Assalamualaikum,wr,wb Afwan .... :) seblumnya ... Saya sangat percaya di dunia ini semua penuh dengan keseimbngan .. , ada hitam ada putih ada tinggi ada rendah ada kecil ada besar .. dan ADA yang BAIK .. dan ada yang BURUK ... ALLAH MAHA adil ... dan hal tersebut, semua orang islam tahu .. tetapi sedikit yang meresapi makna tersebut dalam seluruh aspek ... ( Ya termasuk aspek POLITIK .. ^_^ ) dan hanya orang yang OPTIMIS lah yang bisa meresapi makna tersebut .. Ya .. sekali lagi .. OPTIMIS .... Bayangkan jika seluruh rakyat indonesia .. menjadi GOLPUt ... Bayangkan ... ?? gak ada yang memimpin negara ini .. dan ini artinya ,, bangsa Indonesia .. sudah kehilangan semangat dalam berjuang memperbaiki bangsa ini ... ya .. kehilangan semangat ,..... hanya karna apa .. ????? takut akan .. menjadi kotor .... bukan kah ... jika kita ingin memebersihkan selokan maka kita harus berdekatan dengan selokan .. ??? kalao perlu terjun keselokan .. !!!! ^_^ Coba kita Ingat bahwa .. ALLAH Maha Adil .. segala sesuatu diciptakan penuh dengan keseimbangan .. ada baik .. dan ada buruk .. Dari setiap kebobrokan .. pastilah ada yang baik tinggal bagaimana kita memilih dan memilah ... hal tersebut. sebentar lagi .... kita akan melaksanakan pemilu ... , gunakan hak pilih anda .. tunjukan pengabdian anda terhadap bangsa ... , tunjukan bahwa kita masih mempunyai semangat untuk memperbaiki bangsa ini .. , yakinlah .. jika anda menganggap semua partai itu jelek .. yakin pasti ada .. yang baik di setiap yang buruk jika kita beranggapan bahwa sistem yang di anut negara ini buruk .. hadapilah .. inilah negara kita .. yang sangat mendambakan perubahan di setiap 5 TAHUNNYA , inilah rumah kita ... , Jika rumah kita buruk maka perbaiki ... jika rumah kita KOTOR Maka bersihkanlah ... dan JANGAN TAKUT MENJADI KOTOR .. JIKA INGIN MEMBERSIHKAN SESUATU .... ^_^. Yakinlah .. pasti ada kebaikan disetiap keburukan .. maka carilah kebaikan itu ... dengan petunjuk ALLAH SWT dan Berusahalah mencari Informasi .... Kalo Perlu .. Sholat Istiharoh .... sebelum pencoblosan .. ^_^ minta padaNYA mana yang baik .... , Jangan hanya Milih jodoh saja ...baru sholat Istiharoh .... Bangkitlah .. Bangsaku .... Harapan itu masih ada ... Berjuanglah ... Bangsaku .. Jalan itu masih terbentang ..... ^_^ faisal.Cool --- Pada Kam, 29/1/09, Ediyus Hz <[email protected]> menulis: Dari: Ediyus Hz <[email protected]> Topik: [syiar-islam] FW: Judul : golput lebih baik ? (syariahonline) Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 29 Januari, 2009, 1:57 PM Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Posting ulang. Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Ediyus Hz Pujian Manusia, Tak akan mempercepat satu langkahpun jalan menuju Syurga Dan tak akan menahan satu langkahpun jalan menuju Neraka ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - Pertanyaan setelah baca jwbn mengenai golput, sungguh tidak menyentuh islam sama sekali, maka perlu kita dipahami dulu dasar dr pemilu yang ada sekarang. Demokrasi adlh sistem kufur yang merupakan sumber lahirnya sekulerisme. bila kita berperan dlm pemilu untk memilih wakil kita yang jelas2 akan menjauhkan dr Alquran dan assunah, dan melanggenkan demokrasi (sekulerisme) . Lebih baik golput untuk menang (selamat) di hadapan Illahi. Bila kita ingin menghilangkan kemaksiatan apakah kita harus masuk kedalamnya? ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - Jawaban Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba�d. Kadangkala kita berpikir terlalu simpel dan sederhana dalam menilai sebuah permasalahan. Karena demokrasi dipandang sebagai bagian dari sistem kufur kemudian kita berlepas diri dari situasi dan realitas yang ada tanpa mau melakukan perubahan yang sitematis dan terarah. Bahkan, kadangkala tidak mau memahami cara berpikir orang lain yang dianggap batil, sesat, dan hanya pendapat kelompoknya sendiri yang benar. Terkait dengan jawaban tentang golput sebelumnya, yang diharapkan adalah berpikir secara lebih cermat dan jernih. Yaitu bahwa dalam sebuah sistem pemilu, semata-mata tidak memilih pun sebenarnya bisa berdampak juga. Sehingga kita perlu sedikit lebih cerdas dalam menganalisa. Sebagai ilustrasi, kalau kita punya dua pilihan yang keduanya tidak ada yang kita pilih karena karena dianggap sama-sama bermasalah, maka pastilah di antara keduanya ada yang tingkat masalahnya lebih parah. Misalnya calon A masalahnya lebih parah dari calon B. Sehingga kalau A terpilih, madharatnya bisa dipastikan lebih besar. Dan tentunya dengan memilih B yang masalahnya lebih ringan tentu akan lebih baik dengan prinsip �akhafu adh-dhararain�. Bila calon A sampai menang padahal masalahnya lebih berat, maka kondisi �akhafu adh-dhararain� pastilah tidak terwujud. Dan ini pun masalah juga dan lebih parah. Padahal biar bagaimana pun presiden tetap pasti ada. Maka pilihan untuk tidak memilih (golput) bila sampai menjadi salah satu faktor penyebab kemenangan pihak A yang masalahnya lebih besar, bukanlah pilihan yang terlalu bijak juga. Sebab secara tidak langsung, suara yang seharusnya diberikan kepada pihak B yang lebih ringan masalahnya akan hilang. Lalu bandulnya akan pindah ke pihak A yang sejak awal diyakini lebih berat masalahnya. Dengan kata lain, bergolput pun tetap tidak lepas dari tanggung-jawab memenangkan pihak A yang masalahnya lebih berat. Ini tentu sebuah analisa semata yang berpandangan bahwa bergolput pun belum tentu terlepas dari tanggung jawab. Kecuali bila dengan golput itu kita bisa membatalkan naiknya kedua calon yang tidak baik itu, baik A maupun B. Apalagi kalau bisa mendatangkan C yang jauh lebih baik dari keduanya, tentu golput dalam kondisi itu bisa punya nilai lebih. Sekali lagi ini hanyalah sebuah pemikiran dan analisa. Bisa benar dan bisa juga salah. Di sisi lain, ketika kita menamakan atau masuk ke dalam sebuah sistem yang terlanjur disebut-sebut sebagai sistem demokrasi, sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiran kita bahwa rakyat itu tuhan, seperti yang dipahami secara sempit dari kekuasaan di tangan rakyat. Yang dilakukan adalah mengatakan kepada lawan, Kalau Anda mengatakan bahwa kekuasaan di tangan rakyat, oke dan boleh saja. Tapi ketahuilah bahwa rakyat itu menginginkan hukum Tuhan diterapkan di negeri ini. . Hasilnya akan jelas bahwa hukum Allah SWT akan berlaku dengan perantaraan diplomasi. Kira-kira hal tersebut senada dengan kisah pemuda Ashabul Ukhdud yang secara diplomatis rela memberikan kunci rahasia bagaimana caranya agar dirinya bisa dibunuh oleh penguasa. Syaratnya adalah bahwa raja dan semua rakyat harus mengucapkan syahadat ketika membunuhnya. Jadi kita mengunakan logika lawan untuk bisa memenangkan argumentasi kita. Sama juga dengan diplomasi Nabi Ibrahim AS yang ketika ditanyakan kepadanya siapakah yang meruntuhkan tuhan-tuhan itu, Ibrahim menjawab dengan sangat diplomatis bahwa berhala yang paling besar itulah yang telah melakukannya. Diplomasi ini menohok lawan langsung tepat pada titik matinya. Sehingga mereka tercekat tak bisa menjawab kecuali dengan tangan besi. Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?" Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara". (QS.Al-Anbiya� : 62) Dengan teknik yang mirip, kita mengatakan kepada lawan bahwa kita siap beradu kekuatan dengan cara lawan, yaitu dengan mengumpulkan sebanyak mungkin suara. Sebab kita yakin bahwa mayoritas penduduk negeri ini adalah muslimin, maka sudah barang tentu bila suara terbesar itu pastilah milik umat Islam. Sayangnya selama ini suara itu malah dimanfaatkan oleh partai sekuler untuk menegakkan sistem sekuler di negeri ini. Seandainya partai Islam yang komitmen dengan Islam mendapat dukungan luas dari umat Islam, insya Allah kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tidak seperti sekarang ini. Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh. http://www.syariaho nline.com/ kajian.php? lihat=detil& kajian_id= 35916 [Non-text portions of this message have been removed] ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]

