Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,
Semoga memperkuat azzam kita untuk meninggalkan yang mudhorat.

Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,
Ediyus Hz
Pujian Manusia:
Tak akan mempercepat satu langkahpun jalan menuju Syurga
Dan tak akan menahan satu langkahpun jalan menuju Neraka

________ awal kutipan ________

Hadits Ke-12
Dari Abu Hurairoh rodhiallohu 'anhu, dia berkata: "Rosululloh sholallahu
'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Sebagian tanda dari baiknya
keislaman seseorang ialah ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna
baginya." (Hadits hasan, diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya)
Kedudukan Hadits
Hadits ini merupakan landasan dalam bab adab.
Kebagusan Islam Seseorang
Kebagusan Islam seseorang bertingkat-tingkat. Cukuplah seseorang
berpredikat bagus Islamnya jika telah melaksanakan yang wajib dan
meninggalkan yang haram. Dan puncak kebagusannya jika sampai derajat
ihsan, yang tersebut dalam hadits ke-dua. Besarnya pahala dan tingginya
kemuliaan seseorang sesuai dengan kadar kebagusan Islamnya.
Meninggalkan Sesuatu Yang Tidak Penting
Sesuatu yang penting adalah sesuatu yang bermanfaat di dunia maupun di
akhirat. Standar manfaat diukur oleh syariat, karena sudah maklum bahwa
yang diperintahkan oleh syariat pasti membawa manfaat dan yang dilarang
pasti menimbulkan mudhorot oleh karena itu upaya untuk paham syariat
adalah aktivitas yang sangat bermanfaat. Menjadi kewajiban seseorang
demi kebagusan Islamnya untuk meninggalkan semua yang tidak penting
karena semua aktivitas hamba akan dicatat dan celakalah seseorang yang
memenuhi catatannya dengan sesuatu yang tidak penting, termasuk di
dalamnya adalah semua bentuk kemaksiatan.
Sumber: Ringkasan Syarah Arba'in An-Nawawi - Syaikh Shalih Alu Syaikh
Hafizhohulloh - http://muslim.or.id
Penyusun: Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam (Staf Pengajar Ma'had Ihyaus
Sunnah, Tasikmalaya)

________ akhir kutipan ________


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke