Film Dakwah Papua Segera Diproduksi
Terinspirasi dengan sepak terjang seorang dai yang berdakwah di Papua
Hidayatullah. com--Berdakwah di Papua memang penuh lika-liku. Keterbatasan
akses transportasi, penyakit malaria, dan kehidupan masyarakat yang masih
primitif, merupakan dinamika yang dihadapi para juru dakwah saat mengemban
tugas di pulau paling timur di Indonesia ini. Tak banyak masyarakat yang tahu
beratnya medan dakwah di Papua.
Untuk itu dalam waktu dekat akan diproduksi sebuah film yang mengisahkan
perjalanan seorang dai yang berdakwah di Papua. Film ini berjudul Nuu Waar a
Hiden Shine from East. Nuu Waar diambil dari nama lawas Papua. Film akan dibuat
oleh rumah produksi Creative Moslempro.
Menurut sutradara yang menggarap film ini Syaeful G Wathon, ide cerita
terinspirasi dari sepak terjang seorang dai bernama Ustadz Fadhlan Garamatan,
yang berdakwah di Papua.
”Ustadz Fadlan bersama Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara telah puluhan tahun
melakukan dakwah Islam di sana. Setting film tak jauh berbeda dengan fakta yang
dialami Ustadz Fadlan di lapangan. Bahkan nanti ada adegan peperangan panah,”
jelas Syaeful kepada hidayatullah. com.
Syaeful memaparkan, film ini akan mengambil lokasi syuting di Papua dan
melibatkan masyarakat setempat. Pemeran film akan dicari melalui casting.
Total biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi film ini sekitar Rp. 10 miliar.
Meski pihak investor asal Malaysia belum bisa mengucurkan dana opersional, tapi
Syaeful optimis film ini bisa rampung dan diputar tahun depan.
”Insya Allah kami sudah bergerak, meski investor belum siap,” kata suami artis
berjilbab Anneke Putri ini.
Pihaknya mengaku tak akan menutup pintu bagi para investor muslim lainnya yang
berminat menanamkan investasi dalam penggarapan film ini. [syaf/www.hidayatul
lah.com]
[Non-text portions of this message have been removed]