Dari Moderator:
Ketimbang masuk milis atau forum yang memang dipimpin oleh orang Kristen, 
kemudian kita dipersulit dan diban, kenapa tidak membuat/meramaikan milis dan 
forum yang memang dipimpin oleh orang Islam?

Bukankah Nabi dalam berdakwah melakukan di tempatnya sendiri baik di lapangan 
mau pun di masjid-masjid. Bukan di gereja/sinagog yang dikuasai Non Muslim?

Sebagai contoh, untuk dakwah saya memilih mengelola milis Syiar-Islam (4.200 
member lebih) dan juga milis Muslim Internasional (1.100 member lebih) serta 
blog www.media-islam.or.id atau www.islammyreligion.wordpress.com ketimbang 
jadi anggota milis/forum yang dikelola mereka.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir 
menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan 
alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?" [An Nisaa':144]

Ayat di atas cukup jelas. Jadi kalau kita menganggkat orang kafir jadi pimpinan 
kita meski hanya dalam milis/forum. Jika kita mengangkat mereka jadi pimpinan, 
ya dikucilkan/diban sudah jadi resiko bagi kita.

Wassalam


teman2 akhirnya saya di banned oleh 
http://murtadinkafirun.forumotion.net/forum.htm,
padahal sy belom ngapa2in loh hi3:p [ ngakak banget sy, astaghfirullah=))  ]

y Allah y Rabb, Satu2nya Penguasa dan Pencipta seluruh alam semesta dan 
seisinya,
berilah kami jalan terindah dan termanis utk menaklukkan dan menundukkan serta 
membungkam musuh2MU dgn kebenaran dalam damai,
amien ^_^

 may t peace n mercy of God b upon u

--- On Thu, 2/26/09, wicak_29 <[email protected]> wrote:
From: wicak_29 <[email protected]>
Subject: [syiar-islam] Siapakah Muhammad ?
To: [email protected]
Date: Thursday, February 26, 2009, 9:12 PM












            From: Sri Endah <sri_en...@sulfindo . com>

To: Undisclosed- Recipient@ yahoo.com

Sent: Tuesday, October 21, 2008 11:05:52 AM

Subject: [PT] Fw: Siapakah Muhammad?



Subject : Siapakah Muhammad ?



Siapa sih Muhammad (SAW-pen) sampai kartunnya aja bikin orang Islam

sedunia pada ngambek?

Tulisan ini mencoba memberikan persepsi lain atas Muhammad (SAW)

dari orang2 yang bukan pengikutnya.

Tujuannya sih, biar yang belum baca jadi baca, yang sudah baca baca

lagi, (pengikutnya) yang belum cinta jadi cinta, yang sudah cinta

jadi tambah cinta

melebihi cinta pada dirinya, yang sudah cintanya kayak gitu yaa biar

bisa nularin deh sama yang lain.... :-)



Salam hangat selalu,

Endah



============ ========= ========= ========= ========= =========

========= ====



ENCYCLOPEDIA BRITANNICA

"Sejumlah besar sumber awal menunjukkan bahwa dia adalah seseorang

yang jujur dan berbudi baik yang dihormati dan ditaati orang-orang

yang sepertinya

(jujur dan berbudi baik) (Vol. 12)"

MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG

INDIA ) : "Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling

mempengaruhi manusia... Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah

yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang

dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta

pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya,

keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini

(dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya

menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih

karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung."

Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,' Vol. 1, No. 8, 1936.)

"Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris - bahkan Eropa -

beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut."

" Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang

dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki

kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari

Muhammad - sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-

kristus, dia harus dipanggil 'sang penyelamat kemanusiaan' ."

"Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan

tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala

permasalahan sedemikian

hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:

Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa

datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini"

"Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di

bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa,

meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan

pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat

dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan

ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk

seluruh masa yang akan datang.

Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi,

memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri

pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63.

Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah

Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja

Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi

bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum

pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi

kaum yang teratur, dari kebobrokan ke keagungan moral. Sejarah

manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau

tempat sedahsyat ini - dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu

hanya sedikit di atas DUA DEKADE."

MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS

IN HISTORY, New York, 1978)

Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin

mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses

baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine,

seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa :

"Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan

untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang

dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang

berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan

Muhammad? Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan

saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang

hancur bahkan di depan mata mereka sendiri.

Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan,

rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah

dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar

pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa...

Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan

untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan,

sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan

kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya

membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk

mengembalikan sebuah dogma. Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan

kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya

Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan

tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan.

Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12

orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide,

pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan,

pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah

Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia

diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung

dari dia?"

(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-

277)

"Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung.

Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu

atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran

orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu

banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan

gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan

ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk

merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.

Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi

menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam

sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari

kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat

didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian

ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang

dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya.

Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral,

administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami

yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang - semua menjadi

satu.

Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya

dalam setiap aspek kehidupan tersebut - hanya dengan kepribadian

seperti dia-lah keagungan seperti ini dapat diraih."

K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam

bookletnya, "Muhammad, The Prophet of Islam"

Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya

dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia

adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi,

Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang

negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu,

Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu,

Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak

wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama. Dalam setiap

perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan.

Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap

selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang

menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit

kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah

klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan

dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.

PROF. (SNOUCK) HURGRONJE :

Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan

dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas

pondasi yang

universal yang menerangi bagi bangsa lain.  Buktinya, sampai saat

ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam

capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.

Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu

yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan

tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa

yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu

tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam

aturan-aturan ketinggian moral.

Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan

bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang

jelmaan Tuhan - dia

sela lu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap

oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih

Tuhan.

THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP

"(Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-

suku yang saling berperang dan kaum nomaden (Baduy) menjadi sebuah

bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu

kurang dari dua decade."

"Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada

orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri."

"Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus

dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah

perintah Sang Pencipta

Dunia."

EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM

write:

" 'Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah

pesuruh-Nya' adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan

seragam. Tuhan tidak

pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan

terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan

berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya

penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama

(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).

Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah

manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian

terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup

yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan

dirinya sebagai 'hamba dan pesuruh Tuhan' dan demikianlah juga

setiap tindakannya.

SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM,

vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):

Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi;

di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah

berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika

seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan

mengakui: 'Allah Maha Besar'... Saya terpukau lagi dan lagi oleh

kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi

bersaudara.

DIWAN CHAND SHARMA:

"Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan

tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya.

(D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)



James A. Michener, "Islam: The Misunderstood Religion," in READER'S

DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.



Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada

tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim

semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir

miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di

usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan

menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia

25, sang majikan melamarnya.  Meski usia perempuan tersebut 15 tahun

lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang

hayat sang istri.

"Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya

dengan  sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya.

Tapi "Baca" adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai

saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis -

dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah

dunia: "Tiada tuhan selain Tuhan."

"Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal.

Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan

anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa

Tuhan

kepadanya, Muhammad berkata: "Gerhana adalah sebuah kejadian alam

biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau

kelahiran seorang manusia."

"Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya

sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu

Bakar-pen.) menepis keingingan ummatnya itu dengan salah satu pidato

relijius terindah sepanjang masa: 'Jika ada diatara kalian yang

menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi

jika Tuhan- lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup

selamanya".

(Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 - pen.)

W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA , Oxford , 1953, p. 52.

"Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral

para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa - semuanya

menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu

hanyalah memberikan

masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang

digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad"

Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras , 1932, p.

4.

"Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi

Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana

hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu

utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-

hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-

kisahnya, setiap kali pula saya mersakan kekaguman dan penghormatan

kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut."

Bosworth Smith, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London , 1874, p. 92.

"Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus

tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire- nya: tanpa

tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap;

jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah

wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia

memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau

penyokongnya. "

John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual

Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330

"Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir

diMekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya

terhadap ummat[Pratisto, Himawan]   manusia . Muhammad"

John Austin, "Muhammad the Prophet of Allah," in T.P. 's and

Cassel's Weekly for 24th September 1927.

Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah

menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas

yang siap mengguncang dunia.

Professor Jules Masserman

"Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas-

pen).Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan

Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan

militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua.

Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang

sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil

Musa melakukan hal yang sama."































[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke