اَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمِ

Kalimat sederhana ini mewakili suasana jiwa orang yg mengucapkannya. Setiap 
menyebutnya kita menampilkan gambaran penyesalan diri kita yg mudah jatuh ke 
jurang dosa dan kesalahan.

Diri ini mestinya malu bila dalam keseharian kita masih terlewat banyak waktu 
tanpa istighfar. Apalah kita bila di banding dgn junjungan kita, Rosululloh 
SAW..??? Rosululloh bersabda:

قَالَ رَسُوْلُ الله : ((وَاللهِ إِنِّيْ لأَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ 
فِي الْيَوْمِ أَكْثَرُ مِنْ سَبْعِيْنَ مَرَّةً))

Rosululloh Shollallohu’alaihi wasallam bersabda: “Demi Allah! Sesungguhnya aku 
minta ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari tujuh 
puluh kali.” (HR. Al-Bukhori dgn Fathul Bari 11/101)

Lantas mana istighfar kita? Masih mahalkah hati dan lisan kita untuk 
mengucapkannya?

Sebenarnya, eksistensi istighfar adalah munajat, maka sungguh bermanfaat bila 
diucapkan dgn tulusnya niat. Allah berfirman :

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا 
حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ 
تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. 
(Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang 
baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia 
akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) 
keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan 
ditimpa siksa hari kiamat."

(QS. 11:3)

Allah pun berfirman :

هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ 
ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

"...karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. 
Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa 
hamba-Nya)"

(QS. 11:61)

Memang kenikmatan duniawi dan tipu daya setan sering kali melalaikan. Tapi 
sungguh bila istighfar dibaca dgn benar bukan saja membuat hati dan jiwa 
bergetar, lebih dahsyat dari itu adalah hidup akan senantiasa dipebuhi kejutan 
kejutan besar. Maka bersegeralah untuk sadar....!!!

اَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمِ

Wallohu a'lamu bish-showab

‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Dikintun Ngangge  DenolBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kirim email ke