http://pojok-rehat.blogspot.com/2009/07/kala-lelah.html

 

 

 

Salah satu penggalan hidup yang membuat saya lelah adalah ketika
ditanya,"Kamu Muhammadiyah, NU, Salafi, HTI, PKS, atau.."

Dan selalu saya menjawab,"Saya muslim."

Biasanya mereka masih penasaran dan terus mengejar, dan kembali saya
menjawab,"Dulu Nabi juga tidak pernah menyatakan diri sebagai NU,
Muhammadiyah atau apapun. Hanya menyatakan diri sebagai muslim."

Saya tidak tahu, apakah memang begitu watak umat sekarang ini, atau ada
grand design dari luar untuk mengacaukan Islam. 

Ashobiyah. Itu yang saya tangkap. 

Bahkan saya 'dipaksa' memilih sebagai warga NU, Muhammadiyah, atau PKS! 

Bayangkan, organisasi seperti NU atau Muhammadiyah dibenturkan dengan
parpol! 

Kadang saya bayangkan warga NU mau hadir di pengajian Muhammadiyah.

Warga Muhammadiyah berhadapan dalam satu pengajian dengan saudara-saudara
salafi.

Lalu ada dialog pula dengan teman-teman HTI.

Ada diskusi di sana.

Saling menasihati.

Saling menunjukkan yang benar dan yang salah.

Dan tak ada dendam di dada selepas itu.

Semua karena disatukan dalam lingkaran Ukhuwah.

Alangkah indahnya....

Beban kehidupan dan tumpukan pekerjaan hari ini membuat saya makin lelah.
Secara tak sengaja saya menemukan beberapa baris bacaan menggugah, yang
konon hasil tulisan Ustadz Rahmat Abdullah.

Meski bukan kader PKS, izinkan saya untuk mengcopy. Insya Allah bermanfaat
bagi semua.


Teruslah "bergerak" hingga KELELAHAN itu LELAH mengikuti mu

Teruslah "berlari" hingga KEBOSANAN itu BOSAN mengejar mu

Teruslah "berjalan" hingga KELETIHAN itu LETIH bersama mu

Teruslah "bertahan" hingga KELEMAHAN itu LEMAH menyertai mu

Tetaplah "berjaga" hingga KELESUAN itu LESU menemani mu

 

 

 

Silakan kunjungi

www.pojok-rehat.blogspot.com

matur nuwun....

 


  ----------


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com 
Version: 8.5.387 / Virus Database: 270.13.14/2238 - Release Date: 07/14/09 
18:03:00


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke