Hidup Ini Allah Yang Punya



 artikel: ust. yusuf mansur











Ini ada kawan saya, ngerasa sudah sedekah, sudah apa, tapi masih ada kesulitan 
yang dihadapinya. Pertama, saya ajarkan kepada diri saya bahwa kesulitan itu 
sejatinya adalah hal yang biasa terjadi. Hidup ini bukan kita yang punya. Tapi 
Allah. Pahami saja maksud Allah apa di setiap episode kehidupan yang kita ini 
hadapi. Termasuk ketika kesulitan Allah hadirkan. Dan berikut ini, saya 
sampaikan ke kawan saya ini, satu ragam wirid ketika kita susah. Plus konsep 
multilevel amal. Insya Allah ini bisa jadi kekuatan yang berhimpun yang 
kemudian bisa berpengaruh positif ke urusan yang sedang kita hadapi. Satu lagi: 
Meskipun di sms ini, wirid hawqolah yang saya sampaikan; membaca laa hawla 
walaa quwwata illaa billaah, tapi ia bisa diterapkan di amal-amal yang laen. 
Isinya, tentang ajakan orang lain mengerjakan apa-apa yang kita kerjakan, 
supaya berlipat-lipat kebaikannya. Yakni, dari kebaikan yang dilakukan oleh 
orang lain atas dorongan kita, atas info kita, atas
 ajakan kita. Tentu saja ini tidak lepas dari taufik dari Allah juga. Terapkan 
ini ketika kita shalat. Sebisa-bisanya, ajak orang-orang untuk shalat. Ketika 
Jum'atan misalnya; ajak saja kawan-kawan untuk berangkat ke masjid buat 
Jum'atan. Maka ketika kawan-kawan shalat Jum'at, maka kita dapat langkahnya 
mereka. Ketika saudara pergi umrah, ajak kawan-kawan untuk umrah. Insya Allah, 
sabab sekedar ngasih brosur atau info travel, maka segala rupa amal umrahnya 
dia, akan dibagi juga ke kita, tanpa mengurangi pahala dia sendiri. 
Subhaanallaah kan? Ok, ini barangkali bisa menjadi salah satu jawaban bagi yang 
suka bertanya: Koq, sudah beramal, tapi "gini-gini aja"? Yakni, bisa jadi, amal 
kita ga cukup buat ngangkat derajat kita, buat nyampein hajat kita, dan buat 
menghadirkan pertolongan Allah. Perlu dorongan amal lebih besar lagi. Jawaban 
ini melengkapi jawaban-jawaban terdahulu. Selamat mencoba. Berikut ini sms saya 
ke kawan saya:

Gini, kalaunya Bu Ida ada kesusahan, coba baca Laa Hawla Walaa Quwwata Illaa 
Billaah, 100x s/d 300x per hari nya. Supaya punya kekuatan lebih, share 
informasi ini ke sebanyak-banyaknya orang, supaya mereka juga baca. Kan 
alhamdulillah tuh. Kalo diinfoin ke 10 orang, dan 10 orang itu baca 
masing-masing 100x, maka seakan-akan Bu Ida baca 1100x. 1000x dari bacaan 
orang-orang, dan 100x yang Bu Ida baca. Kalaunya, 10 orang ini, nyampain ke 10 
orang lagi, maka subhaanallaah tuh jumlahnya. Belom lagi kalau beranak pinak. 
Top dah. Sabda Rasul: Siapa orang yang membaca hawqolah ini (kalimat laa hawla 
walaa quwwata illa billaah) 100x, maka Allah akan angkat kesusahannya. Ok ya, 
dorong orang-orang untuk baca hawqolah ini sebanyak-banyaknya, dan kontrol 
mereka supaya tetap baca sehingga istiqamah. Insya Allah, Allah akan senang 
sebab Bu Ida menyampaikan risalah Nabi-Nya. Salam.


 
 


      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke