Bagaimana hukum Air Madzi
?<http://alhikmah.web.id/2009/06/bagaimana-hukum-air-madzi/>


 Wednesday, June 24, 2009 10:19
 Posted in category Fiqih <http://alhikmah.web.id/category/fiqih/>

Sumber : http://alhikmah.web.id/2009/06/bagaimana-hukum-air-madzi/


 Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket.
Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan
atau membayangkan jima’ (hubungan seksual) atau ketika pasangan suami istri
bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan *foreplay*/pemanasan). Air madzi
keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang
menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya
menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak
terasa). Air madzi dapat terjadi pada laki-laki dan wanita, meskipun pada
umumnya lebih banyak terjadi pada wanita.



Status air madzi adalah najis dan mengaharuskan berwudhu sebagaimana jika
kita kencing, berikut adalah dalil-dalil yang berkaitan:



( Úóäú Óóåúáö Èúäö ÍõäóíúÝò ÞóÇáó { : ßõäúÊ ÃóáúÞóì ãöäú ÇáúãóÐúíö ÔöÏøóÉð
æóÚóäóÇÁð æóßõäúÊ ÃõßúËöÑõ ãöäúåõ ÇáöÇÛúÊöÓóÇáó ÝóÐóßóÑúÊ Ðóáößó áöÑóÓõæáö
Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÝóÞóÇáó : ÅäøóãóÇ íóÌúÒöíß ãöäú
Ðóáößó ÇáúæõÖõæÁõ ÝóÞõáúÊ : íóÇ ÑóÓõæáó Çááøóåö ßóíúÝó ÈöãóÇ íõÕöíÈõ ËóæúÈöí
ãöäúåõ ¿ ÞóÇáó : íóßúÝöíß Ãóäú ÊóÃúÎõÐó ßóÝøðÇ ãöäú ãóÇÁò ÝóÊóäúÖóÍó Èöåö
ËóæúÈóß ÍóíúËõ ÊóÑóì Ãóäøóåõ ÞóÏú ÃóÕóÇÈó ãöäúåõ } . ÑóæóÇåõ ÃóÈõæ ÏóÇæõÏ
æóÇÈúäõ ãóÇÌóåú æóÇáÊøöÑúãöÐöíøõ . æóÞóÇáó : ÍóÏöíËñ ÍóÓóäñ ÕóÍöíÍñ . æóÑóæóÇåõ
ÇáúÃóËúÑóãõ æóáóÝúÙõåõ ÞóÇáó : { ßõäúÊ ÃóáúÞóì ãöäú ÇáúãóÐúíö ÚóäóÇÁð
ÝóÃóÊóíúÊ ÇáäøóÈöíøó Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÝóÐóßóÑúÊ Ðóáößó áóåõ
¡ ÝóÞóÇáó : íóÌúÒöíß Ãóäú ÊóÃúÎõÐó ÍóÝúäóÉð ãöäú ãóÇÁò ÝóÊóÑõÔøó Úóáóíúåö }
) .





Artinya : Dari Sahl bin Hunaif, ia berkata : Aku mengeluarkan madzi dengan
sangat dan payah, dan aku sering mandi karenanya, maka aku menyampaikan hal
itu kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia bersabda :
“Sebenarnya cukup bagimu wudhu karena itu”, kemudian aku bertanya : bagaiman
tentang air madzi yang terkena pakaiannku? Rasulullah menajwab : “Cukup
bagimu mengambil air setapak tangan, lalu kamu percikan pada pakaian yang
kamu duga terkena oleh madzi itu. ” (HR Abu Dawud, Ibnu majah, dan Tirmidzi,
dan Tirmidzi berkata : Hadis ini Hasan Sahih)



Dan menurut riwayat oleh al Atsram dengan lafazh sebagai berikut :”Ia (Sahl)
mengatakan : Aku mengeluarkan madzi dengan payah, kemudian aku datang kepada
Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu aku terangkan hal itu kepadanya, maka
sabdanya : “*Cukuplah bagimu air sebanyak dua tapak tangan, lalu kamu
percikan padanya (tmpat yang terkena madzi)*” (Nailur Author no hadist : 38)



( æóÚóäú Úóáóíøó Èúäö ÃóÈöí ØóÇáöÈò { ÞóÇáó : ßõäúÊ ÑóÌõáðÇ ãóÐøóÇÁð
ÝóÇÓúÊóÍúíóíúÊõ Ãóäú ÃóÓúÃóáó ÑóÓõæáó Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö
æóÓóáøóãó ÝóÃóãóÑó ÇáúãöÞúÏóÇÏó Èúäó ÇáúÃóÓúæóÏö ÝóÓóÃóáóåõ ¡ ÝóÞóÇáó :
Ýöíåö ÇáúæõÖõæÁõ } ¡ ÃóÎúÑóÌóÇåõ ¡ æóáöãõÓúáöãò : { íóÛúÓöáõ ÐóßóÑóåõ
æóíóÊóæóÖøóÃõ } ) .



Dan dari ‘Ali bin Abi Thalib, ia berkata : Aku adalah laki-laki yang sering
keluar madzi, tapi aku malu bertanya kepada Rasulullah, lalu aku
memerintahkan Miqdad bin al Aswad, kemudian ia bertanya kepada Nabi
sholallahu ‘alahi wasallam lalu ia menjawab :”*baginya adalah berwudhu*” (HR
Bukhori dan Muslim ), dan dan dalam Sahih Muslim {hendaklah ia mencuci
kemaluannya dan berwudhu}. ( Nailur Author no hadist 39)



( æóÚóäú { ÚóÈúÏö Çááøóåö Èúäö ÓóÚúÏò ÞóÇáó : ÓóÃóáúÊ ÑóÓõæáó Çááøóåö Õóáøóì
Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó Úóäú ÇáúãóÇÁö íóßõæäõ ÈóÚúÏó ÇáúãóÇÁö ¡ ÝóÞóÇáó :
Ðóáößó ãöäú ÇáúãóÐúíö ¡ æóßõáøõ ÝóÍúáò íõãúÐöí . ÝóÊóÛúÓöáõ ãöäú Ðóáößó
ÝóÑúÌóß æóÃõäúËóíóíúß æóÊóæóÖøóÃú æõÖõæÁóß áöáÕøóáóÇÉö } . ÑóæóÇåõ ÃóÈõæ
ÏóÇæõÏ ) .



Dan dari ‘Abdullah bin Sa’id, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam tentang air yang keluar sesudah air
(kencing) maka rasulullah menjawab :”*Itu adalah madzi, dan setiap laki-laki
mengeluarkan madzi, maka cucilah padanya, kemaluanmu dan kedua buah
testismu, dan berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat *” (HR Abu Dawud,
Nailur Authar no Hadis : 40)



*Keterangan :*



   1. Bahwa Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan
   lengket. Sebagaimana keterang diatas
   2. Para ulama ijma’ bahwa keluarnya madzi di haruskan membersihkan
   kemaluannya dan kedua buah testisnya
   3. Najisnya Madzi dipersamakan dengan air kencing
   4. Tidak diwajibkan Mandi janabat/Hadast besar karena keluarnya madzi



*Kesimpulan:*



Hadist-hadist yang berkaitan hal ini dijadikan dalil tidak wajibnya mandi
karena keluar madzi serta adanya hanya perintah berwudhu sebagaimana wudhu
untuk shalat. Serta cara pembersihan pakaian yang terkena madzi cukup
mengambil segenggam air ditangan kemudian dipercikan ke tempat yang terkena
madzi.



æóÇááóøåõ áÇ íóÓúÊóÍúíöí ãöäó ÇáúÍóÞöø



Semoga bermanfaat *“Allah tidaklah malu dalam menjelaskan hal yang
benar.”*(QS. Al Ahzab: 53)”



Wallahu ‘alam bishowab…



Ref: 
http://feqh.al-islam.com<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?DocID=92&MaksamID=13&ParagraphID=28&Sharh=0http://feqh.al-islam.com/>


-- 
http://alhikmah.web.id/
http://it-database.blogspot.com


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]

Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore 
http://www.demimasa.co.idYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke