FYI, maaf kalo repost! http://flu-babi-2009.blogspot.com/ MENGATASI FLU BABI DALAM RUMAH TANGGA ANDA jika kurang jelas hubungi e-mail [email protected] ph;03618007033 SIPT;503/1488a/diskes bali(ijin praktek).SOSIALISASIKAN RESEP INI PADA SEMUA ORANG YANG ANDA KENAL SEBELUM WABAH MENYERANG KITA /ORANG YANG KITA CINTAI.SELAMAT MENCOBA
Selasa, 2009 Juli 14 MENGATASI FLU BABI DIDALAM RUMAH TANGGA ANDA BELAJAR MENJADI DOKTER DLM MENCEGAH & MENGATASI FLU BABI DIDALAM RUMAH TANGGA ANDA 1).siap vitolin exprey=untuk melegakan tenggorokan & menhancurkan reak kental yg menyebabkan kematian. 2)siapkan baquinnor vorte=anti biotik multi fungsi membasmi virus.dll. 3)siapkan bisolvon sirup=obat batuk pengencer dahak. 4)siapkan obat flu "sanaflu"=untuk mengobati flu. 5)siapkan obat penurun panas merk bebas. 6)siapkan sari jeruk sankis yang asli . 7)siapkan obat mencret china pocai pil.siapkan obat anti biotik amoxsan jika muntah2 + tubuh pasien diusapusap dgn cepat berkali2 dgn minyak hangat sampai pasien segar(ingat bukan piat bukan urut)lalu punggung ditepuk2 & dadanya diusap2& ditepuk2 membantu melegakan pernafasan.dosis :dewasa tablet 3x1/sirup 1sendok makan x 3 = dosis 1bln sd 1 thn dosis dewasa di bagi 16 = dosis usia 1thn sd 3 thn dosis dewasa dibagi 8 =dosis 3 thn sd 5 thn dosis dewasa dibagi 4 =dosis 5 thn sd 10 thn dosis dewasa dibagi 3 = dosis 10 thn sd 15 thn dosis dewasa dibagi 2 ..ket tambahan usahakan ruangan hangat -sirkulasi udara baik - dan tidur dialas yg agak keras-bantai harus tinggi.khusus bayi usahakan digendong dgn tegap tidurkan dipundak dan di usap2 akan membantu pernafasan bayi dan megeluarkan dahak di selang paru,bagi pengidap flu babi usahakan dapat minum yang banyak & sari jeruk sankis asli setiap 2 jam sekali /sesering mungkin dan jika sesak sekali tenggorokan seperti terceki k ,semprotkan pada mulut pasien vitolin exprey 3 sd 6 x semprot usahakan agar pasien dapat muntah,dan setelah muntah semprotkan kembali vitolin exprey sescukupnya ,lalu berilah air jeruk hangat kemudian obat.jika kurang jelas hubungi e-mail [email protected] ph;03618007033 SIPT;503/1488a/diskes bali(ijin praktek).SOSIALISASIKAN RESEP INI PADA SEMUA ORANG YANG ANDA KENAL SEBELUM WABAH MENYERANG KITA /ORANG YANG KITA CINTAI.SELAMAT MENCOBA *********************************************************************************** BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU [Kolom Tetap Harian Fajar] 591. Hikmah Haramnya Babi Firman Allah: -- ANMA hRM 'ALYKM ALMYTt WALDM WLhM ALKHNZYR (S.ALBQRt, 173), dibaca: -- innama- harrama 'alaykumul maytata waddama walahmal khinzi-r (s. albaqarah), artinya: -- Sesungguhnya diharamkan bagimu bangkai dan darah dan daging babi (2:173). Yang dimaksud dengan lahmul khinzi-r (lahmun = daging, al khinzi-ru = babi) adalah babi yang telah dipotong-potong (pork) dan al khinzi-r adalah babi seutuhnya (pig). Jadi jangan pula ada yang mau bersilat kata, bahwa yang haram cuma dagingnya, sedangkan jangat, sum-sum dan tulangnya tidak. Pada tahun 1918 virus influenza telah membunuh kurang lebih 20 juta manusia di seluruh dunia. Virus-virus influenza ini ditebarkan oleh para serdadu Amerika dalam Perang Dunia I. Mereka inilah yang meneruskan wabah ini merata ke tempat di mana mereka menyebar di Eropa. Jumlah korban virus yang sekian banyak itu berlaku dalam tempoh yang singkat dan merupakan wabah yang membawa kematian yang lumayan jumlahnya ketimbang dengan wabah yang lain-lain tatkala itu. Setelah dibuat kajian terperinci, ternyata virus penyebab wabah ini berasal dari babi-babi Amerika, yang menjangkiti para serdadu Amerika yang makan babi-babi Amerika itu. (source: The Civil Aboliotionist, New Pig Virus Capable of Infecting Human, New York, 1998). Sebermula, virus Asian Flu berasal dari binatang ternak, yang kemudian setelah menyerang babi, virus itu bermutasi di dalam tubuh babi. Virus ini bermutasi menjadi ganas yang selanjutnya menjangkiti manusia pemakan babi, yang celakanya ditularkan pula kepada orang-orang yang tidak terlibat dalam hal mengkonsumsi babi. Wabah Asian Flu ini telah merenggut nyawa lebih 2 juta orang. (source: Sun 26 Mac 2000, The 1918 Flu Pandemic: What Have We Learned From This? pg 1, http://health.iafrica.com/). Demikianlah, kajian-kajian oleh para pakar menunjukkan virus pembunuh ini bermutasi menjadi ganas dalam tubuh babi sebelum menjangkiti manusia sejagat. Yang menggemparkan ialah virus kerabat HIV penyebab AIDS juga berwujud di dalam babi di bawa oleh DNA-nya dan tidak dapat dipisahkan. Professor Robin Weiss seorang pakar didalam bidang virus dari Institiut Kajian Kanker, London menulis: "Babi mempunyai banyak virus. Salah satu masalah yang perlu kita hadapi ialah, babi mempunyai kuman retrovirus yang menjangkiti manusia. Ia tidak dapat dibuang dari daging babi karena ia dibawa oleh benih DNA-nya. Retrovirus ini adalah dari keluarga yang sama dengan virus HIV." [source: Xenotransplantation, Virus Transfer-What The Experts Says, UK, 2000 http://www.liberation-mag.freeserve.co.uk] Pada bulan November 1997, Dr.Robinson Weiss daripada Chester Beatty Laboratory, London mengesahkan kewujudan virus PERVS di dalam babi dan ini menyebabkan Kerajaan Inggris melarang semua aktivitas pembedahan transplantasi (pemindahan) organ babi kepada manusia. [source: Campaign for Responsible Transplantation - Press Releases 1998, New Biotech Partnership Threatens Public Health, Oct. 21 1998] Di dalam Journal of Virology 1997, dilaporkan kajian yang dilakukan oleh 12 orang pakar yang diketuai oleh Dr Yoshihiro Kawaoka, dari University of Wisconsin. Mereka menemukan bahwa pada kerongkong babi ada sel-sel tertentu yang mampu mengubah berbagai virus kepada bentuk yang amat berbahaya bagi manusia. Mereka mengumpamakan babi sebagai "mixing vessel" tempat berbagai virus dikumpulkan untuk dimutasikan kepada bentuk yang membahayakan manusia. [source: The Detroit News, Scientists Discover the Infection Route Between Bird Virus and Pigs, Robert Cooke, Okt 20,1997] Di dalam BBC News pada 29 Oktober 1999, telah memfokuskan penemuan para pakar yang menunjukkan, virus babi menjadi puncak berlakunya wabah-wabah yang paling teruk (excessive) di dalam sejarah dunia perobatan. Para pakar mendapatkan wabah-wabah yang menyerang Hong Kong pada tahun 1968 juga berpuncak dari virus yang bermukim dalam babi. [source: http://news.bbc.co.uk/hi/english/health/newsid_489000/489385.htm] Menurut kajian itu juga, virus binatang yang biasanya tak menjangkiti manusia bertukar menjadi virus yang berbahaya yang menjangkiti manusia, selepas memasuki sel-sel di dalam babi ini. Penemuan ini mampu memberi jawaban kepada puncak empat wabah penyakit demam selsema flu yang menyerang dan membunuh jutaan manusia pada abad ke 20. Penyakit-penyakit ini bermula dengan serangan Spanish flu pada 1918, diikuti Asian flu pada tahun 1957 dan Hong Kong flu pada 1968 serta Russian flu pada 1977. Kajian-kajian oleh para pakar ini menunjukkan virus-virus pembunuh ini dikeluarkan oleh babi sebelum menjangkiti manusia sejagat. [source: Centres For Disease Control & Prevention, Pandemic Influenza, USA 2000]. Boleh jadi walaupun belum (atau sudah?) diteliti, menurut hemat saya, sangat patut diduga bahwa virus penyebab SARS baru-baru ini berasal dari virus yang biasa-biasa saja, yang kemudian diganaskan oleh babi. Alhasil, perlu diinternasionalisasikan, dan setiap negara mensosialisasikan diagram di bawah ini: +========+ |ber-mutasi| VB ---->| di dalam |----> VG |tubuh babi| +========+ VB = virus biasa VG = virus ganas Itulah beda binatang lain dengan babi, yaitu babi bukan hanya sekadar GUDANG, tetapi PABRIK virus ganas, yang memutasi virus jinak menjadi ganas dalam kerongkongannya. Namun perlu diingat bahwa kalau membicarakan makanan ataupun perbuatan yang diharamkan, maka yang ditampilkan adalah HIKMAH-nya, bukan ILLAT HUKUM-nya, artinya bukan untuk menjawab pertanyaan MENGAPA diharamkan, melainkan ISYARAT untuk dikaji secara ilmiyah tentang bahaya-bahayanya. WaLlahu a'lamu bisshawab. *** Makassar, 7 September 2003 [H.Muh. Nur Abdurrahman] http://waii-hmna.blogspot.com/2003/09/591-hikmah-haramnya-babi.html [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

