---------- Forwarded message ----------
From: Toufiq Hidayat <[email protected]>
Date: Mon, 16 Mar 2009 21:51:02 -0700
Subject: Di Somalia
To: [email protected]

Assalamualaikum Wr. Wb.



Berita dari Republika.

Update terakhir, Sabtu 14 Maret 2009, Koran Republika, menyebutkan bahwa
penerapan syariah Islam

Ini sudah di setujui di seluruh negeri.

(maksud hati mau googling, tapi belum ketemu juga beritanya. kalau hard
copy, saya masih simpan tuh di rumah)

Berita sama pun tentu bisa di cari di Ar-rahmah.com



Menarik-nya Presiden "terpilih" yang menyetujui dan memutuskan penerapan
syariah Islam adalah

Presiden yang dipilih melalui "PEMILU" dan dalam Pemilu tersebut diawasi
langsung oleh PBB.



Hal yang kurang lebih sama terjadi di Turki, yah walaupun belum seperti
di Somalia,

Karena Militer Turki yang masih setia dengan Sekuler-nya.

Paling tidak kaum wanita di Turki sudah memiliki kebebasan untuk memakai
Hijab/Jilbab. (CMIIW)

dan mudah-mudahan peraturan yang mengakomodir Islam akan lebih banyak
lagi disetujui.



Jadi ..........

"Harapan Itu Masih Ada"



Wassalam


Kabinet Somalia Setuju Terapkan Hukum Syariah


By Republika Newsroom
Rabu, 11 Maret 2009 pukul 06:24:00

MOGADISHU-- Kabinet Somalia setuju, Selasa, untuk menerapkan hukum
syariah di negara Tanduk Afrika yang telah dirusak oleh konflik selama
18 tahun itu.

Presiden baru Sheikh Sharif Ahmed sedang berupaya untuk memulihkan
stabilitas dan keamanan di Somalia, dan beberapa pakar mengatakan
langkah untuk menegakkan syariah atau hukum Islam itu ditujukan untuk
meruntuhkan gerilyawan Islamis yang melancarkan pemberontakan selama dua
tahun terakhir.

"Kami menyetujui hukum Islam untuk negara ini, Saya mengharapkan
parlemen juga akan mendukungnya dalam beberapa hari kedepan," Menteri
Informasi Farhan Ali Mohamud mengatakan kepada wartawan di Mogadishu,
dan menambahkan bahwa persetujuan Selasa itu juga akan ditulis ke dalam
konstitusi.

Dalam wawancara Selasa, Ahmed mengatakan pembicaraan damai mencapai
kemajuan dan ia mengharapkan untuk mengadakan pembicaraan langsung
segera dengan para saingannya termasuk gerilyawan garis keras al
Shabaab.

Dinas keamanan Barat mengatakan negaranya yang gagal dapat menjadi
markas bagi gerilyawan yang punya hubungan dengan al Qaida. Ahmed
terpilih Januari dalam proses rekonsiliasi yang diperantarai PBB yang
merupakan upaya ke-15 Somalia untuk membentuk pemerintah pusat sejak
1991. ant/fif







****************************************************************************************

Note:  If the reader of this message is not the intended recipient, or
an employee or agent responsible for delivering this message to the
intended recipient, you are hereby notified that any dissemination,
distribution or copying of this communication is strictly prohibited.
If you have received this communication in error, please notify us
immediately by replying to the message and deleting it from your
computer. Thank you.

****************************************************************************************

-- 
Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

Kirim email ke