*Bagaimana Menyikapi Orang-orang Kafir yang Mengganggu Muslim? *
Alhamdulillah, Segala puji hanya milik Allah *Subhaanahu Wa Taaalaa* yang menciptakan jin dan manusia semata mata untuk beribadah kepada Allah saja. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah tercinta, Muhammad bin Abdullah, segenap keluarga, para sahabat dan umatnya yang setia hingga akhir zaman. Kita mengimani bahwa Allah Maha Kuasa. Kita juga mengimani bahwa apa yang Dia kehendaki pasti terwujud. Tentunya ada suatu hal, mengapa dari dulu hingga sekarang selalu ada hamba-Nya yang membangkang, tidak beriman. Entah kenapa rasa takut itu dicabut dari orang-orang kafir. Mengapa mereka yang tidak beriman selalu memerangi hamba-Nya yang beriman. Hingga rasanya seolah-olah sulit sekali untuk mengalahkan mereka. Baik karena jumlah mereka yang lebih banyak dan kesiapan mereka lebih baik. Untuk menang melawan mereka, secara logika normal* peluangnya bisa dibilang tidak ada. (*dalam beragama, jangan mengutamakan logika) Lalu bagaimana? Apa kita harus diam saja, sedangkan kita berharap bahwa Islam dimenangangkan atas semua agama. Mari kita cari jawabnya bersama-sama *In tansuruu Allaha yansurkum wayuthabbit aqdamakum* Kita juga mengimani bahwa apa yang Dia kehendaki pasti terwujud. Tentunya ada suatu hal, mengapa dari dulu hingga sekarang selalu ada hamba-Nya yang membangkang, tidak beriman. Entah kenapa rasa takut itu dicabut dari orang-orang kafir. Mengapa mereka yang tidak beriman selalu memerangi hamba-Nya yang beriman. Hingga rasanya seolah-olah sulit sekali untuk mengalahkan mereka. Baik karena jumlah mereka yang lebih banyak dan kesiapan mereka lebih baik.... Allah SWT telah berfirman (yang artinya) : Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat. (QS. 25 : 20) Dan kemudian Allah SWT bertanya, ya bertanya kepada kita sebagai pengaku budak-Nya. SEKALIGUS menunjukkan jalan, caranya memenangkan agama ini. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. (QS. 47 : 31) Masih ragu-ragu? Ya maklumlah...kita kan sudah dijajah kafir 350 tahun...lebih, karena sampai sekarang pun belum merdeka. Sekali lagi Allah SWT menegaskan dalam ayat-Nya yang jelas lagi terang: Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (QS. 2 : 193) Perangi mereka, sehingga tidak ada fitnah, (tidak ada kedzaliman, kesyirikan, demokrasi, nasionalisme). Ayat-ayat perintah Allah SWT ini bukan untuk didiskusikan, enaknya mau diterapkan atau tidak ya...kalau mau diterapkan yang mana saja ya...ayat tentang sholat saja apa ya... Allah SWT bukan tidak mampu (supaya Islam ini dimenangakan atas seluruh dien). Justru Dia ingin menguji kalian. Siapa yang mau berjihad.... *In tansuruu Allaha yansurkum wayuthabbit aqdamakum*.. Siapa yang mau membantu agama Allah? Apakah kita mau membantu Allah SWT atau mau membangakang tidak berpengaruh sama sekali terhadap Allah...Mau semua manusia kafir, juga tidak apa-apa...Atau mau beriman semua juga tidak menambah apa-apa bagi-Nya... Itu bukan kata saya, perhatikan firman Allah SWT : Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS. 25 : 6) Jihad adalah untuk merebut, merampas hak-hak Allah yang direbut oleh orang-orang kafir. Ingat, jihad bukan terorisme. Ini beda hal. Kita boleh memerangi orang kafir yang secara nyata-nyata menghancurkan kita. Dan ada janji pertolongan dari Allah : Demikianlah, dan barangsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pema'af lagi Maha Pengampun. (QS. 22 : 60) Kalau kita tidak peduli soal keimanan lagi, syariat, jihad, khilafah maka nantikan saja azab Allah! Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, 'Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan negeri-negeri yang telah musnah? Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata, maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (QS. 9 : 70) Apakah saya orang beriman? Apakah anda orang yang beriman? Apakah anda orang yang berada dalam kebenaran itu? *Wallahu alam* Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. (QS. 49 : 15) Ini ayat untuk saya dan saudaraku yang muslim, berhati-hatilah kita... Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang) itu, merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: "Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini". Katakanlah: "Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jika mereka mengetahui. Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. 9 : 81-82) Itu adalah ayat untuk awal awal jihad yang merupakan babat alas kata orang jawa, atau jihad yang merupakan pioneer bagi jihad berikutnya. Yang secara logic, kemungkinan menangnya tipis, hampir pasti kalah dan berakibat habisnya harta, materi, luka-luka, cacat, ditawan, ditangkap, disiksa, dipenjara atau mati... Lalu bagaimana terhadap orang yang mau berjihad, hanya kalau sudah pasti menang saja? Apa yang akan disampaikan oleh Nabi kita? Perhatikan lanjutan ayat di atas. Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang. (QS. 9 : 83) Ternyata mereka...kafir....fasiq...orang kafir dan fasiq (semoga kita terhindar darinya) Lanjutan ayat di atas...Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendo'akan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. (QS. 9 : 84) Niat manusia kebanyakan baik...demi keluarga, harta akan kuberikan...demi keluarga...tapi kalau sudah ada ajakan jihad dan mereka menolak...Allah sudah mengingatkan budak-Nya : Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir. (QS. 9 : 55) Yang buruk itu lebih banyak dan lebih menarik Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. 5 : 100) Ayat ini untuk saya dan saudaraku yang muslim. Apakah kita beriman? Bertakwa?: Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya. (QS. 9 : 44-45) Dan peringatan agar kita tidak mengikuti orang-orang kafir dalam segala hal, meskipun mereka itu Ahli Kitab: Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman. (QS. 3: 100) (termasuk mengikuti/membeli/menonton media massa yang tidak jelas Islamnya) Sekali lagi perhatikan Firman Allah *Subhanahu wa Taala* : Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita, maupun anak-anak yang semuanya berdoa : Ya Rabb kami, keluarkanlah kami dari negri ini yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau dan berilah kami penolong dari sisi Engkau. (QS. 4 : 75) Jangan berdalih bahwa mereka itu beda negara, beda bangsa atau kita berpaham nasionalis yang sesat itu, sehingga membiarkan muslim di tempat lain diganggu oleh orang-orang kafir. Kalau saya mengaku beriman, maka hadits ini untuk saya : Hadits Nabi Muhammad *shalallahu alaihi wa sallam* : Dari Qatadah ra, dari Anas ra. Bahwa Rasulullah SAW bersabda, Tidak beriman salah seorang diantara kalian, hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhari) Atau kalau setiap malam kita masih bisa tidur tanpa beban, maka ingatlah : Dari Numan bin Basyir ra, Rasulullah SAW bersabda, Perumpamaan orang-orang mumin dalam hal kecintaan dan kasih sayang diantara mereka adalah laksana satu tubuh, yang apabila terdapat salah satu anggota tubuhnya yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan merasakan sakit, dengan tidak dapat tidur dan demam. (HR. Muslim) Semoga kita masih masuk golongan muslim Dari Hudzaifah bin Yaman ra, Rasulullah SAW bersabda, Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum muslimin, maka bukanlah ia termasuk golongan mereka (kaum muslimin). (HR. Thabrani) Dan berjihad sebagai cara untuk memenangkan Islam, masih banyak di ayat-ayat lain. Silahkan direnungkan. Ada baiknya juga mengingat Keutamaan-Keutamaan Syahid. *Wallahu alam.* Kalau ada kesalahan, itu semua datangnya dari saya dan setan. Allah dan rasul-Nya berlepas diri dari hal itu. Dan apabila ada kebenaran, maka semua itu datangnya dari Allah SWT, segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam... Wassalamu alaikum wr. wb. Wirawan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke: [email protected] Jangan lupa isi biodata anda. http://media-islam.or.id Umrah mulai US$ 1.500 dan Haji ONH Plus mulai US$ 6.500 http://media-islam.or.id/hajiumrah TokoIslam.Info: Toko Obat Herbal Thibbun Nabawi. Aman dan Islami http://media-islam.or.id/2010/04/22/tokoislam-info-menjual-obat-herbalalami-thibbun-nabawi Belajar Islam via SMS: http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

