dari milis mediaumat

Anggaran Naik 250 Persen, Kemiskinan Cuma Turun 2 Persen
SOLO - Selama lima tahun terakhir, anggaran penanggulangan kemiskinan yang 
meningkat hingga 250 persen hanya mampu menurunkan angka kemiskinan 2 
persen. Target penurunan angka kemiskinan menjadi 8-10 persen yang tidak 
tercapai pada tahun 2010 pun dimundurkan menjadi tahun 2014.

Berbagai program penanggulangan kemiskinan, seperti bantuan langsung tunai 
(BLT), beras untuk rakyat miskin (raskin), hingga otonomi daerah (otda) 
ternyata tidak mampu mengurangi angka kemiskinan secara signifikan. Ini 
dikatakan Koordinator Strategic Alliance for Poverty Alleviation (SAPA) 
Fakhrul Syahmega di Kota Solo, Kamis (15/4/2010).

SAPA merupakan program bersama dengan pemerintah dalam Tim Nasional 
Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Menurutnya, program 
penanggulangan kemiskinan selama ini hanya menyentuh simtom (gejala) dan 
bukan akar masalah. Kebijakan penanggulangan kemiskinan antara pusat dan 
daerah, dinilai Fakhrul, selama ini juga tidak terintegrasi dengan baik.
“Pemerintah daerah menerjemahkan kebijakan dari pusat berbeda-beda. 
Kebijakan pemerintah pusat kadang-kadang juga tidak responsif terhadap 
kondisi riil masyarakat,” kata Fakhrul.

Untuk itu, menurutnya, pihaknya akan mengajukan dua usulan kepada 
pemerintah, yakni penghapusan hutang untuk dialihkan ke program 
penghapusan kemiskinan. Ironisnya, dana untuk penanggulangan kemiskinan 
selama ini berasal dari utang luar negeri.
“Pajak yang terus bertambah dan ditang gung rakyat itulah yang digunakan 
untuk bayar hutang. Jumlahnya bisa mencapai Rp 100 triliun, lebih besar 
dari dana penanggulangan kemiskinan,” kata Fakhrul.

Usulan lainnya adalah penanganan kemiskinan yang didesentralisasi. Program 
penanggulangan disesu aikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah 
miskin masing-masing. (Kompas.com, 15/4/2010)

http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/16/anggaran-naik-250-persen-kemiskinan-cuma-turun-2-persen/


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke