Di masa depan, tak akan pernah ada barisan para mujahidin yang tangguh tanpa adanya kesadaran dari para Muslimah akan peran utamanya sebagai pelahir dan pendidik bagi generasi penerus umat ini.
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam besabda : “ Barangsiapa mati dan tidak pernah berperang (di jalan Allah) dan tidak pernah Bercita-Cita untuknya, maka ia mati dalam salah satu cabang Kemunafikan ”. (HR Muslim, diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ) * Aku yang siapkan generasiku Aku yang lahirkan generasiku Aku yang besarkan generasiku Aku yang akan hantar generasiku menjemput syahidnya Aku yang akan melakukan itu semua Aku kesal kau lumpuhkan generasiku Aku kesal kau bunuh generasiku Aku kesal kau kerdilkan generasiku Tapi aku sangat puas ketika generasiku syahid untuk menghancurkanmu Dan aku tetap akan menyìapkan puluhan, ratusan, jutaan dan milyaran generasi untuk syahid dijalanNya. Aku tidak akan menyebut ini hanya sebagai krisis kemanusiaan Aku juga tidak akan menyebutkan semua ini hanya perang internasional Aku juga tidak peduli apa resolusi dari PBB Karena aku tau, kau yahudi yang tetap akan yahudi Dan aku pastikan, aku dan generasiku adalah pencarì syahid diseisi langit dan bumi milikNya Aku akan meratap kepada Tuhanku Aku akan meminta kepada Tuhanku Aku akan memohon kepada Tuhanku Agar kau dihancurkan sampai tak tersisa Agar kau dibumihanguskan sampai tak berasap Agar kau dihilangkan dari muka bumi Kau sakitì generasiku Maka kau telah merobek hati kami Kau larang kami bertemu dengan Tuhan kami Maka kau telah mengusik ketenangan jiwa-jiwa kami Bersiap-siaplah generasiku Tidak dalam terbangun dan tertidur.....bersiap siagalah Kita hantarkan batu-batu pilihan Tuhan Kita hantarkan tembakan-tembakan pilihan Tuhan Kita hantarkan do'a-do'a kehancuran untuk mereka Bangunlah generasiku digelap dan senyapnya lailmu Bangunlah generasiku didinginnya subuhmu Bergeraklah generasiku diterbitnya Duhamu Berlarilah mengejar mereka direkahan mentariNya Lemparkan batu-batu Tuhanmu ditinggi sinaran matahariNya Kumpulkan cinta dan asamu diremangnya senja, Dan bukalah hati, pendengaran dan matamu digelap malamNya Dan bersamalah selalu dalam alunan surat cintaNya Karena kita akan bertemu kembali dengan lail, subuh, duha, mentari dan matahari esok hari.. Dan karena akulah yang akan membangunkanmu kembali wahai generasiku.... Kutukan Para Bunda untuk Israel. Rinda Arsianah. http://www.warnaislam.com/umum/puisi/2009/1/22/180/Kutukan_Para_Bunda_Israel.htm *****

