-----Original Message-----
From: Hasyim Toriq [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, December 15, 2009 10:30 PM
Subject: [expenifamilies] Fwd: [Fun_Expat] Fw: Keajaiban Manusia Akhir Zaman

Akhir Zaman..................no hurt feeling ini realita 
hidup............tinggal pilih mau yang mana or tidak dua duanya..........

---------- Forwarded message ----------
From: arrysign <[email protected]>
Date: 2009/12/15
Subject: [Fun_Expat] Fw: Keajaiban Manusia Akhir Zaman
To: [email protected]



Keajaiban Manusia Akhir Zaman
Rabu, 02/12/2009 07:51 WIB Cetak |  Kirim 
<http://www.eramuslim.com/berita/dunia/send/keajaiban-manusia-akhir-zaman> 
Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata 
sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia ini 
berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan 
menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir zaman 
dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban yang kita maksudkan di sini 
bukan terkait dengan persitiwa alam seperti gempa bumi, tsunami dan sebagainya, 
atau kej adi an yang aneh-aneh lainnya, melainkan pola fikir manusia yang 
paradoks yang berkembang biak di akhir zaman ini.
Berikut ini adalah sebagian kecil dari berfikir paradoks yang berkembang 
akhir-akhir ini dalam masyarakat luas. Lebih ajaib lagi, berfikir paradoks 
tersebut malah dimiliki pula oleh sebagian umat Islam dan para tokoh mereka. Di 
antaranya :
 Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan 
bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan 
tidak ada bukti untuk menahan dan meng adi linya.
 Namun, bila yang mencuri itu seorang nenek atau masyarakat bawah (lemah), 
dengan mudah dapat ditangkap, disidangkan dan diputuskan hukuman penjara, 
kendati mereka mengambil hanya satu buah semangka atau tiga buah kakau, mungkin 
saja karena lapar.
 Bila ada orang atau kelompok dengan nyata-nyata merusak dan melecehkan ajaran 
Islam yang sangat fundamental, seperti Tuhan, Kitab Suci dan Rasulnya, di 
negeri-negeri Islam, maka orang dengan gampang mengatakan yang demikian itu 
adalah kebebasan berpendapat, berekspresi dan menafsirkan agama.
 Namun, bila ada khatib, ustazd atau masyarakat Muslim mengajak jamaah dan umat 
Islam untuk konsiten dengan ajaran agamanya, maka orang dengan mudah menuduhnya 
sebabai khatib, penceramah atau ustazd yang keras dan tidak bisa berdakwah 
dengan hikmah, bahkan perlu dicurigai sebagai calon teroris.
 Apa saja yang dituliskan dalam koran, dengan mudah orang mempercayainya, 
kendati itu hanya tulisan manusia dan belum teruji kebenarannya. Membaca dan 
mempelajarinya dianggap lambang kemajuan.
 Akan tetapi, apa yang tercantum dalam Al-Qur’an belum tentu dipercayai dan 
diyakini kebenarannya, kendati mengaku sebagai Muslim. Padahal Al-Qur’an itu 
Kalamullah (Ucapan Allah) yang mustahil berbohong. Kebenarannya sudah teruji 
sepnajang masa dari berbagai sisi ilmu pengetahuan. Akhir-akhir ini muncul 
anggapan mengajarkan Al-Qur’an bisa mengajarkan paham terorisme.
 Tidak sedikit manusia, termasuk yang mengaku Muslim yakin dan bangga dengan 
sistem hidup ciptaan manusia (jahiliyah), kendati sistem yang mereka yakini dan 
banggakan itu menyebabkan hidup mereka kacau dan mereka selalu menghadapai 
berbagai kezaliman dan ketidak adi lan dari para penguasa negeri mereka. Mereka 
masih saja mengklaim : inilah jalan hidup yang sesuai dengan akhir zaman.
 Namun, bila ada yang mengajak dan menyeru untuk kembali kepada hukum Islam, 
maka orang akan menuduh ajakan dan seruan itu akan membawa kepada 
keterbelakangan, kekerasan dan terorisme, padahal mereka tahu bahwa Islam itu 
diciptakan oleh Tuhan Pencipta mereka (Allah) untuk keselamatan dunia dan 
akhirat dan Allah itu mustahil keliru dan menzalimi hamba-Nya.
 Ketika seorang Yahudi atau agama lain memanjangkan jenggotnya, orang akan 
mengatakan dia sedang menjalankan ajaran agamanya.
 Namun, saat seorang Muslim memelihara jenggotnya, dengan mudah orang 
menuduhnya fundamentalis atau teroris yang selalu harus dicurigai, khususnya 
saat masuk ke tempat-tempat umum seperti hotel dan sebagainya.
 Ketika seorang Biarawati memakai pakaian yang menutup kepala dan tubuhnya 
dengan rapih, orang akan mengatakan bahwa sang Biarawati telah mengh adi ahkan 
dirinya untuk Tuhan-nya.
 Namun, bila wanita Muslimah menutup auratnya dengan jilbab atau hijab, maka 
orang akan menuduh mereka terbelakang dan tidak sesuai dengan zaman, padahal 
mereka yang menuduh itu, para penganut paham demokrasi, yang katanya setiap 
orang bebas menjalankan keyakinan masing-masing.
 Bila wanita Barat tinggal di rumah dan tidak bekerja di luar karena menjaga, 
merawat rumah dan mendidik anaknya, maka orang akan memujinya karena ia rela 
berkorban dan tidak bekerja di luar rumah demi kepentingan rumah tangga dan 
keluarganya.
 Namun, bila wanita Muslimah tingal di rumah menjaga harta suami, merawat dan 
mendidik anaknya, maka orang akan menuduhnya terjajah dan harus dimerdekakan 
dari dominasi kaum pria atau apa yang sering mereka katakan dengan kesetaraan 
gender.
 Setiap mahasiswi Barat bebas ke kampus dengan berbagai atribut hiasan dan 
pakaian yang disukainya, dengan alasan itu adalah hak asasi mereka dan 
kemerdekaan mengekpresikan diri.
 Namun, bila wanita Muslimah ke kampus atau ke tempat kerja dengan memakai 
pakaian Islaminya, maka orang akan menuduhnya eksklusif dan berfikiran sempit 
tidak sesuai dengan peraturan dan par adi gma kampus atau tempat kerja mereka.
 Bila anak-anak mereka sibuk dengan berbagai macam mainan yang mereka ciptakan, 
mereka akan mengatakan ini adalah pembinaan bakat, kecerdasan dan kreativitas 
sang anak.
 Namun, bila anak Muslim dibiasakan mengikuti pendidikan praktis agamanya, maka 
orang akan mengatakan bahwa pola pendidikan seperti itu tidak punya harapan dan 
masa depan.
 Ketika Yahudi atau Nasrani membunuh seseorang, atau melakukan agresi ke negeri 
Islam khususnya di Paestina , Afghanistan , Irak dan sebagainya, tidak ada yang 
mengaitkannya dengan agama mereka. Bahkan mereka mengakatakan itu adalah hak 
mereka dan demi menyelamatkan masyarakat Muslim di sana .
 Akan tetapi, bila kaum Muslim melawan agresi Yahudi atas Palestina, atau 
Amerika Kristen di Irak dan Afghanistan, mereka pasti mengaitkannya dengan 
Islam dan menuduh kaum Muslim tersebut sebagai pemberontak dan teroris .
 Bila seseorang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, maka semua 
orang akan memujinya dan berhak mendapatkan penghormatan.
 Namun, bila orang Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan 
anaknya, saudaranya atau orang tuanya dari penculikan dan pembantaian tentara 
Israel, atau menyelamatkan rumahnya dari kehancuran serangan roket-roket 
Israel, atau memperjuangkan masjid dan kitab sucinya dari penodaan pasukan 
Yahudi, orang akan menuduhnya TERORIS. Kenapa? Karena dia adalah seorang Muslim.
 Bila anak-anak Yahudi diajarkan perang dan senjata otomatis untuk membunuh 
kaum Muslimin Palestina, maka orang akan menegatakan bahwa apa yang mereka 
lakukan itu adalah upaya membela diri kendati mereka adalah agresor.
 Namun, bila anak Palestina belajar melemparkan batu menghadapi prajurit Yahudi 
yang dilengakapi dengan tank dan senjata canggih lainhya saat menghancurkan 
rumah, masjid dan kampung mereka, maka orang akan menuduh mereka sebagai pelaku 
kejahatan yang pantas ditangkap, dipatahkan tangannya dan dipenjarakan belasan 
tahun.
Nah, inilah sekelumit keajaiaban manusia di akhir zaman ini. Bisakah kita 
mendapatkan pelajaran yang baik sehingga dapat menentukan sikap yang benar, 
atau kita akan jatuh menj adi korban keajaiban akhir zaman? Allahul 
musta’an….(fj)




This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If 
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose 
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and 
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, 
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any 
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN 
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------


===
http://media-islam.or.id

Anda bisa mendapatkan Busana Muslim secara online di:
http://rumahmadina.com
http://www.butikaqilla.com
http://wearmuslim.com
Toko buku Islam online:
http://rumahpensil.webuang.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke