Apakah Najis Kencing Bayi Yang Masih Menyusui?<http://adanipermana.co.cc/2009/06/03/apakah-najis-kencing-bayi-yang-masih-menyusui/>
Posted by: adanipermana in Al Masailul Fiqhiyah<http://adanipermana.co.cc/category/al-masailul-fiqhiyah/> 1 - ( Úóäú Ãõãøö ÞóíúÓö ÈöäúÊö ãöÍúÕóäò { ÃóäøóåóÇ ÃóÊóÊú ÈöÇÈúäò áóåóÇ ÕóÛöíÑò áóãú íóÃúßõáú ÇáØøóÚóÇãó Åáóì ÑóÓõæáö Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÝóÈóÇáó Úóáóì ËóæúÈöåö ÝóÏóÚóÇ ÈöãóÇÁò ÝóäóÖóÍóåõ Úóáóíúåö æóáóãú íóÛúÓöáúåõ } . ÑóæóÇåõ ÇáúÌóãóÇÚóÉõ ) Dari Ummi Qais binti Muhsan, sesungguhnya ia pernah datang menghadap Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam dengan membawa seoang anak kecil yang belum makan (makanan), lalu ia kencing di pakaian Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam, lalu Nabi shalallaahu alaihi wasallam miminta air kemudian memercikannya diatas pakaian itu dan tidak mencucinya. (HR Jamaah, Nailur Authar hadist no. 30). 2 - ( æóÚóäú Úóáöíøö Èúäö ÃóÈöí ØóÇáöÈò Ãóäøó ÑóÓõæáó Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÞóÇáó : { *Èóæúáõ ÇáúÛõáóÇãö ÇáÑøóÖöíÚö íõäúÖóÍõ *æóÈóæúáõ *ÇáúÌóÇÑöíóÉö *íõÛúÓóáõ } ÞóÇáó ÞóÊóÇÏóÉó : æóåóÐóÇ ãóÇ áóãú íõØúÚóãóÇ ÝóÅöÐóÇ ØóÚöãóÇ ÛõÓöáóÇ ÌóãöíÚðÇ . ÑóæóÇåõ ÃóÍúãóÏõ æóÇáÊøöÑúãöÐöíøõ æóÞóÇáó : ÍóÏöíËñ ÍóÓóäñ ) . Dari Ali bin abi Thalib, bahwa Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam bersabda: kencing anak laki-laki yang masih menyusui, cukup di perciki (air), dan kencing anak perempuan harus dicuci. Qatadah berkata : Dani ini selama mereka belum makan (makanan) maka kalau mereka sudah makan, harus dicuci, baik laki-laki maupun perempuan. (HR ahmad dan at-Tirmidzy, dan berkata at-Tirmidzy, hadist ini Hasan, Nailur Authar hadist no. 31) 3 - ( æóÚóäú ÚóÇÆöÔóÉó ÞóÇáóÊú : { ÃõÊöíó ÑóÓõæáõ Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÈöÕóÈöíøò íõÍóäøößõåõ ÝóÈóÇáó Úóáóíúåö ÝóÃóÊúÈóÚåõ ÇáúãóÇÁó } ÑóæóÇåõ ÇáúÈõÎóÇÑöíøõ æóßóÐóáößó ÃóÍúãóÏõ æóÇÈúäõ ãóÇÌóåú æóÒóÇÏó : æóáóãú íóÛúÓöáúåõ . æóáöãõÓúáöãò { ßóÇäó íõÄúÊóì ÈöÇáÕøöÈúíóÇäö ÝóíõÈóÑøößõ Úóáóíúåöãú æóíõÍóäøößõåõãú ÝóÃõÊöíó ÈöÕóÈöíøò ÝóÈóÇá Úóáóíúåö ¡ ÝóÏóÚóÇ ÈöãóÇÁò ÝóÃóÊúÈóÚåõ Èóæúáóåõ æóáóãú íóÛúÓöáúåõ } ) Dan dari Aisyah, ia berkata : Telah dibawa kepada Nabi shalallaahu alaihi wasallam seorang anak kecil yang sedang diberinya makanan, lalu anak itu mengencingi Nabi shalallaahu alaihi wasallam, lalu Nabi shalallaahu alaihi wasallam menyusulinya dengan air (HR Bukhari) Dan demikian juga bagi Ahmad dan Ibnu Majah serta Ibnu Majah terdapat kata tambahan dan Nabi shalallaahu alaihi wasallam tidak mencucinya Dan dalam Shahih Muslim dikatakan, Adalah Nabi shalallaahu alaihi wasallam dibawa kepadanya anak-anak lalu ia mendoakan mereka, dan memberi makan kepada mereka. Lalu dibawanya seorang bayi kemudian mengencinginya, lalu Nabi shalallaahu alaihi wasallam meminta air, kemudian menuangkannya pada tempat yang dikecinginya dan tidak mencucinya. (Nailur Authar hadist no. 32) 4 - ( æóÚóäú ÃóÈöí ÇáÓøóãúÍö ÎóÇÏöãö ÑóÓõæáö Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÞóÇáó : ÞóÇáó ÇáäøóÈöíøõ Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó : { íõÛúÓóáõ ãöäú Èóæúáö ÇáúÌóÇÑöíóÉö æóíõÑóÔøõ ãöäú Èóæúáö ÇáúÛõáóÇãö } . ÑóæóÇåõ ÃóÈõæ ÏóÇæõÏ æóÇáäøóÓóÇÆöíøõ æóÇÈúäõ ãóÇÌóåú ) . Dari Abu Samh, pelayan Rasul shalallaahu alaihi wasallam, ia berkata : Nabi shalallaahu alaihi wasallam bersabda : Kencing anak perempuan harus di cuci dan kencing anak laki-laki cukup di perciki (air). (HR Abu Dawud, NasaI, dan Ibnu Majah, Nailul Authar hadist no. 33) 5 - ( æóÚóäú Ãõãøö ßõÑúÒò ÇáúÎõÒóÇÚöíøóÉö ÞóÇáóÊú : { ÃõÊöíó ÇáäøóÈöíøõ Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÈöÛõáóÇãò ÝóÈóÇáó Úóáóíúåö ÝóÃóãóÑó Èöåö ÝóäõÖöÍó ¡ æóÃõÊöíó ÈöÌóÇÑöíóÉò ÝóÈóÇáóÊú Úóáóíúåö ÝóÃóãóÑó Èöåö ÝóÛõÓöáó } . ÑóæóÇåõ ÃóÍúãóÏõ ) . Dari Ummi Kuzin al-Khuzaiyyah, ia berkata: Pernah dibawa kepada Nabi shalallaahu alaihi wasallam seorang anak-laki-laki lalu mengencinginya kemudian Nabi shalallaahu alaihi wasallam memerintahkan (mengambil air) lalu dipercikinya, dan pernah dibawa kepadanya seorang anak perempuan lalu mengencinginya, kemdian ia memerintahkan (mengambil air) lalu dicucinya. (HR Ahmad, Nailur Authar hadist no. 34) *Keterangan:* 1. Yang di maksud dengan makanan adalah makanan diluar air susu Ibu, semisal kurma, madu dan susu formula 2. Hadist-hadist dalam hal ini dijadikan dalil bahwa kencing anak laki-laki hanya cukup di percikan air di tempat yang dikencingi dan bagi anak perempuan dengan menuangkan air dan mencucinya. *Kesimpulan:* Bahwa air kencing bayi adalah najis baik bayi perempuan maupun laki-laki, hanya saja berbeda dalam membersihkannya dengan menggunakan air, sebagaimana keterangan diatas. Wallahualam bishowab. Referensi : http://feqh.al-islam.com/<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?Mode=0&MaksamID=13&DocID=92&ParagraphID=25&Diacratic=0> -- http://adanipermana.co.cc http://it-database.blogspot.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke [email protected] Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore http://www.demimasa.co.idYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

