<http://www.facebook.com/photo.php?pid=4205837&op=1&view=all&subj=10150182041375075&aid=-1&auser=0&oid=10150182041375075&id=727800901>

*BANDUNG, 4/6-KUTUK ISRAEL*. Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam
Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Jabar, berunjukrasa di depan
Gd Sate, mengutuk penyerangan terhadap kapal kemanusiaan Mavy Marmara,
Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/6). Dalam aksinya BKLDK menyerukan agar tidak
memecayai Dewan Keamanan PBB dan meminta presiden dan pemimpin negara Islam
mengirikan pasukan ke Palestina.

FOTO ANTARA/Agus Bebeng/ss/pd/10 | 4/6/2010
19:15<http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=10150182041375075&h=797a05f5736b8ad2cb5d22b338476e55&url=http%3A%2F%2Fantarafoto.com%2Fperistiwa%2Fv1275653706%2Fkutuk-israel>
--

Massa BKLDK Kutuk Tindakan Israel Jumat, 04/06/2010 - 12:10

*BANDUNG, (PRLM)*.- Ratusan massa dari badan koordinasi lembaga dakwah
kampus (BKLDK) Jawa Barat unjuk rasa menyerukan kepada umat Islam untuk
secara sungguh-sungguh berjuang demi tegaknya kembali khilafah islam. Dan,
mengutuk dengan sangat keras terhadap Israel yang biadab, di depan Gedung
Sate, Jumat (4/6).

Hal tersebut dikatakan Koordinator Lapangan BKLDK-Jabar, Chandra Irawan. Dia
mengatakan, jangan pernah mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada
masyarakat internasional, negara-negara Eropa dan dewan keamanan PBB karena
upaya tersebut akan sia-sia secara politik.

"Negara-negara Eropa dan PBB hanya mengecam aksinya saja tanpa sedikit pun
melakukan tindakan nyata, bahkan malah bergandengan tangan untuk memuluskan
aksi brutal tersebut," kata Chandra.

Chandra meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pemimpin muslim
dunia untuk mengirimkan tentara dan pasukan. "Israel hanya mengenal bahasa
peraang dan hanya dengan inilah Israel bisa dihentikan," ujarnya
menambahkan.

Selain itu, dia juga menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat, Obama, ke
Indonesia."Obama adalah presiden negara penjajah AS yang tidak terlepas dari
kebijakan luar negerinya. Jadi, menerima Obama berarti menerima tertumpahnya
darah kaum muslimin setiap saat di Palestina," pungkas dia.(CA-05/A-147)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/115103
--

BKLDK Bandung Minta Pemerintah Kirim TNI ke Gaza Oleh Hanin Mazaya pada
Sabtu 05 Juni 2010, 07:09 AM

*BANDUNG (Arrahmah.com)* - Gelombang protes terhadap Israel masih terus
berlanjut. Jumat siang ini (4/6) giliran Badan Koordinasi Lembaga Dakwah
Kampus (BKLDK) Jawa Barat menggeruduk kantor DPRD Jabar. Namun ketatnya
penjagaan polisi, ratusan massa BKLDK Jabar hanya mampu berorasi di depan
pintu masuk halaman Gedung Sate tersebut.

Dalam orasinya mereka meneriakan yel-yel Amerika-Israel teroris. Koordinator
aksi, Candra Irawan kepada hidayatullah.com mengatakan, selain mengutuk
tindakan biadad Israel, BKLDK Jabar juga menuntut pemerintah Indonesia
segera mengirimkan pasukan TNI ke Gaza.

"Israel sudah saatnya harus dilawan dengan kekerasan dan senjata, karena
terbukti upaya diplomasi dan sanksi tidak lagi ditaati," jelas Candra.

Mereka juga menyerukan agar rakyat dan pemerintah Indonesia menolak
kedatangan Presiden AS Barack Obama yang dinilai mendukung agresi Israel
terhadap kapal bantuan kemanusian Mavi Marmara beberapa hari lalu.

Berbeda dengan para pendemo sebelumnya, kali ini massa BKLDK tidak ditemui
satu pun pejabat Pempov Jabar maupun anggota DPRD Jabar.

"Kita sangat kecewa terhadap sikap anggota dewan maupun pejabat pemerintah.
Kita hanya disuruh masuk tapi hanya dua orang saja dan dengan prosedur baku.
Kita tolak," jelas Candra.

Menjelang dikumandangkan adzan shalat Jum'at massa, BKLDK membubarkan diri
dengan tertib. (hidayatullah/arrahmah.com)

http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/8040/bkl
dk-bandung-minta-pemerintah-kirim-tni-ke-gaza
--

Usai Kutuk Israel, Aktivis Lembaga Dakwah Kampus Salami Polisi Jumat,
04/06/2010 11:42 WIB | Baban Gandapurnama - detikBandung

<http://www.facebook.com/photo.php?pid=4205838&op=1&view=all&subj=10150182041375075&aid=-1&auser=0&oid=10150182041375075&id=727800901>

*Bandung* - Sekitar 50 orang dari Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus
(BKLDK) Jabar mengutuk kebiadaban Israel dan menolak kedatangan Presiden
Amerika Barack Obama.

Aksi mereka yang berlangsung di depan Gedung Sate, Jumat (4/6/2010),
diakhiri dengan menyalami polisi yang melakukan pengamanan.

Ketua BKLDK Jabar Chandra Purna Irawan mengecam tindakan militer Israel yang
menyerang kapal Mavi Marmara saat berlayar menuju Gaza. Ia menilai tindakan
tersebut sangat brutal dan biadab.

"Kami mengutuk terhadap Israel. Serangan tersebut semakin membuktikan kalau
Israel benar-benar negara penjajah dan teroris sejati," ujar Chandra
disela-sela aksi.

Ia juga mengatakan, penyelesian masalah tersebut jangan pernah mempercayakan
kepada masyarakat internasional, sikap negara negara eropa dan dewan
keamanan PBB.

Selain itu, lanjut Chandra, berharap Presiden Indonesia Susilo Bambang
Yudhoyono untuk mengirimkan pasukan militer guna melawan kebrutalan Israel.

"Kami berharap kepada SBY dan pemimpin negeri-negeri Islam untuk menjadi
laki-laki walau sehari saja," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Chandara menegaskan menolak kedatangan Obama ke
Indonesia. Menurutnya, Obama merupakan pelindung setia Israel.

Aksi mereka berlangsung damai. Massa membawa poster di antaranya
bertuliskan, 'Mengutuk Keras Kebiadaban Israel' dan 'Save Palestina'. Usai
aksi, para aktivis langsung menyalami puluhan polisi dari Polres Bandung
Tengah yang mengamankan unjuk rasa tersebut.
(bbn/avi)

http://bandung.detik.com/read/2010/06/04/114247/1369
689/486/usai-kutuk-israel-aktivis-lembaga-dakwah-kampus-salami-polisi
--

BANDUNG: Kirim Tentara RI ke Gaza! Sabtu, 05 Juni 2010 , 08:58:00

*BANDUNG* -- Aksi mengecam tindakan brutal serdadu Israel kemarin digelar
Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Jawa Barat. Aksi yang
berlangsung di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, itu dipenuhi dengan
orasi mengutuk aksi militer Israel. Massa gabungan dari tujuh Perguruan
Tinggi di Bandung tersebut mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
dan para pemimpin negara muslim dunia untuk mengirimkan tentara dan pasukan
ke Gaza guna melawan Israel.

Aksi juga dikaitkan dengan rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS)
Barack Obama ke Indonesia. Meski sudah dipastikan lawatan Obama ditunda,
massa menyatakan menolak kedatangan Obama ke RI, kapan pun.

Koordinator aksi, Chandra Purna Irawan, memberikan alasannya terhadap
sikapnya yang menolak Obama. “Israel selalu mendapatkan dukungan dari negara
Amerika, karena itu mereka berani melakukan tindakan brutal berulang kali,”
ujar Chandra Purna Irawan di sela aksi demo.

Dalam aksinya, mereka membacakan kutipan yang diucapkan Obama dalam forum
AIPAC yang menyebut bahwa siapapun yang mengancam Israel, maka secara tidak
langsung mengancam Amerika. Dalam forum tersebut, Obama juga menjanjikan US
$ 30 miliar untuk biaya militer Israel.

Dijanjikan Chandra, pihaknya akan terus melakukan orasi, hingga ada
kepastian Obama batal ke Indonesia. Dia juga mengungkapkan, aksi yang
dilakukan BKLDK tidak pernah bertindak anarkis. “Aksi ini hanya sebuah upaya
penyadaran secara intelektual kepada publik,” ungkapnya pada Radar Bandung
(grup JPNN).

Kemarin, aksi serupa juga digelar massa dari Hima-Himi Persis juga melakukan
aksi serupa. Rencananya, hari ini ormas ini akan kembali menurunkan
massanya. "Kami akan membawa massa yang lebih besar lagi, sekitar 3.000
orang dan akan melakukan long march melewati kawasan Viaduct, Balai kota,
BIP, Polwiltabes Bandung, Bank Indonesia, dan Jalan Braga," terang Deden,
selaku koordinator Hima-Himi Persis. (cr2/sam/jpnn)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=65242
--

Aksi Kutuk Israel Terus Berlanjut 04 Juni 2010 | 15:15 wib | Nasional

*Bandung, CyberNews*. Aksi mengutuk kelakuan Israel atas kapal misi
kemanusiaan Mavi Marmara terus berlanjut. Hari ini (4/6), giliran massa dari
Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Jabar dan Hima Persis
menggelar aksi di depan Gedung Sate Bandung.

Sambil membentuk lingkaran, massa menggelar orasi dan spanduk kecaman atas
tindakan Israel yang dianggap brutal dan penuh kebiadaban. Sejumlah seruan
pun ikut dikeluarkan melalui mobil komando.

Diantaranya, BKLDK menyatakan ketidakpercayaan bahwa penanganan persoalan
tersebut dapat diselesaikan oleh masyarakat internasional, termasuk Dewan
Keamanan PBB. Lembaga itu dianggap hanya bisa mengecam tanpa diikuti
tindakan nyata.

Mereka juga menyeru kepada Presiden SBY dan pemimpin negara-negara muslim
untuk mengirimkan tentaranya guna melawan kebrutalan Israel.

"Kami berharap SBY dan pemimpin negari-negeri Islam untuk menjadi laki-laki
walau sehari saja," tandas Korlap Chandra Purna Irawan.

Selain mengecam Israel, massa juga meneriakan yel-yel anti AS terutama dalam
menyikapi kedatangan Presiden Obama ke Tanah Air. Mereka menolak kehadiran
pemimpin negara adidaya itu karena dinilai sebagai pelindung Israel.
Diharapkan tidak ada standar ganda dalam menyambut Obama. Tegas menyoal
kelakuan Israel, tapi menyediakan karpet merah bagi Obama.

Lain halnya Hima Persis. Mereka memilih aksi di sekitar badan Jalan
Diponegoro. Dalam tuntutannya, massa menuntut PBB dan seluruh negara
menghentikan kebiadaban Israel dan menyeretnya ke Mahkamah Internasional.

Unjuk rasa itu diwarnai pula dengan aksi menginjak-injak replika bendera
Israel dan berupaya membakarnya. Sebelum Jumatan, kedua kelompok massa itu
kemudian membubarkan diri dengan tertib.

( Setiady Dwi /CN16 )

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/
06/04/56152/Aksi-Kutuk-Israel-Terus-Berlanjut


-- 
zuhair a.k.a. bima
Blog: http://aryabima.wordpress.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke