Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Bismillahirrahmanirrahiim.
Orang yang mengaku beragama Islam, tetapi membenarkan dan menganggap semua
agama sama derajatnya disisi Tuhan. Ada Agama yang menyembah “Trinitas” (Allah
Tuhan Bapa, Roh Kudus dan Tuhan Anak (Yesus Kristus) menjadi satu kesatuan,
menjadi doktrin umat Nasrani, bahkan membelanya dengan mati-matian. Orang itu
sudah menyimpang jauh dari Firman Tuhan, antara lain:
Firman Allah SWT didalam Al Qur’an sebagai berikut:
(1)- Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Qs.112:1
(2)-Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Qs.112.2
(3)-Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, Qs.112.3
(4)-Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia". Qs.112:4
Firman Allah SWT didalam Kitab Bible atau Injil sebagai berikut:.
TUHAN ALLAH ITU ESA (TUNGGAL); MENGAPA ANDA MENYEMBAH TRINITAS?
Yohanes, Pasal 17, ayat 3: “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka
mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan
itu”.
Markus, Pasal 12, ayat 29: “Maka jawab Yesus kepadanya. Hukum yang terutama
ialah: Dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan yang
Esa”.
Yakobus, Pasal 2, ayat 19: “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja?
Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.”
Lukas, Pasal 4, ayat 8: “Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau
harus menyembah Tuhan, Allah-mu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”
Matius, Pasal 4, ayat 10: “Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis!
Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia
sajalah engkau berbakti!”.
Samuel Yang Kedua, Pasal 7, ayat 22: “Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan
Allah karena tiada yang dapat disamakan dengan Dikau dan tiada Allah melainkan
Engkau sekedar yang telah kami dengar telinga kami”. (Yesus bersahadat)
Ulangan, Pasal 4, ayat 35: “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui
olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain
lagi”. (Jadi Allah adalah Esa)
Ulangan, Pasal 4, ayat 39: “Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah
ini baik-baik, bahwa Tuhan itulah Allah, baik dilangit yang diatas, baik dibumi
yang di bawah, dan kecuali Ia tidaklah lain lagi”.
Ulangan, Pasal 6, ayat 4: “Dengarlah olehmu hai Israil, sesungguhnya Tuhan
Allah kita, Tuhan itu Esa adanya”. (Pen. Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa adanya
jadi Allah adalah Esa).
Keluaran, Pasal 20, ayat 1,2,3: “Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
“Akulah Tuhan, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari
tempat perbudakan. Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapan-Ku”
Tidak ada satu ayatpun didalam Bibel atau Al Kitab, atau Kitab Injil, di
Perjanjian Lama maupun Perjanjian baru, yang menyatakan: “Akulah Tuhan
Yesusmu, maka sembahlah Aku!” Tidak ada sama sekali.
YESUS = ”HAMBA ALLAH, NABI / ROSUL ALLAH, UTUSAN TUHAN, BUKAN TUHAN!”
Yohanes, Pasal 17, ayat 3: “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka
mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan
itu”.
Yohanes, Pasal 12, ayat 45: ”Dan barangsiapa yang melihat aku, dia melihat sama
Dia yang mengutus aku”.
Yohanes, Pasal 5, ayat 30: “Maka aku tidak boleh berbuat satu apa dari mauku
sendiri, Seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan hukumku itu adil adanya,
karena tidak aku coba turut mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah
mengutus aku”.
Yohanes, Psl 17, ayat 23: “Saya dalam dia orang, dan Bapa dalam saya, supaya
dia orang jadi satu dengan sempurna, dan supaya dunia boleh tahu yang Bapa
sudah mengutus saya”.
Yohanes, Pasal 17, ayat 8: “Karena segala firman yang telah Engkau firmankan
kepadaku, itulah aku sampaikan kepada mereka itu, dan mereka itu sudah menerima
dia, dan mengetahui dengan sesungguhnya bahwa aku datang dari adamu, dan lagi
mereka itu percaya bahwa Engkau yang menyuruh Aku”.
Yohanes, Pasal 12, ayat 49 & 50: “Sebab aku berkata-kata bukan dari diri-Ku
sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk
mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa
perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku
menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”
Yohanes, Pasal 14, ayat 24: “Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menurut
firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan
dari Bapa yang mengutus Aku.”
Matius, Pasal 15, ayat 24: “Maka jawab Yesus, katanya “Tiadalah aku diutus
hanya kepada segala domba-domba yang sesat di antara bani Israil”.
Markus, Pasal 1, ayat 14: “Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea
memberitakan Injil Allah”.
Lukas, Pasal 4, ayat 43: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil
Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus”.
Lukas, Pasal 24, ayat 19: “Kata-Nya kepada mereka: “Apakah itu? Jawab mereka:
“Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang Nabi, yang
berkuasa…”.
Wahyu, Pasal 19, ayat 10: “Maka tersungkurlah aku didepan kakinya untuk
menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku
adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian
Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”
Ibrani, Psl 3, ayat 1: “Sebab itu, hai saudara-saudara yg kudus, yg mendapat
bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang
kita akui, yaitu Yesus.”
Umat Islam wajib mengimani Kitab-kitab Allah, antara lain:
(1)-Kitab Taurat yg diturunkan kpd Nabi Musa a.s. dan umatnya Nabi Musa a.s.
(Bani Israel). Qs.17:2,3; 5:44
(2)-Kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s. Qs.17:55; 4:163
(3)-Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s, bukan Tuhan Yesus lhooo.
Qs.5:46
(4)-Shuhuf-shuhuf diturunkan kepada Nabi Ibrahim a.s. Qs.87: 18,19
Silahkan dibuka dan dibaca sendiri didalam Kitab Al Qur’an!
Setiap orang yang ber-Iman, Islam, Ichsan, Takwa, Mukmin, Muslimun wajib
hukumnya meng-imani Kitab-kitab Allah yang benar!
Perhatian dan Catatan penting:
Berdasarkan Firman Allah SWT, diberitahukan oleh Allah SWT, bahwasanya
Kitab-kitab tersebut diatas, sekarang sudah tidak original lagi, sudah tidak
suci lagi, sudah tidak benar lagi, karena sudah banyak yang diganti dan
dirubah-rubah. Bukan saya menuduh, bukan saya memfitnah, tetapi itu firman
Allah didalam Al Qur’an, yang wajib di-imani bagi yang mengakui ber agama Islam.
Firman Allah SWT antara lain adalah:
[2.75] Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal
segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah
mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?
[9.30] Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah" dan orang Nasrani
berkata: "Al Masih itu putra Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut
mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati
Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?
[9.31] Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai
tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam;
padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan
(yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka
persekutukan.
[5.116] Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah
kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan
selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku
mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya
maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada
diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya
Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib".
[5.117] Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau
perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan
Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di
antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang
mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
[5.72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya
Allah adalah Al Masih putra Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai
Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang
mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya
surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu
seorang penolong pun.
[5.73] Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah
salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak
disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang
mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa
siksaan yang pedih.
Ayat-ayat tersebut diatas adalah Firman Allah SWT didalam Al Qur’an, maupun
didalam Kitab Bible (Kitab Injil).
Tidak ada paksaan masuk Agama Islam, namun apabila anda masuk Agama Islam sudah
seharusnya “Meng-imani” ayat-ayat tersebut diatas, bukan malah mengolok-oloknya
dengan perkataan: “Apakah Allah tidak bisa menjaga Kitab-kitab-Nya?”
Mengaku beragama Islam, tetapi malah menjelek-jelekkan Agama Islam,
mengagung-agungkan, membenarkan Agama selain agama Islam. Apakah ini bukan
berarti orang munafik yang menjual agamanya sendiri, demi kepentingan uang?
Alhamdulillahirobbil’alamin. Wassalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakaatuh.Sukarman.
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
[Non-text portions of this message have been removed]