Maaf nih mas mau sedikit berbagi, ini sih kalo menurut saya, ya berdasarkan ngaji-ngaji gitu deh
Cara gampang buat saya sih dengan menganalogikannya adalah dengan bacaan (doa) dalam shalat. Ketika kita shalat itu juga kita sedang berdoa......... Tapi ada urutannya..... Ada aturannya..... Pasti pernah dengar yang namanya doa iftitah, doa i'tidal, doa sujud. Kalo emang isinya doa ya kenapa juga harus dibagi........??? Kalo Rasulullah yang mulia mengajarkan kita bacaan ketika hendak makan itu BISMILLAH, kenapa kita harus repot memperdebatkan bahwa kan kalo BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM lebih baik........... lebih panjang, dan maknanya juga lebih banyak ketimbang hanya BISMILLAH. Tapi ya saya ga berani memperdebatkan Rasulullah yang mana tingkahlaku, perbuatan dan perkataannya adalah ma'sum, terlepas dari hawa nafsu, selalu dalam bimbingan Allah. Rasul yang paling tau bagaimana cara beribadah agar diterima Allah, karena Beliau sudah dijamin masuk ke surganya Allah. Pernah dengar cerita 3 orang, lebih kurang seperti ini: Pria 1, saya akan shalat sepanjang malam tanpa tidur. Pria 2, saya akan berpuasa sepanjang hari. Pria 3, saya tidak akan menikah karena saya ingin lebih khusu' beribadah. Kemudia Rasul berkata : Sesungguhnya aku lebih bertaqwa dari kalian, bila kalian tidak menyukai sunnah ku maka kalian tidak termasuk golongan dari umatku (lebih kurang gitu, mohon koreksi) Yang menjadi masalah itu adalah, ada doa2/dzikir yang diatur yang melekat pada waktu dan tempat, dan ada pula yang bebas bas bas........ Contoh Yang terikat dengan waktu : dzikir pagi dan petang, doa waktu hendak makan, doa selepas adzan, dll. Contoh yang terikat dengan tempat : doa hendak masuk & keluar mesjid, masuk & keluar wc, Contoh yang bebas : ya ketika kita bersantai, berjalan, silahkan "ngegerendeng" dengan menyebut asma Allah. Meminta apapun yang sedang menjadi hajat kita (lulus ujian) FL: Jadi berdoa itu merupakan hal yang tidak ada salahnya kita ucapkan ketika hendak melakukan sesuatu, termasuk sebelum kita makan, pake baju dsb. Ya emang iya Mas, tapi ada ATURANNYA.......... mana Masa mau masuk wc kita baca bismillah, ntar mau buang angin juga baca bismillah lagi.......... Islam itu agung....... jangankan mau makan, mau masuk wc juga ada doanya, bahkan hendak berjima'pun ada doa nya. Jadi kayaknya kita ga bisa pukul rata deh. Itulah perlunya ATURAN......... Supaya kita tidak kebablas, lihat tetangga sebelah yang menghalalkan bahkan memberikan kedudukan yang lebih tinggi terhadap biarawan, biarawati, pastur dan paus, dimana KATANYA mereka tidak menikah demi mengabdi kepada tuhannya. Jangan sampe kita seperti mereka, sebab kita berbeda............. Kenapa kita merayakan idul fitri dan idul adha, itu ada aturannya, bukan dibuat seperti perayaan natal dan atau paskah. Mari sama-sama kita belajar lagi, saling mengingatkan.......... Belajar dari sumber yang sedikit celanya.......... mau ngaji ke ustadz silahkan, baca buku silahkan, tapi cari sumber yang sedikit celanya. Enaknya belajar sama ustadz yang mumpuni itu pengetahuan kita jadi nambah, biasanya ayat dari Qur'an itu ditafsirkan dengan Qur'an dan juga dengan hadist. Ada keterkaitan yang saling membenarkan antar ayat dan antar hadist (shahih), tidak akan saling bertentangan. Apa kata nabi secara umum, "Di akhir zaman ummat ku akan terbagi atas beberapa golongan dan hanya 1 golongan yang masuk golonganku! , siapakah itu yah rasulullah kat para sahabat yaitu yang mengikuti alquran dan sunnahku. berarti kalo tidak mengikuti sunnahnya bukan golongannya. Pantaslah kiranya Bila Allah memuliakan orang yang berilmu timbang orang yang ahli ibadah. Dari itu marilah kita terus mencari dan mencari ilmu belajar dan belajar memperbaiki ibadah kita dan hati kita. Wallahu A'lam Saya juga masih terus belajar nah itulah sebatas pendapatku dan cobalah tanya terus guru guru anda dan berserah diri pada ALLAH semoga di beri petunjuk. Maaf lahir batin Wassalam fia Lutfia Ariyanti Claims Group PT. TUGU PRATAMA INDONESIA Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C 8-9 Jakarta 12940 |* (62 21) 52961777 ext 3011| 7 Fax (62 21) 52961555 |* [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> | ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of lucky firmansyah Sent: Wednesday, August 13, 2008 2:10 PM To: syiar-islam; kesehatan islam Subject: [syiar-islam] Ibadah Lewat Do`a dan Dzikir "Biasakan membaca Basmalah dan Do`a" Assalamualaikum. Wr. WB ? Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya saya minta maaf terlebih dahulu kepada Allah SWT dan rekan-rekan, bila dalam penambahan wawasan yang insya allah saya sampaikan, banyak yang tidak sependapat dengan rekan2. Saya pernah membaca artikel yang rekan-rekan kirim mengenai pengucapan "bismillah sebelum makan dan membaca doa sebelum makan". Menurut pendapat saya setelah saya menelusuri beberapa ayat dalam Al-Quran, ada ayat yang berbunyi : Berzikirlah kamu kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya (QS. Al-Ahzab: 41) Pertama, Allah SWT memuji orang yang selalu berzikir dalam setiap keadaan. Al-Quran menyebutkan: Orang-orang yang berzikir kepada Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring. (QS. Ali Imran: 191) Dalam ayat lain, Allah berfirman: Setelah selesai menunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah, dan berzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya. Supaya kamu beruntung. (QS. Al-Jumu'ah: 10) Bahkan ketika kita mencari anugerah Allah, bekerja mencari nafkah, kita tak boleh meninggalkan zikir. Dalam kalimat Bismillahirrahmaanirrahim juga termasuk ke dalam kalimah dzikir, sebab didalamnya ada kalimat yang mengingatkan kita pada kekuasaan Allah dan sifat2 yang dimiliki oleh Allah SWT. Jadi menurut saya pengucapan Bismillahirrahmaanirrahiim ketika hendak melakukan apa saja tidak ada salahnya bahkan mungkin sangat dianjurkan, karena melihat dari Ayat Al-Quran itu tadi. Yang Kedua, saya pernah membaca ayat yang menganjurkan kita untuk berdoa: "Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." (Al-Mukmin: 60). sekilas kalau kita terjemahkan ayat tersebut, bahwa Allah akan mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya. Dan doa itu adalah ibadah, sebagaimana Hadits Nabi SAW "Doa itu adalah ibadah." (HR Ahmad 4/267, Tirmidzi 5/426, Al Hakim dalam Mustadrak 1/491 dan menshohihkannya, dan disepakati oleh Al Imam Adz Dzahabi, dari sahabat Nu'man bin Basyir RA). Jadi berdoa itu merupakan hal yang tidak ada salahnya kita ucapkan ketika hendak melakukan sesuatu, termasuk sebelum kita makan, pake baju dsb. Demikian sedikit bahasan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda yang membacanya. Amien ! Wassalam __________________________________________________________ ____________________________________________ DISCLAIMER: This message contains confidential information and is intended only for the individual named. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost, destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. The sender therefore does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is required please request a hard-copy version. PT Tugu Pratama Indonesia [Non-text portions of this message have been removed]

