Kajian yang terdapat dalam buku Fikih Sunnah ini mencakup berbagai aspek
kehidupan yang harus diketahui oleh setiap Muslim. Di samping itu, juga
dipaparkan dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dan lengkap. Lebih dari itu,
penulis berusaha untuk tidak mengangkat perbedaan pendapat yang terjadi di
antara para ulama. Namun, jika tidak dapat dimungkinkan karena permasalahan
yang mengharuskannya, penulis mengemukakannya dengan sekilas. Pentingnya buku
ini untuk dimiliki juga karena sekian banyak hadits yang terdapat di dalamnya
yang mencapai 3000 hadits sudah ditakhrij dan ditahkik oleh Syekh Muhamad
Nasiruddin al-Albani, beserta ulama hadits al-Azhar.
Allah adalah al-Ghaffaar, Dzat yang Maha Pengampun, dan al-Afuwwu, Dzat yang
senantiasa memberi maaf. Dia selalu menyeru kepada umat manusia agar kembali
dan bersimpuh di hadapan-Nya. Karena itu, Allah swt. mengutus seorang nabi
untuk membimbing umatnya, dan memberi waktu-waktu istimewa yang dapat
dipergunakan untuk mengadu dan mengakui kealpaannya.
Dalam hadits qudsi, Allah berfirman "Setiap hari lautan meminta izin kepada
Tuhannya seraya berkata, 'Wahai Tuhanku, berilah izin kepadaku untuk
menenggelamkan anak cucu Adam, ia makan rezeki dari-Mu, tapi ia menyembah
kepada selain-Mu.' Langit juga memohon izin kepada Allah seraya berkata, 'wahai
Tuhanku, berilah izin kepadaku untuk menelungkupkannya, ia makan rezeki
dari-Mu, tapi ia menyembah kepada selain-Mu.' Bumi juga memohon seraya berkata,
'Wahai Tuhanku, izinkan kepadaku untuk menelan anak cucu Adam, ia makan rezeki
dari-Mu, tapi ia menyembah kepada selain-Mu.' Mendengar permohonan mereka,
Allah swt. menjawab, 'Biarkan mereka, kalau Aku sudah menciptakan mereka, Aku
harus mengasihinya."
Saudaraku, begitu besarkah dosa yang kita lakukan, begitu hinakah perilaku yang
sering kali kita tampakkan, begitu busukkah hati kita sampai langit pun tidak
tahan lagi melihat kita di alam ini?! Meskipun demikian, Allah swt. tetap
memberi ampunan, menurunkan rezeki dan membentangkan pintu maaf-Nya kepada kita.
Read more...
[Non-text portions of this message have been removed]