah penyampai Kitabullah,
Beliau menjelaskan aspek-aspek hokum, menegaskan ayat-ayatnya serta
mengaplikasikan Al Qur'an dalam kehidupan keseharian.

Al Qur'an turun secara bertahap kepada beliau selama kurag lebih sua puluh
tiga tahun. Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam bertabligh kkepada kaumnya
dan masyarakat sekitarnya, merinci ajaran-ajarannya secara terperinci serta
mempratikkan hokum-hukumnya.

Bila kita sadar kenyataan tersebut, maka seakan-akan kita menemukan sekolah
yang besar, yang pengasuhnya adalah Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam.
Materi pelajarannya adalah Al Qur'an dan As Sunnah. Murid-muridnya adalah
para sahabatnya. Seperti halnya Al qur'an yang turun secara bertahap,
as-sunnah juga tidak di bentuk sekaligus.
[1]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn1>

As Sunah dibentuk untuk mendidik umat Islam, baik bekenaan dalam
permasalahan agama, sosial, etika dan politik, dalam keadaan perang dan
damai ataupun dalam kondisi mudah dan sulit serta mencakup aspek ilmiah dan
amaliah, aspek teoritis dan praktis.

Berikut adalah bagaimana Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam mengajar
kepada para sahabatnya

*Pengajaran bertahap,* Al Qur'an menempuh jalan bertahap dalam menentang
akida-akidah rusak dan tradisi-tradisi berbahaya dan memberantas segala
bentuk kemungkaran yang dilakukan oleh umat manusia pada masa pra islam
(jahiliyyah). Al Qur'an juga menggunakan cara bertahap dalam menancapkan
akidah yang benar, ibadah, hokum, ajaran kepada etika luhur dan
membangkitkan keberanian orang-orang yang berada disekitar Rasulullah
sholallhu 'alaihi wasallam agar selalu bersabar dan berteguh hati. Dalam
semua hal itulah, Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam menjelaskan Al
Qur'an Al Karim memberikan fatwa kepada manusia, melerai pihak-pihak yang
bersengketa, menegakkan hukuman dan mempratekkan ajaran-ajaran Al Qur'an,
semua itu merupakan sunah.

*Pusat-pusat pengajaran,* Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam menjadikan
Dar Al Akram bin Abdi manaf di Makkah sebagai markas dakwah dalam islam,
tatkala pada awalnya dakwah itu dilakukan secara tersembunyi. Tempat itu
dikenal dengan sebutan "Dar Al Islam". Kaum muslimin yang awal berkumpulnya
disekitar Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam menjauhi kaum musyrikin
untuk membaca Al Qur'an, mempelajari dasar-dasar Islam dan menghafal Al
Qur'an yang sedang turun kepada beliau. Kemudian tak seberapa lama, tempat
tinggal Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam di Makkah menjadi pusat
kegiatan kaum muslimin dan pesantren yang mereka gunakan untuk menerima Al
Qur'an dan as Sunnah dari Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam.

Para sahabat mempelajari Al Qur'an dan As Sunnah secara berdampingan dan
mereka saling memberitahu apa yang mereka ketahui, mereka selalu
berkeinginan untuk menguasai apa yang disampaiakn oleh Rasulullah sholallhu
'alaihi wasallam.

Disamping itu pusat kegiatan belajar tidak hanya di tempat-tempat khusus,
melainkan terkadang Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam di mintakan fatwa
di tengah perjalanan, dan dimana saja beliau Rasulullah sholallhu 'alaihi
wasallam berada. Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam selalu duduk bersama
para sahabatnya dan memberikan pelajaran dan membersihkan hati
mereka.[2]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn2>

 Diriwayatkan dari Anas ra, Bahwasannya tatkala mereka selesai menyelesaikan
shalat subuh, mereka duduk membentuk halaqah, seraya membaca Al Qur'an dan
mempelajari bebagai kefadhuan dan
kesunnahan.[3]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn3>

 *Kebaikan Pendidikan dan Pengajaran*¸ Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam
merupan figure pendidik, penyelamat, dan pengajar sekaligus pembimbing,
beliau diutus untuk meyempurnakan akhlak, beliau bergaul dengan seluruh kaum
muslimin dan kaum kafir dengan baik

 Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam bersabda "bagi kalian aku hanyalah
seorang ayah, karena itu bila kalian buang hajat, maka jangan menghadap
kiblat dan jangan (pula)
membelakanginya.[4]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn4>

 Bila berbicara Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam menggunakan makna yang
sangat jelas, diriwayatkan dari Aisyah ra, ia berkata

 "Bahwa Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallamtidak berbicara secara beruntun
seperti kalian (para sahabat), tetapi beliau (Muhammad) berbicara dengan
bahasa yang tegas dan jelas sehingga bisa dihafal oleh
pendengarnya"[5]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn5>

 Bila ada yang bertanya, Rasulullah sholallhu 'alaihi wasallam selalu
memberikan jawaban yang lebih luas dari yang
ditanyakan.[6]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftn6>

 *Contohnya :* Dari Abu Hurairah *Radliyallaahu 'anhu* bahwa
Rasulullah *Shallallaahu
'alaihi wa Sallam* bersabda tentang (air) laut. "Laut itu airnya suci dan
mensucikan, bangkainya pun halal." Dikeluarkan oleh Imam Empat dan Ibnu
Syaibah. Lafadh hadits menurut riwayat Ibnu Syaibah dan dianggap shohih oleh
oleh Ibnu Khuzaimah dan Tirmidzi. Malik, Syafi'i dan Ahmad juga
meriwayatkannya.

 Rasulullah memerikan fatwa tersebut diatas ketika ada seorang sahabat yang
sedang berlayar namun tidak cukup membawa air untuk bersuci, sahabat
bertanya : bolehkah aku berwudhu dengan air laut, kemudian Dari Abu Hurairah
*Radliyallaahu 'anhu* bahwa Rasulullah *Shallallaahu 'alaihi wa
Sallam*bersabda tentang (air) laut. "Laut itu airnya suci dan
mensucikan,
bangkainya pun halal." Dikeluarkan oleh Imam Empat dan Ibnu Syaibah. Lafadh
hadits menurut riwayat Ibnu Syaibah dan dianggap shohih oleh oleh Ibnu
Khuzaimah dan Tirmidzi. Malik, Syafi'i dan Ahmad juga meriwayatkannya.
menjawab *"Laut itu airnya suci dan mensucikan,* bangkainya pun halal.".
Sabda beliau "Laut itu airnya suci dan mensucikan,  menjawab pertanyaan
sahabtnya, namun sabda beliau *"bangkainya pun halal."* Merupakan tambahan
jawaban dari pertanyaan sahabat. Lih : Subulus Salam, Kitb Air, bab Tharah,
Hadist No 1.

InsyaAllah bersambung….*Variasi Rasulullah  dalam mengajar*
------------------------------

[1]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref1>Lih
: Ushul Al Hadits li Muhammad Ajaj Al Khatib, hal 49

[2]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref2>Lih:
Majma Az Zawaid hal 132, Juz I

[3]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref3>Ibid

[4]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref4>Musnad
Imam Ahmad, hal 100 hadits No. 7362, Juz II, Fathul Bary, hal 255,
Juz I

[5]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref5>Lih
: Al Jami' Li Akhlaq ar Ra'wi wa Adab as-sami', hal 96/B dan Fathul
Bary
hal 390, Juz I

[6]<http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/metode-pengajaran-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam-kepada-para-sahabat/#_ftnref6>Fathul
Bariy, hal 289, Juz VII
Artikel Sebelumnya

   - Tamak <http://adanipermana.co.cc/2008/07/29/tamak/>
   - Pengertian As
Sunnah<http://adanipermana.co.cc/2008/07/28/pengertian-as-sunnah/>
   - Pengertian Bid'ah<http://adanipermana.co.cc/2008/07/28/pengertian-bidah/>
   - Hadist Pada Masa Rasulullah Sholallahu 'alahi
wasallam<http://adanipermana.co.cc/2008/07/28/hadist-pada-masa-rasulullah-sholallahu-%e2%80%98alahi-wasallam/>
   - Bab Air Hadits 8 -
13<http://adanipermana.co.cc/2008/07/28/bab-air-hadits-8-13/>

  Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
A Dani Permana

-- 
www.adanipermana.co.cc
www.computer-knowledge.biz


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke