Dari Moderator:
Semoga terungkap mana yang haq dan mana yang bathil.
Surat Al Hujuraat:
[49.6] Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa 
suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu 
musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu 
menyesal atas perbuatanmu itu.

[49.7] Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia 
menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat 
kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan 
iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, 
kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang 
lurus, 

[49.8] sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi 
Maha Bijaksana.  

[49.9] Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka 
damaikanlah antara keduanya.  Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat 
aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya 
itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu 
telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan 
adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku 
adil.

[49.10] Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu 
damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu 
mendapat rahmat.

[49.11] Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum 
yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka 
(yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) 
wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) 
lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu 
sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.  
Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang 
siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.  

[49.12] Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, 
sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari 
kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang 
lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang 
sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada 
Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Wassalam
Hj Irena Handono Setelah 150 hari diam atas Fitnah FORUM ARIMATEA(FA)
Catatan Navitri Ciptotomo di Facebook
http://www.facebook.com/sallysety?ref=name#/note.php?note_id=215234515520&ref=mf


Hari ini tanggal 1 juli 2009 jam 10.30 am saya menghadiri Press
Conference yang diselenggarakan oleh Kafala Komunika, di Moroush Cafe
Crown Hotel, Jakarta.

Sangat ter-iris mendengar kronologis yang dipaparkan dengan slide atas Fitnah 
dan Teror terhadap ibu Hj Irena Handono

Kasus Fitnah yang digelar dalam press conference ini adalah Fitnah
terhadap Hj Irena Handono oleh Diki Candra (Sekjen Arimatea).
Berawal dengan adanya pengakuan seseorang yang bernama Imam
Safari:menyatakan telah melihat Hj Irena Handono berpakaian
biarawati,berkalung salib dan mengenakan asessoris pakaian biarawati
katolik disebuah gereja di Singapura pada tahun 2007.

Tertanggal 13 September 2008 Pernyataan tersebut dituangkan dalam
bentuk surat oleh Imam Safari yang juga ditandatangani oleh ; Diki
Candra (Sekjen);Khairul Ghozi,Nasrul Soeoed,Djoko Hardjanto,Dzulkifli
Nur dan Jefrfy.
Tanggal 21 Feb 2009,Diki Candra memposting satu artikel berjudul Laporan Hasil 
Investigasi terhadap Irena Handono di weblog 
(FA)http://forum-arimatea.blogspot.com.

Fitnah terus berkembang dan bahkan,bahkan saya menghubungi langsung pd
sdr Diki Candra agar mengklarifikasi dahulu kepada Ibu Hj Irena
Handono, dijawab karena dalam tahap investigasi dan penyelidikan justru
tidak ditanyakan pada ybs.(maksudnya pd Hj Irena Handono).

Siapakah Imam Safari ? dan Siapakah Diki Candra yang begitu bernafsu
nya menyebarkan fitnah atas diri ibu Hj Irena Handono tanpa
mengklarifikasi terlebih dahulu ternyata hal ini bukan hal pertama yang
srd Diki Candra lakukan (ada beberapa bukti dan kesaksian al.oleh KH
Cholil Ridwan yang hadir dalam press conference hari ini ) 

Setelah 150 hari atas fitnah terhadap ibu Hj Irena Handono, maka saat
nya ibu Hj Irena menjawab dan Melakukan MUBAHALAH yang di fasilitasi
oleh Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) bapak Athian Ali Muhammad akan
diselenggarakan pada
Hari/tanggal  : Sabtu  4 Juli 2009
Jam               :  10.30 - dzuhur
tempat          :  Masjid Al Fajr , Jalan Situsari VI/no2,Cijagra Buah Batu  
Bandung.

Saya menghimbau kepada teman-teman semua melalui FB ini untuk dapat
hadir ,melihat dan mendengar langsung MUBAHALAH antara Hj Irena Handono
dan Sdr. Diki Candra.

SISTEM MUBAHALAH DILAKUKAN APABILA TIDAK LAGI TERDAPAT TITIK TEMU
ANTARA PIHAK KEBENARAN DENGAN PIHAK YANG BATIL , SEMENTARA PIHAK YANG
BATIL INI MASIH BERSIKERAS MENYEBARKAN PEMAHAMANYA YANG BATIL ITU
DITENGAH UMAT ISLAM YANG HAQ.

Untuk Informasi lebih lanjut Hub : Ibu Eka Shanty (Fasilitator dari Kafala 
Komunika ~ Hp 081513480888)


Terimakasih,
Vitri 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke