السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
        InsyaAlloh artikel ini nggak ada hubungannya dengan konflik KPK-Polri, 
murni Sunnah semoga bermanfaat Barokallahu fiekum,
        والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
        Mengapa CICAK (Fuwaisik), Si ‘Penjahat Kecil’ Diperintah Untuk Dibunuh?
        Anda tahu yang saya maksudkan dengan si penjahat kecil dalam head 
tulisan saya ini?Ini tak lain tak bukan adalah cicak. Mengapa cicak disebut 
sebagai penjahat kecil?  
        Ada yang bertanya mengapa cicak diperintah untuk dibunuh? Bukannya ia 
berguna untuk makan nyamuk yang justru menimbulkan penyakit (seperti demam 
berdarah)? Dosa apa yang telah diperbuat binatang ini?
        Berikut ini adalah hadits-hadits yang terkait dengan penjahat kecil itu.
        Hadit Pertama:
        Sesiapa yang membunuh seekor cicak dengan sekali pukulan maka baginya 
sekian-sekian kebaikan. Dan sesiapa yang membunuhnya dengan pukulan yang kedua 
maka baginya sekian-sekian kebaikan, kurang dari yang pertama tadi. Dan jika 
seseorang dapat membunuhnya dengan pukulan yang ketiga maka baginya 
sekian-sekian kebaikan, kurang dari yang kedua tadi. 
        Sahih: Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu-anhu, dikeluarkan oleh 
Ahmad, Muslim dan lain-lain, lihat Sahih Muslim – no: 2240. (Kitab as-Salam, 
Bab Dorongan membunuh cicak).
        Hadits Kedua:
        Dari Amir bin Sa’ad, dari bapanya (Sa’ad bin Abi Waqqash) 
radhiyallahu-anhuma katanya ” Sesungguhnya Nabi saw telah memerintahkan supaya 
membunuh cicak dan beliau menamakannya ‘si penjahat kecil’(Fuwaisik)“. (Sahih 
Muslim, 2094)
        Hadits Ketiga 
        Hadits Aisyah radhiyallahu anha:
        Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  memberikan nama 
kepada cicak Fuwaisik yaitu sangat jahat  (HR Muslim 1290)
        Hadits Keempat
        Dari Ummi Syarik radiyallahu anha, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 
alaihi wasallam memerintahkan untuk membunuh cecak, dan beliau bersabda: 
”(Binatang) itu meniupkan (api) terhadap Ibrahim alaihissalam (waktu Ibrahim 
dimasukkan dalam api oleh raja Namrudz). (HR Bukhari)
        Hadits Kelima
        Anjuran Rasulullah SAW untuk membunuh cicak. Pada masa Rasulullah dulu, 
cicak adalah binatang yang sangat dipercaya oleh kaum kafir. Sebuah hadits lain 
berbunyi: Dari A’isyah beliau berkata: “Sesungguhnya Rasulullah menceritakan 
kepada kami bahwa Nabi Ibrahim ketika dilemparkan ke dalam api, tidak ada 
seekor hewan pun kecuali memadamkan api dari beliau kecuali cicak. Reptil ini 
malah meniupkan api kepada beliau, sehingga Rasulullah memerintahkan untuk 
membunuhnya” (HR: Ahmad dan An-Nasa’i) 
<http://lenteramaya.wordpress.com/2007/06/24/memakan-daging-katak-dan-ular/> .
        Maka sebagai seorang muslim yang taat mendahulukan ketaatannya kepada 
Allah dan RasulNya, diatas akal budi yang dipunyainya.
        Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah 
diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: “Kami dengar dan kami taati“. 
Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati (mu).
        Wallahu a’lam
         

This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If 
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose 
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and 
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, 
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any 
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN 
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke