Assalamu'alaikum wr wb,

Ada tulisan yang menarik dari bu Tati di antaranya
hadits tentang 7 orang yang mendapat naungan surga.
Satu di antaranya adalah: "Orang yang tangan kanannya
menyedekahkan, tapi tangan kirinya tidak tahu"

Artinya sedekah itu sebaiknya dilakukan diam-diam
langsung ke rumah yang membutuhkan. Bukan dilakukan
dengan terang-terangan apalagi dengan maksud pamer
atau riya. Apalagi jika akhirnya memaksa ribuan ibu2
tua dan anak2nya berjemur kepanasan kemudian mati
karena rebutan.

Pemerintah menyantuni korban yang meninggal sebanyak
Rp 1 juta per orang. Biaya itu untuk biaya penguburan
dan sewa kuburan pun tidak cukup. Paling tidak Rp 2
juta.

APBN 2008 sekitar Rp 850 trilyun. Uang saku para
pejabat (anggota DPR, dsb) yang studi banding ke luar
negeri sekitar Rp 3 juta/hari (di luar biaya hotel).

Nah ini orang miskin meninggal hanya disantuni Rp 1
juta. Di manakah keadilan sosial di negeri ini?
Bisakah pemimpin kita bersikap adil?

Dari:   S "Hartati Nurwijaya" <[EMAIL PROTECTED]>  �

Tadi malam selepas waktu tarawih. Saya mengikuti
perkembangan jatuhnya
 nilai saham di bursa dunia. Walau seumur hidup belum
pernah beli saham.
 Saya mengikuti terus wawancara dengan mantan Direktur
Bank Dunia Alan
 Greenspan. Dia mengatkan akan ada lagi perusahaan
besar bangkrut dan
 tumbang.

Resesi ekonomi, bencana lama terus melanda Amerika.
Bahkan seorang
 kenalan di internet yang suaminya orang Amerika
curhat bahwa dia merasa
 Allah SWT belum jawab doanya. Sebab perusahaan
suaminya bangkrut dan dia
 khawatir akan nasib masa depan kedua anaknya. Saya
hanya bisa memberi
 saran. Doa akan dijabah jika ibadah kita sudah benar.
Dan tetap berbaik
 sangka pada Allah SWT. 

Sebagai manusia yang terus digoda Iblis �pada setiap
hembusan nafas.
 Jelas masalah hati dan hawa nafsu berperan besar
dalam kehidupan kita.
 Itulah sebabnya dibeberapa tulisan saya terdahulu
pernah saya tulis
 �semua berawal dari niat, nawaitunya�. Kalau niat
mau pamer ya jadilah
 hasilnya pamer saja. Kalau niatnya ikhlas tentu saja
rejeki bertambah.

Jika saya boleh berpendapat, ternyata antara resesi
dunia dan tewasnya
 beberapa korban penerima zakat di Pasuruan. Ada
hubungannya bagi saya.
 Sebab tadi malam ketika saya sedang mendengar
hebohnya ekonomi Amerika,
 ada tulisan dibawah layar tv. 20 orang Indonesia
meninggal dunia
 disaat diberikan langsung sumbangan. Tadinya saya
berpikir sumbangan LAPINDO
 lagi. Ternyata pagi ini saya buka koran online
Indonesia. Beritanya
 tidak seperti dugaan saya.
�
Resesi melanda dunia, barang kebutuhan pokok naik.
Semua barang mahal.
 Apalagi jelang� lebaran. Para penerima zakat yang
antri dimanapun.
 Pernah saya dengar dari ucapan mereka �Yuk buruan
antri nanti enggak
 kebagian�. Nah rasa takut tidak kebagian ini yang
mungkin menyebabkan
 timbulnya banyak korban di Pasuruan. Disamping memang
kesalahan keluarga
 pemberi zakat yang mengundang mereka datang.
�
�
Jika saja para pemberi zakat dan orang yang dermawan
bisa mengikuti
 sunnah Rasullah. Hal yang mudharat bisa diatasi.
Sesuai dalil dari Hadist
 Sahih Bukhari Muslim yaitu;
�Ada 7 orang yang nantinya akan diteduhi Allah pada
saat tidak ada lafi
 tempat berteduh (hari qiyamat)
1. Pemimpin atau Imam yang adil,
2. Pemuda/pemudi yang tumbuh beribadah
3. Orang yang hatinya tergantung di masjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah mereka
bersama dan
 berpisah dalam cinta tersebut.
5. Lelaki yang digoda wanita cantik kaya tapi dia
jawab aku lebih takut
 Allah
6. Orang yang tangan kanannya menyedekahkan, tapi
tangan kirinya tidak
 tau
7.Seorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang
hening dan sunyi
 lalu kedua matanya berlinang karena Allah�
�
Orang yang tangan kanannya memberi tapi tangan kirinya
tidak tahu.
 Sudah sejak zaman kanak-kanak kita semua sering
mendengar. Bahkan ujian pun
 kadang datang untuk mengetest sampai sejauh mana kita
bisa mengikuti
 sunnah Rasullah SAW.
�
Hal kisah seorang teman bernama Gofo mintan buku untuk
disumbangkan.
 Seorang teman yang bernama Jojo tidak dapat memenuhi
permintaan teman
 tersebut. Sebab dia sudah menyumbangkan buku-buku
tanpa gembar-gembor.
 Namun Gofo merasa Jojo pelit dan dianggap mampu untuk
menyumbang. Hingga
 Gofo menulis di milis perihal Jojo.
�
Jojo yang sudah biasa dengan kritikan hanya membalas
di milis dengan
 hadist diatas tadi.� Ada lagi kisah seorang
pengusaha kaya. Beliau
 bingung dengan semakin maraknya bisnis pengumpul
sumbangan dan sedeqah.
 Hingga para pengumpul sumbangan bisa menjadi kaya
sedangkan mereka yang
 berhak menerima semakin terpuruk.
�
Juga ada kisah Wan Abud saudagar kulit di Tanah Abang.
Yang biasanya
 tiap tahun memberi zakat. Hingga para fakir miskin
antri di depan
 rumahnya. Namun beberapa tahun belakangan ini sudah
tidak nampak antrian lagi.
 Ada gossip yang menyebutkan Wan Abud bangkrut. Namun
sebenarnya Wan
 Abud tetap memberi zakat langsung kepada para yang
berhak. Mungkin dia
 sudah sadar bahwa memberi sumbangan atau sedeqah
tidak perlu pamer dan
 gembar-gembor. Jika saja Wan Abud masih membuka
pengumuman mungkin saja
 akan banyak korban berjatuhan. Mengingat semakin
banyak rakyat yang juga
 terkena imbas resesi dunia.
�
�
�Megara, 16 Ramadhan 1429 H
�
�

Hartati Nurwijaya in Megara - Greece

Ramadhan Mubarak
http://resep-mediterania.blogspot.com/

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke