Kerusuhan berkobar dengan dipicu pertengkaran buruh di sebuah pabrik
mainan yang berujung lenyapnya nyawa dua orang korban. Unjuk rasa damai
yang digelar sekitar 1.000 sampai 3.000 orang di ibu kota Urumqi,
Minggu (5/7)pun kisruh ditingkah pemukulan dan penembakan. 156 tewas,
800-an lainnya luka-luka.
Ketegangan timbul sewaktu polisi menindak salah seorang demonstran
yang melemparkan telur mentah ke dinding konsulat, membuat yang
sebagian demonstran marah
Suku Uighur yang terkonsentrasi dan berdomisili di daerah Otonomi
Xinjiang adalah salah satu suku minoritas resmi di Republik Rakyat
Cina. Suku ini merupakan keturunan dari suku kuno Huihe yang tersebar
di Asia Tengah, menuturkan bahasa Uighur dan memeluk agama Islam.
Ada dua etnis suku yang beragama Islam, suku Uuighur dan Hui. Suku
Uighur bersama suku Hui menjadi suku utama pemeluk Islam di Tiongkok,
namun ada perbedaan budaya dan gaya hidup yang kentara di antaranya.
Suku Uighur lebih bernafaskan Asia Tengah sedangkan suku Hui lebih
condong bergaya Konfusianis oriental.
Suku Han adalah suku mayoritas di China dan mayoritas mereka adalah
komunis. Keberadaan suku Han di Zinjiang mengalamai perkembangan
signifikan dari 10 % di tahun 50-an, kini jumlah mereka berkembang
hingga 40 %.
Kerusuhan terdasyat semenjak Tragedi Tianamen ini membuat Presiden Cina Hu
Jintao menarik diri dari KTT G-8 di Italia.
Sementara itu, Orghanisasi KOnferensi Islam (OKI) dan Persatuan
Pemuda Muslim Dunia (WAMY) menyatakan keprihatinan mendalam pada
kerusuhan etnis tersebut dan menyebutnya sebagai kerusuhan yang
ditangani dengan penggunaan kekerasan yang tidak proporsional.
read more
[Non-text portions of this message have been removed]