Assalamu'alaikum wr wb,

Aneh sekali jika para pejabat di Indonesia mengundang Barack Obama,
Presiden AS, yang tangannya berlumuran darah karena membunuh ummat
Islam di Iraq dan Afghanistan.

Terhadap tamu memang kita harus hormat. Tapi tamu yang mana dulu?

Yang wajib kita hormati adalah tamu yang baik dan menghormati kita dan saudara 
kita.

Tapi bagaimana jika orang itu membunuh banyak saudara anda dan mencuri harta 
anda?
Ketika dia datang ke rumah anda, apakah anda akan menghormatinya?

Bukankah pembunuh dan pencuri itu harusnya dihukum? Bukan dihormati atau 
dielu-elukan?

Nabi Muhammad berkata, Muslim itu bersaudara. Muslim itu ibarat satu tubuh. 
Jika satu bagian sakit, yang lain pun merasakannya.

Saudara kita di Iraq dan di Afghanistan dibantai oleh pasukan Barack Obama. 
Hingga saat ini, pembantaian terus berlangsung.
Minyak, gas, emas, perak, dsb milik kita dirampas oleh perusahaan2 AS.

Kenapa kita justru menghormati pembunuh dan perampok macam itu?

“…Perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun
memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta
orang-orang yang bertakwa.” [9 AT Taubah 36]

Ah jikalau Nabi Muhammad mengetahuinya tentu beliau marah besar.

Silahkan lihat foto-foto anak-anak dan bayi yang dibantai tentara AS di 
Afghanistan.
Bayangkan jika itu adalah saudara anda karena sesungguhnya kita ummat Islam 
adalah saudara.
Inilah foto-fotonya:
http://media-islam.or.id/2009/11/15/afghanistan-muslim-tidak-boleh-memerangi-sesama-muslim/

Mohon disebarkan ke saudara2 muslim kita yang lain.

Wassalamu'alaikum wr wb

 ===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]



      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke