Sifat-sifat Ulama Yang Buruk [Ulama
Su']<http://attanzil.wordpress.com/2008/09/05/sifat-sifat-ulama-yang-buruk-ulama-su/>

ÃóÊóÃúãõÑõæäó ÇáäóøÇÓó ÈöÇáúÈöÑöø æóÊóäúÓóæúäó ÃóäúÝõÓóßõãú æóÃóäúÊõãú
ÊóÊúáõæäó ÇáúßöÊóÇÈó ÃóÝóáÇ ÊóÚúÞöáõæäó

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan
diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka
tidakkah kamu berpikir? [Al Baqarah : 44]

Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a. ia berkata, "Rasulullah shalallahu
'alaihi wasallam. Bersabda, *'Pada malam Isra', aku melihat beberapa orang
lelaki yang digunting mulut mereka dengan gunting Neraka. Aku bertanya:
'Siapakah mereka wahai Jibril?' Jibril berkata: 'Mereka adalah para khatib
dari ummatmu, mereka menyuruh manusia kepada kebaikan namun mereka melupakan
diri sendiri, sedangkah mereka membaca al-Kitab, apakah mereka tidak
menyadarinya'?"* (Shahih, HR Ahmad [III/120, 180, 231, 239], Ibnu Hibban
[53], Ibnu Abi Syaibah dalam *al-Mushannaf* [XIV/308], Abu Nu'iam dalam *
al-Hilyah* [VIII/43, 44, 172]).

Allah berfirman : Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa
yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu
mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. [Ash Shaf : 2-3]

Telahlah kita ketahui bahwa di akhir zaman ada orang-orang yang menjual
agamanya demi keuntungan duniawi saja, dihadapan manusia mereka berkata
manis serta menggunakan baju agar terkesan sederhana padahal hati mereka
lebih cenderung kepada keuntungan dunia, merekalah ulama Su' atau ulama yang
buruk, sebagaimana sabda Rasulullah *ShallAllohu 'alaihi wa Sallam* yang
artinya: *"Akan muncul di akhir zaman orang-orang yang mencari dunia dengan
agama. Di hadapan manusia mereka memakai baju dari bulu domba untuk memberi
kesan kerendahan hati mereka, lisan mereka lebih manis dari gula namun hati
mereka adalah hati serigala (sangat menyukai harta dan kedudukan). Alloh
berfirman, "Apakah dengan-Ku (kasih dan kesempatan yang Kuberikan) kalian
tertipu ataukah kalian berani kepada-Ku. Demi Diriku, Aku bersumpah. Aku
akan mengirim bencana dari antara mereka sendiri yang menjadikan orang-orang
santun menjadi kebingungan (apalagi selain mereka) sehingga mereka tidak
mampu melepaskan diri darinya." *(HR: Tirmidzi)

Orang-orang seperti itu akan dicampakkan di akhirat dengan dilemparkan ke
neraka, sebagaimana riwayat berikut:

æÚä ÃóÈí ÒíÏò ÃõÓÇãÉ Èúäö ÍóÇÑËóÉó ¡ ÑÖí Çááøóå ÚäåãÇ ¡ ÞÇá : ÓóãöÚúÊõ ÑÓæáó
Çááøóå Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö æÓóáøóã íóÞõæáõ : « íõÄúÊóÜì ÈÇáÑøóÌõáö íóæúãó
ÇáúÞöíÇãÉö ÝóíõáúÞóì Ýí ÇáäøóÇÑ ¡ ÝóÊóäúÏáöÞõ ÃóÞúÊóÇÈõ ÈóØúäöåö ¡ ÝíóÏõæÑõ
ÈöåóÇ ßóãóÇ íóÏõæÑõ ÇáÍöãóÇÑõ Ýí ÇáÑøóÍÇ ¡ ÝóíÌúÊóãöÚõ Åöáóíúåö Ãóåúáõ
ÇáäøóÇÑ ÝóíóÞõæáõæäó : íóÇ ÝõáÇäõ ãóÇáóßó ¿ Ãóáóãú Êóßõä ÊóÃúãõÑõ
ÈÇáãóÚúÑõæÝö æóÊóäúåóì Úóäö ÇáãõäúßóÑö ¿ ÝóíóÞõæáõ : Èóáóì ¡ ßõäúÊõ ÂãõÑõ
ÈÇáãóÚúÑõæÝö æóáÇó ÂÊöíå ¡ æóÃóäúåóì Úóäö ÇáãõäúßóÑö æóÂóÊöíåö » ãÊÝÞ Úáíå .

Dari Abu Zaid iaitu Usamah bin Zaid bin Haritsah radhi-allahu 'anhuma,
katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Akan didatangkan seseorang lelaki pada hari kiamat, kemudian ia dilemparkan
ke dalam neraka, lalu keluarlah isi perutnya - usus-ususnya, terus
berputarlah orang tadi pada isi perutnya sebagaimana seekor keledai
mengelilingi gilingan. Para ahli neraka berkumpul di sekelilingnya lalu
bertanya: "Mengapa engkau ini hai Fulan? Bukankah engkau dahulu suka
memerintahkan kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran?" Orang tersebut
menjawab: "Benar, saya dahulu memerintahkan kepada kebaikan, tetapi saya
sendiri tidak melakukannya, dan saya melarang dari kemungkaran, tetapi saya
sendiri mengerjakannya." (Bukhori No.
3027<http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?hnum=3027&doc=0>,
Muslim
No. 
7674<http://www.al-eman.com/hadeeth/viewchp.asp?BID=1&CID=161&SW=%D9%8A%D8%A4%D8%AA%D9%89-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D8%B1%D8%AC%D9%84-%D9%8A%D9%88%D9%85-%D8%A7%D9%84%D9%82%D9%8A%D8%A7%D9%85%D8%A9-%D9%81%D9%8A%D9%84%D9%82%D9%89-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D9%86%D8%A7%D8%B1#SR1>,
Musnad Ahmad No.
20801<http://www.al-eman.com/hadeeth/viewchp.asp?BID=3&CID=120&SW=%D9%8A%D8%A4%D8%AA%D9%89-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D8%B1%D8%AC%D9%84-%D9%8A%D9%88%D9%85-%D8%A7%D9%84%D9%82%D9%8A%D8%A7%D9%85%D8%A9-%D9%81%D9%8A%D9%84%D9%82%D9%89-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D9%86%D8%A7%D8%B1#SR1>,
Riyadhus Shalihin No. 198 Bab 24)

Di antara ulama su' ada juga kelompok yang mengajak kepada kebaikan, namun
tidak pernah memberikan keteladanan. Karena itu, Ibnul Qayyim berkata:
"Ulama su' duduk di depan pintu surga dan mengajak manusia untuk masuk ke
dalamnya dengan ucapan dan seruan-seruan mereka. Dan mengajak manusia untuk
masuk ke dalam neraka dengan perbuatan dan tindakannya. Ucapan mereka
berkata kepada manusia: "Kemarilah! Kemarilah!" Sedang-kan perbuatan mereka
berkata: "Janganlah engkau dengarkan seruan mereka. Seandainya seruan mereka
itu benar, tentu mereka adalah orang yang pertama kali memenuhi seruan itu."
(Al-Fawaid, Ibnul Qayyim, hal. 61).

Diriwayatkan dari Abu Barzah al-Aslami r.a. berkata, "Rasulullah shalallahu
'alaihi wasallam. Bersabda, *'Tidak akan beranjak kedua tapak kaki seorang
hamba pada hari Kiamat hingga ia ditanyai tentang umurnya untuk apa ia
habiskan? Tentang ilmunya apakah ia amalkan? Tentang hartanya dari mana ia
peroleh dan ke mana ia belanjakan? Dan tentang tubuhnya untuk apa ia
gunakan'?"* (Hasan lighairihi, HR Tirmidzi [2417], ad-Darimi [I/135], dan
al-Khatib al-Baghdadi dalam *Iqtidha'ul 'Ilmi al-'Amal* [1]).

 Diriwayatkan dari Jundab bin 'Abdillah r.a. berkata, "Rasulullah shalallahu
'alaihi wasallam. Bersabda, *'Perumpamaan seorang alim yang mengajarkan
kebaikan kepada manusia dan melupakan dirinya sendiri adalah seperti lilin
yang menerangi orang lain namun membakar dirinya sendiri',"* (Shahih
lighairihi, HR al-Khatib al-Baghadadi dalam kitab *Iqtidha'ul 'Ilmi al-'Amal
* [70] dan Thabrani dalam *al-Kabiir* [1681]).

Merekalah para da'i dan ulama-ulama su' yang telah Allah beberkan
keberadaannya. sebagaimana Firman-Nya *"Sesungguhnya di antara mereka ada
segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu
menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari
Al Kitab. Dan mereka mengatakan ia (yang dibacanya itu datang) dari sisi
Allah, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah
sedang mereka mengetahui."* (Q.S. Ali Imron: 78).

Sebagaimana nanti kita akan melihat banyak orang yang bergelar da'i
menaburkan ayat-ayat Allah untuk menarik dukungan kepada partai politik demi
kepentingan duniawiyah politik semata, meskipun tujuan akhirnya ingin
tegaknya Syariat Islam, namun tidak dipungkiri kepentingan golongan biasanya
lebih mendominasi dibandingkan kepentingan Dienul haq Islam ini, mereka
berkata manis dengan baju sederhana agar orang-orang yang didakwahinya
terpengaruh kepada ajakannya. Seanndainya mereka memang ingin menegakkan
Islam mengapa tidak saja mereka bersatu, namun sayangnya ada sekat yang
membuat mereka tidak bersatu, yakni kepentingan duniawiyyah.

Allah berfirman:

*"Dan kalau kami menghendaki, sesungguhnya kami tinggikan derajatnya dengan
ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa
nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu
menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia
mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang
mendustakan ayat-ayat kami, maka ceritakanlah kepada mereka kisah-kisah itu
agar mereka berfikir."* (Q.S. Al A'raf: 175-176)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengistilahkan mereka ulama su'
dengan sebutan "para dai yang berada di tepi pintu-pintu neraka". Beliau
peringatkan kita dari keberadaan mereka sebagaimana dalam sabdanya (yang
artinya),*"… Dan sesungguhnya yang aku takutkan atas umatku ialah para
ulama-**ulama** yang menyesatkan."* (H.R. Abu Daud dari sahabat Tsauban
radhiyallahu 'anhu)

Semoga Allah memberikan petunjuknya kepada para hamba-Nya agar selalu
berpegang teguh dengan Kitab-Nya dan Sunnah
Rasulullah.<http://attanzil.wordpress.com/2008/08/28/berpegang-teguh-kepada-kitabullah-dan-as-sunnah/>Artikel
ini untuk memperingati saya sendiri untuk terhindar dari sifat-sifat
ulama su' [Ulama yang buruk] dan juga kaum mu'minin pada umumnya.

Hadanallahu wa iyyakum ajma'in, wallahu 'alam bishowab.

Ahmad Dani Permana


-- 
www.adanipermana.co.cc
www.computer-knowledge.biz


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke