Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Iya, ya....jangan-jangan saya belum bisa mencintai Alloh dan RasulNya. 
astaghfirulloohal 'adziim. Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbii 'aladdiinik.

Tentang cinta mencintai sesama, saya pernah punya pengalaman. Ada sahabat/teman 
saya 5 bulan yang lalu sms yang "ada mencibir" salah seorang ketua partai 
politik. Eh, untuk menghindari su'udhon ke mana-mana, yaitu Sutrisno Bachir/PAN.

Saya, karena cinta, saya balas jangan begitu ... di sana juga ada dakwah Islam, 
semoga. Kan tidak boleh saling ejek di antara sesama muslim? wah...masya Alloh, 
saya "dibalasi" puluhan ayat Al qur'an dan saya dikatakan tersesat. Saya 
sampaikan stop di sini saja. 

Wah, bagaimana ya....kemarin di lebaran saya malah yang minta maaf jika ada 
salah-salah.  wallohu a'lam. Menganggap sesat orang Islam itu juga bahaya ya 
bu? 



salam,



faisol




--- On Wed, 10/29/08, Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Rahima <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [syiar-islam] Adakah Cinta Sejati diantara Kita?
> To: [email protected]
> Cc: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Wednesday, October 29, 2008, 7:32 AM
> Bismillaahirrahmaanirrahiim
>  
> Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
>  
> Adakah Cinta Sejati…diantara kita?
>  
> Cinta sejati adalah cinta yang bisa selalu memberi dan
> menerima
> Memberi dan Menerima yang dicintai apa adanya
> Sepanjang kita hanya bisanya Menerima saja, atau memberi
> saja,.
> .
> bukanlah cinta sejati..
>  
> Tak perlu kita Munafik…
>  
> Qadrat dan Sunnatullah memang begitu adanya.
>  
> Kita katakan, kita mencintainya, tanpa mengharapkan apa-apa
> darinya
> Itu omong kosong belaka, kemunafikan mulai menjalar dalam
> relung jiwa kita
> Seharusnya kita mau jujur,..untuk apakah kita
> mencintai/dicintainya..?
>  
> Ada tiga alternative
>  
> Pertama, untuk urusan dunia
> Kedua, untuk urusan akhirat
>  
> Ketiga, kita berada pada keduanya sekaligus, 
> Dunia dan Akhirat
>  
> Kebanyakan diantara kita, memilih untuk kemaslahatan dunia
> saja. Ingin pasangan yang cantik, ganteng, lincah, pintar,
> kaya shalih/ah, (masih syukur yah, dapat kategori pasangan
> semacam itu, yang kacaunya, mendapatkan pasangan justru
> sebaliknya), bertujuan agar dari diri pasangan tersebut bisa
> terlahir atau bisa mendidik anak-anak yang cerdas, sehingga
> kehidupan didunianya mantap, tidak miskin, jadi orang
> berguna bagi nusa dan bangsa, jadi pejabat, pejabat yang
> handal.
>  
> Teramat disayangkan, andaikan tujuan perkawinan hanya
> sekedar tujuan dunia semata.
>  
> Dalam sebuah hadits shahih yang cukup mashur, memang
> seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang
> diniatkannya.
>  
> "Sesungguhnya segala amalan itu sesuai dengan niatnya.
> Maka barang siapa yang hijrah(apa yang dilakukannya itu),
> dengan tujuan mencapai keridhaan Allah dan RasulNya, maka
> itulah yang didapatkannya. Dan barangsiapa yang hijrahnya
> tersebut untuk urusan (dunia), atau nikah dengan perempuan,
> maka itulah yang didapatkannya".
>  
>  Akan sia-sia amalan didunia, hanya dengan sebuah niat
> yang salah kaprah.
>  
> Ini semua berasal dari rasa cinta. Karena seperti kata
> penyanyi :
>  
> "Rasa cinta pasti ada, pada makhluk yang
> bernyawa,..tak kan pudar...."
>  
> Lumrah, manusia hidup tanpa cinta akan terasa gersang.
>  Manusia hidup tanpa rasa cinta akan kaku.
> Cinta itu juga fitrah dari dalam dan suatu kebutuhan
> Sama dengan kebutuhan tubuh diisi dengan makanan
> Mobil diisi dengan minyak, atau bensin, atau gas
> Kebutuhan ruhani dengan siraman keruhanian, ilmu, agama
> Kebutuhan jiwa adalah Cinta...
>  
> Cinta sejati, tidak akan pernah mendzalimi yang dicintai
> Cinta sejati akan selalu memberi dan menerima
> Cinta sejati akan selalu mengerti kondisi yang dicintai
> Cinta sejati tak akan pernah meninggalkan, kecuali diminta
> untuk ditinggalkan
> Cinta sejati akan selalu bersama dalam suka dan duka
> Lapang dada menerima segala kekurangan yang dicintai
> Lapang dada menerima segala kelebihannya
>  
> Namun, cinta pada manusia, tak akan pernah menerima
> kompromi
> Kalau itu sudah melanggar aturan Allah dan RasulNya..
> Karena sebenar-benar cinta yang sejati dan hakiki, hanyalah
> karena Allah Ta'ala 
> Bukan karena dikau pujaanku
> Bukan karena dikau yang baik
> Bukan karena dikau yang ganteng/cantik/lincah,pintar kaya
> Bukan juga karena dikau ayah/ibu dari anak-anakku
> Bukan juga karena dikau telah membantu dan memperhatikanku
>  
> Namun, lillahi Ta'ala semata
> Keridhaan Allah semata
> Karena kita bukan manusia munafik
> Keridhaan Allah Ta'ala yang akhirnya harapan kita
> adalah SurgaNya.
>  
> Wassalamu'alaikum. Cairo, 29 Oktober 2008. Rahima
>  
> Silahkan kunjungi :
>  
> http://www.rahmatmesir.blogspot.com
> www.rahmancairo.blogspot.com
> www.abdurrahimsumin.blogspot.com
> www.rahimarahim.multiply.com
>  
>  
>  
>  
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> ===
> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
> Informasi lengkap di:
> http://www.media-islam.or.id
> http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links
> 
> 
> 

      

Kirim email ke