Kikir <http://alhikmah.web.id/2009/11/kikir-karena-tamak-kepada-harta/>
Karena Tamak Kepada Harta

 

Posted in category Artikel <http://alhikmah.web.id/category/artikel/> , Free
e-book <http://alhikmah.web.id/category/free-e-book/> , Tafsir
<http://alhikmah.web.id/category/al-quran/tafsir/> 

 

Download ebooknya di
<http://alhikmah.web.id/download/Kikir_Karena_Tamak_Kepada_Harta.doc>  sini,
Viewer : MS Doc, File Size : 58 KB

 

Tamak kepada harta adalah salah satu sifat yang di miliki oleh manusia,
karena ketamakannya mereka menjadi bakhil, Allah menjelaskan bagaimana sifat
tamak ini akan membahayakan dirinya di kemudian hari.

 

Allah Ta’ala berfirman: 

 

Åöäóø ÇáÅäúÓóÇäó áöÑóÈöøåö áóßóäõæÏñ ,æóÅöäóøåõ Úóáóì Ðóáößó áóÔóåöíÏñ ,
æóÅöäóøåõ áöÍõÈöø ÇáúÎóíúÑö áóÔóÏöíÏñ , ÃóÝóáÇ íóÚúáóãõ ÅöÐóÇ ÈõÚúËöÑó ãóÇ
Ýöí ÇáúÞõÈõæÑö , æóÍõÕöøáó ãóÇ Ýöí ÇáÕõøÏõæÑö, Åöäóø ÑóÈóøåõãú Èöåöãú
íóæúãóÆöÐò áóÎóÈöíÑñ 

 

Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada
Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka apakah
dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan
dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Tuhan mereka pada hari
itu Maha Mengetahui keadaan mereka. (QS al-‘Adiyat : 6 – 11)

 

Penjelasan:

 

Firman Allah Ta’ala “Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima
kasih kepada Tuhannya” yaitu  sudah menjadi salah satu keburukan tabi’at
manusia yang mereka melupakan nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah
kepadanya. Lafazh “ÇáúßóäõæÏ / al kanuud” diartikan tidak berterimakasih
atau melupakan jasa. 

 

Pendapat ‘ulama salaf mengenai “ÇáúßóäõæÏ” adalah sebagaimana berikut

 

ÞóÇáó ÇöÈúä ÚóÈøóÇÓ æóãõÌóÇåöÏ áöÅöÈúÑóÇåöíã ÇáäøóÎóÚöíø æóÃóÈõæ ÇáúÌóæúÒóÇÁ
æóÃóÈõæ ÇáúÚóÇáöíóÉ æóÃóÈõæ ÇáÖøõÍóì æóÓóÚöíÏ Èúä ÌõÈóíúÑ æóãõÍóãøóÏ Èúä
ÞóíúÓ æóÇáÖøóÍøóÇß æóÇáúÍóÓóä æóÞóÊóÇÏóÉ æóÇáÑøóÈöíÚ Èúä ÃóäóÓ æóÇÈúä ÒóíúÏ
: ÇáúßóäõæÏ ÇáúßóÝõæÑ

 

Berkata Ibnu Abbas, Mujahid, Ibrahim An Nakha’i, Abu Jauza, Abu ‘Aliyyah,
Abu Dhohaa, Sa’id bin Jubair, Muhammad bin Qois, Ad Dhahak, al Hasan,
Qotadah, Ar-rabbi’ bin Anas, dan Ibu Zayid, : Al Kanud adalah Kufur
(ingkar)[1]

 

Mereka mengingkari terhadap nikmat-nikmat yang telah di berikan Allah
kepadanya, bahkan ketamakannya membuat manusia tidak merasa cukup atas apa
yang ada bahkan harta yang ada tidak disyukurinya tetapi selalu mengerutu
mengapa sedikit harta yang dimilikinya.

 

ÞóÇáó ÇáúÍóÓóä : ÇáúßóäõæÏ åõæó ÇáøóÐöí íóÚõÏø ÇáúãóÕóÇÆöÈ æóíóäúÓóì äöÚóã
Çááøóå Úóáóíúåö .

 

Berkata al Hasan : “al Kanud itu adalah orang yang ketika di timpah musibah
kemudian diselamatkan Allah, kemudian lupa terhadap nikmat yang telah di
berikannya itu. [2] 

 

Firman Allah Ta’ala : “dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri)
keingkarannya,” yaitu walaupun manusia benar-benar kufur akan tetapi dia
menyaksikan kenikmatan itu melalui tindakannya. 

 

Tingkah laku orang seperti selain dapat disaksikan oleh dirinya sendiri
dapat pula di saksikan oleh orang-orang, karena orang seperti itu tidak
dapat menyembunyikan perangainya yang buruk, keburukan itu karena sebab
firman Allah Ta’ala berikutnya 

 

Artinya : “dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.”
Yaitu tentu saja orang bakhil itu dapat di ketahui oleh orang-orang,
sifat-sifat mereka akan sangat mudah di ketahui. Orang seperti ini sangat
mencintai hartanya atau dia seseorang yang sangat rakus sekali sehingga dia
menjadi kikir. 

 

Allah berfirman:

 

æóáÇ íóÍúÓóÈóäóø ÇáóøÐöíäó íóÈúÎóáõæäó ÈöãóÇ ÂÊóÇåõãõ Çááóøåõ ãöäú ÝóÖúáöåö
åõæó ÎóíúÑðÇ áóåõãú Èóáú åõæó ÔóÑñø áóåõãú ÓóíõØóæóøÞõæäó ãóÇ ÈóÎöáõæÇ Èöåö
íóæúãó ÇáúÞöíóÇãóÉö æóáöáóøåö ãöíÑóÇËõ ÇáÓóøãóÇæóÇÊö æóÇáÃÑúÖö æóÇááóøåõ
ÈöãóÇ ÊóÚúãóáõæäó ÎóÈöíÑñ 

 

Artinya “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang
Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu
baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta
yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.
Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan
Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [QS al Imran : 180]

 

Dalam salah satu hadis, dari ‘Ali RadhiAllahu’anhu, dia berkata bahwa
Rasulullah bersabda : 

 

......ÝóÞóÇáó ÇÚúãóáõæÇ Ýóßõáøñ ãõíóÓøóÑñ ÃóãøóÇ Ãóåúáõ ÇáÓøóÚóÇÏóÉö
ÝóíõíóÓøóÑõæäó áöÚóãóáö Ãóåúáö ÇáÓøóÚóÇÏóÉö æóÃóãøóÇ Ãóåúáõ ÇáÔøóÞóÇæóÉö
ÝóíõíóÓøóÑõæäó áöÚóãóáö Ãóåúáö ÇáÔøóÞóÇæóÉö Ëõãøó ÞóÑóÃó {æóÃóãóøÇ ãóäú
ÈóÎöáó æóÇÓúÊóÛúäóì æóßóÐóøÈó ÈöÇáúÍõÓúäóì ÝóÓóäõíóÓöøÑõåõ áöáúÚõÓúÑóì {

 

……..“Beramallah! Karena setiap orang akan dipermudah! Adapun orang-orang
yang ditentukan sebagai orang berbahagia, maka mereka akan dimudahkan untuk
melakukan amalan orang-orang bahagia. Adapun orang-orang yang ditentukan
sebagai orang sengsara, maka mereka juga akan dimudahkan untuk melakukan
amalan orang-orang sengsara. Kemudian beliau membacakan ayat berikut ini:
Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan
membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan
menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan
merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami
akan menyiapkan baginya jalan yang sukar {QS. Al Lail : 9 – 10}. (Shahih
<http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?hnum=4786&doc=1>  Muslim
No.4786)”

 

Orang-orang bakhil tersebut mereka juga mengingkari/kufur/mendustakan pahala
terbaik hingga disuatu saat kelak dia akan mengetahui hasil perbuatannya
sendiri.

 

 

 

 

 

Firman Allah Ta’ala : “Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan
apa yang ada di dalam kubur,” yaitu apakah dia tidak mengetahui bahwasannya
suatu saat di yaumil akhir apa yang ada di dalam kubur di bangkitkan,
kemudian Allah berfirman : “dan dinampakkan apa yang ada di dalam dada”,

 

ÞóÇáó ÇöÈúä ÚóÈøóÇÓ æóÛóíúÑå íóÚúäöí ÃõÈúÑöÒó æóÃõÙúåöÑó ãóÇ ßóÇäõæÇ
íõÓöÑøõæäó Ýöí äõÝõæÓåãú.

 

Berkata Ibnu Abbas dan yang lainnya, yaitu “menampakkan dan menzahirkan
sesuatu yang mereka rahasiakan dalam hati mereka”[3]

 

 Kemudian Allah berfirman diakhir surah al ‘aadiyaat “sesungguhnya Tuhan
mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.” Yaitu Allah mengetahui
keadaaan yang telah mereka kerjakan dan akan mendapatkan balasan yang
setimpal, dan tidaklah Dia zhalim sedikitpun.

 

Wallahu’alam bishowab.

 

Bandung, Nov 25, 2009

A Dani Permana

http://alhikmah.web.id <http://alhikmah.web.id/>  

 

Referensi:

Tafsir Ibnu Katsir, Surah
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=100&nAya=6&taf=KATHEER&tashkeel=0>  al ‘adiyaat ayat 6 – 11

Tafsir Ath Thobary, Surah
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?l=arb&taf=TABARY&nType=1&;
nSora=100&nAya=6>  al ‘adiyaat ayat 6 – 11

www.qurancomplex.com
<http://www.qurancomplex.com/Quran/Targama/Targama.asp?nSora=100&l=ind&nAya=
1#100_1>  

Tafsir As Sa’dy, Surah
<http://www.qurancomplex.com/Quran/tafseer/Tafseer.asp?nSora=100&t=saady&l=a
rb&nAya=6#100_6>  al ‘Adiyaat ayat 6 - 11

 




  _____  




  _____  


  _____  

[1] Tafsir Ibnu Katsir , QS al ‘Adiyaat ayat : 6,  disini
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=100&nAya=6&taf=KATHEER&tashkeel=0> 

[2] idem

[3] Ibnu Katsir QS Al
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=100&nAya=10&taf=KATHEER&tashkeel=0>  ‘Adiyaat : 10



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------


===
http://media-islam.or.id

Anda bisa mendapatkan Busana Muslim secara online di:
http://rumahmadina.com
http://www.butikaqilla.com
http://wearmuslim.com
Toko buku Islam online:
http://rumahpensil.webuang.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke