>> Kardinal Miloslav: 
>>Vic: "Akar dari Eropa adalah Kristen, hal tersebut tidak dapat disangkal,
>>Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam

Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam?
Mana HAM dan kebebasan beragama?

Apa di Indonesia kita juga boleh mengatakan bahwa Indonesia punya hak untuk 
mengusir umat Kristen?

Sepertinya toleransi beragama di Eropa yang mayoritas Non Muslim hampir tidak 
ada. Ummat Islam dilarang mendirikan menara masjid di Swis. Nabi Muhammad di 
hina-hina di Denmark dan Swedia serta Belanda, dsb.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu 
orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya 
(menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. 
Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan 
oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu 
ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." [Ali 'Imran 118] 

Wassalam

 ===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id


>
>Dari: OK Taufik <[email protected]>
>Kepada: [email protected]; syiar-islam 
><[email protected]>; Islam Net ID <[email protected]>; 
>Istiqlal Community <[email protected]>; Kajian Ekonomi Islami 
><[email protected]>; sabili <[email protected]>; Assunah 
>groups <[email protected]>
>Terkirim: Sel, 12 Januari, 2010 07:31:30
>Judul: [syiar-islam] Kardinal Vatikan "Murka" Adanya Islamisasi di Eropa
>

> 
>Senin, 11/01/2010 09:36 WIB Cetak <javascript: print();> |
>>Kirim<http://www.eramusli m.com/berita/ dunia/send/ kardinal- vatikan-murka- 
>>adanya-islamisas i-di-eropa>
>
>>Surat kabar Inggris melaporkan bahwa seorang kardinal Vatikan "murka"
>>terhadap umat Kristen di Eropa, sambil menuduh mereka lebih mementingkan
>>diri sendiri dan jauh dari ajaran agama kristen serta menjadi pengecut dalam
>>urusan pembelaan terhadap warisan spiritual Eropa yaitu agama Kristen -
>>sehingga menyebabkan umat Islam bisa melakukan "Islamisasi" di benua Eropa.
>
>>Kardinal vatikan yang berasal dari republik Ceko bernama Miloslav Vic (77
>>tahun) dalam sebuah wawancaranya yang diterbitkan di situs surat kabar The
>>Guardian Inggris - memperingatkan bahwa Eropa bisa "jatuh" ke dalam Islam,
>>jika masyarakat Eropa tidak mau kembali ke akar kekristenan mereka.
>
>>Ia juga menyalahkan banyaknya imigrasi dari negara-negara Islam ke wilayah
>>Eropa dan tingginya tingkat kelahiran umat Islam di Eropa yang mengisi
>>kekosongan rendahnya kelahiran di kalangan umat kristen di Eropa.
>
>>Surat kabar Inggris "The Guardian" mengutip pernyataan Kardinal Miloslav
>>Vic: "Akar dari Eropa adalah Kristen, hal tersebut tidak dapat disangkal,
>>Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam dari ancaman mereka yang ingin
>>menginvasi benua Eropa secara bertahap, dan jika Eropa tidak segera kembali
>>ke akar Kristen mereka, tunggulah suatu saat Eropa akan menjadi benua
>>Islam."
>
>>Kardinal Vic menyatakan juga: "Pada akhir Abad Pertengahan dan awal zaman
>>modern, Islam gagal di Eropa ketika dikalahkan oleh Kristen namun hari ini
>>adalah peperangan agama dengan kekurangan senjata di Eropa dan umat Islam
>>bersenjata dengan persenjataan yang lengkap dan mengancam kejatuhan Eropa."
>
>>"Pandangan Eropa saat ini adalah Muslim bukan kristen dan umat Islam punya
>>banyak alasan yang memaksa mereka untuk berimigrasi ke Eropa, mereka ingin
>>mentransfer nilai-nilai Iman mereka kepada masyarakat Eropa yang jauh dari
>>nilai-nilai agama dan kehidupan yang sangat tercela di mata Tuhan," tambah
>>kardinal Vic.
>
>>Di sisi lain, hasil penelitian di Inggris yang diterbitkan pada hari Minggu
>>kemarin (10/1) menunjukkan bahwa orang-orang Inggris khawatir tentang
>>kebangkitan Islam di Inggris Raya dan adanya rasa takut dari pembagian
>>negara atas agama.
>
>>Surat kabar "The Sunday Telegraph" telah menerbitkan sebuah hasil studi yang
>>menunjukkan bahwa lebih dari setengah penduduk Briton sangat menentang
>>pembangunan masjid di lingkungan mereka, dan sebagian besar dari mereka
>>percaya bahwa usaha multikulturalisme telah gagal.
>
>>Sementara 52% dari yang diikut sertakan dalam studi membagi Inggris pada
>>alasan keagamaan, 45% mengatakan keragaman agama memiliki dampak negatif.
>
>>Namun, seperempat dari mereka yang disurvei, memiliki perasaan positif
>>Muslim, sepertiganya bersikap netral terhadap umat Islam.(fq/imo)
>
>>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 


      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke