Senin, 19/04/2010 11:02 WIB
Chairul Tanjung dan Ambisi Membangun Masjid Terbesar
Nurul Qomariyah - detikFinance
Jakarta - Setelah menguasai 40 persen saham PT Carrefour Indonesia, bos Para
Group, Chairul Tanjung punya mimpi membeli Citibank. Namun sebelum itu, salah
satu orang terkaya di dunia itu ingin mewujudkan mimpinya membangun masjid
terbesar di tanah air.
Chairul Tanjung mengaku ingin membangun masjid terbesar di tanah air setelah
berhasil meraup gain dari membeli saham Citibank yang sempat merosot tajam
ketika krisis merebak di akhir 2008 hingga awal 2009.
"Jumlahnya cukup besar, sekarang disimpan. Gain-nya Insya Allah akan dijadikan
masjid terbesar di Indonesia," jelas Chairul dalam kesempatan
berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin media massa di kantornya, Jalan
Tendean, Jakarta, akhir pekan lalu.
Seperti diketahui, akibat krisis, saham Citigrup Inc sempat merosot dan
diperdagangkan di bawah 1 dolar AS. Investor melepas saham Citigroup setelah
raksasa tersebut mendapatkan dana penyelamatan dari pemerintah.
Namun seiring pulihnya pasar finansial dari krisis, saham Citigroup Inc kini
sudah membaik, pada perdagangan akhir pekan lalu berada di level US$ 4,57 per
lembar saham.
Chairul Tanjung mengaku, dirinya sempat membeli saham Citibank ketika harga
saham perusahaan finansial tersebut anjlok tajam. Kini setelah saham Citigroup
melonjak hingga 4 kali lipat, bisa dihitung berapa gain yang berhasil diperoleh
Chairul Tanjung.
Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 itu pun bercita-cita suatu saat ada
pengusaha dari Indonesia yang menguasai saham Citigroup.
"Sekarang fokus investasi dalam negeri, kalau sudah pegang US$ 10 miliar, baru
bicara beli Citibank. Sebelum sampai taraf itu, sekarang membangun masjid
dulu," ujar pria yang murah senyum itu.
Gurita bisnis Chairul Tanjung memang sudah meluas. Setelah menguasai bisnis
stasiun televisi, bank hingga waralaba, Chairul Tanjung meluaskan bisnisnya ke
ritel dengan membeli 40% saham PT Carrefour Indonesia.
Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Para Group mengakuisisi 40% saham PT
Carrefour Indonesia senilai lebih dari Rp 3 triliun. Akuisisi itu dilakukan
Trans Corp melalui PT Trans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp di bawah
Para Group.
Setelah akuisisi oleh Trans Corp ini, maka komposisi pemegang saham PT
Carrefour Indonesia adalah Trans Ritel (40%), Carrefour SA 39%, Carrefour
Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%. (qom/dnl)
[Non-text portions of this message have been removed]