"Hipnotis bukanlah cara menguasai pikiran seseorang. Melainkan seni mengelola pikiran. Seorang pakar hipnotis tidak punya kekuatan supranatural yang bisa mengendalikan pikiran Anda. Jika Anda tidak bisa dipaksa untuk menikmati, maka Anda juga tidak bisa dipaksa untuk dihipnotis."
Anda mengalami kondisi mirip hipnotis minimal 2 kali sehari, yaitu saat Anda akan tertidur dan bangun tidur tapi masih malas untuk bangun. Pada saat itu, seluruh tubuh Anda beristirahat tapi pikiran anda masih bekerja walaupun setengah sadar. Contoh lain peristiwa hipnotis yaitu ketika Anda membaca novel atau menonton film yang seru. Anda merasakan tegang, semangat, cemas, sedih, menangis, dan tertawa, padahal Anda tahu bahwa yang Anda saksikan hanyalah cerita fiksi belaka. Apakah Anda terhipnotis oleh cerita yang Anda ikuti? Ya benar, Anda terhipnotis. Apakah Anda dikendalikan oleh cerita dalam film? Tentu saja tidak. Dan memang seperti itulah hipnotis. hipnotis hanya bisa Anda rasakan apabila Anda mengizinkan diri Anda untuk mengalaminya. Seperti ketika Anda membaca novel atau menonton film, Anda sendiri yang mengizinkan diri Anda untuk terpengaruh oleh film atau terhanyut dalam cerita novel. hipnotis adalah fenomena mental alami. Setiap manusia normal punya kemampuan untuk mengalami hipnotis. Anda dapat menolak hipnotis dengan cara mengabaikan semua yang dikatakan hipnotist. Seperti halnya anda bisa menolak untuk terharu oleh cerita yang sedih dalam film dengan cara memikirkan hal lain ketika menonton film Hipnotis Tidak Selalu Relaksasi Beberapa orang mengira bahwa kondisi hipnotis tidak lain adalah kondisi fisik yang sangat relaks. Dengan kata lain, hipnotis hanya bisa dicapai dengan relaksasi fisik. Semakin dalam relaksasi, maka semakin dalam level kedalaman hipnotis. Pemahaman ini kurang tepat. memang benar salah satu ciri orang yang berada dalam kondisi hipnosis adalah tubuhnya tampak rileks. Namun, tubuh yang rileks belum tentu menandakan orang dalam kondisi hipnotis. Bahkan dengan teknik yang ada saat ini, kita bisa menghipnotis orang dalam kondisi bangun, tanpa orang tersebut “ditidurkan” lebih dulu. Disamping itu, banyak sekali orang yang takut dihipnotis. Ketakutan ini wajar karena mereka belum mengenal hipnotis dari sumber yang benar. Banyak orang mengira, bahwa orang yang dihipnotis akan dikuasai pikirannya oleh orang yang menghipnotis. Opini tersebut tidak benar, karena dalam kondisi hipnotis, seseorang tetap memegang kontrol atas dirinya. Salah Paham Tentang Hipnotis Di era kebebasan informasi sekarang ini, salah paham tentang hipnotis masih banyak terjadi. Bukan hanya di Indonesia, persepsi bahwa hipnotis adalah kejahatan plus sihir juga terjadi Amerika dan negara-negara lainnya. Cobalah tanyakan kepada 10 orang awam di sekitar Anda, “Apa itu hipnotis?”. Kemungkinan besar mereka akan menjawab semacam ini: “Hipnotis adalah ilmu hitam yang digunakan kejahatan dengan cara membuat korban tidak sadar dan menuruti perintah orang yang menghipnotis”. Menurut pengamatan kami, sebagian praktek kejahatan yang diberitakan sebagai kejahatan hipnotis sebenarnya adalah pembiusan atau penipuan belaka yang memanfaatkan kelemahan korban. Mungkin ada baiknya apabila rekan-rekan di media masa memahami apa itu hipnotis dan bedanya dengan penipuan supaya mereka bisa menggunakan kata “hipnotis” secara bijaksana dan pada tempatnya. Hipnotis adalah ilmu pengetahuan yang ilmiah walaupun terlihat misterius bagi orang yang belum mengenalnya. Seorang ahli hipnotis tidak menggunakan kekuatan supranatural, gaib, mistik, bantuan jin dan sebagainya. hipnotis menggunakan kekuatan sugesti atau pengaruh kata-kata yang disampaikan dengan teknik-teknik khusus. Satu-satunya kekuatan dalam hipnotis adalah kata-kata dan pemahaman bahasa. Anda hanya bisa terhipnotis jika anda memahami bahasa orang yang menghipnotis anda. Misalnya ada pakar hipnotis dari Amerika datang untuk menghipnotis orang Indonesia, maka yang bisa terhipnotis hanya orang yang memahami Bahasa Inggris saja. Sugesti disampaikan melalui kata-kata, dan kata-kata tersebut harus dipahami oleh orang yang dihipnotis. Saya punya teman yang hebat hipnosis dia telah mendapatkan sertifikat IBH (Indonesia Board of Hypnoterapy). Saudara sekalian dapat bertanya, belajar dan berkonsultasi ke teman saya ini apa itu Hipnosis/Hypnotis sesunggungnya. Hipnosis itu bukan ilmu supernatural atau kanuragan atau santet atau lain-lain. Hipnosis dapat dijelaskan secara ilmiah dan dengan ilmu pengaetahuan... Sama halnya dengan penggunaan HP, kalo tidak dapat dijelaskan secara ilmiah.. mungkin kita semua beraggapan bahwa teknologi HP/Telekomunikasi ada santet, pakai jin dan lain-lain... coba saudara pikirkan bagaimana bisa orang dengan jarak berjauhan 1 di jawa dan 1 lagi di arab bisa bicara... pakai HP...???? Kalau tidak dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan... Nah Hipnosis juga seperti itu... Hipnosis adalah ilmu pengetahuan... Silahkan hubungi teman saya yang pakar hipnosis di [email protected] Sekian... Semoga bermamfaat untuk kita semua... --- Pada Sel, 15/6/10, QultumMedia <[email protected]> menulis: Dari: QultumMedia <[email protected]> Judul: [syiar-islam] Mencegah Keajahatan Hipnosis dengan Kunci “Allahu Akbar” Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 15 Juni, 2010, 11:44 AM Mencegah kejahatan hipnosis tidak cukup hanya dengan keyakinan selalu bersama Allah. Kita harus teruskan ke dalam suatu kalimat yang lebih besar dan agung, yaitu berzikir dengan kalimat Allahu Akbar (Allah Mahabesar). Mengapa Allahu Akbar? Tentu pembaca tahu persis bahwa ketika shalat dimulai maka lafal “Allahu Akbar” itulah yang pertama dibaca berbarengan dengan takbiratul ihram. Sebagaimana diketahui, di antara arti shalat itu adalah ad-du’aa` (doa). Artinya, sangat mungkin kalimat zikir “Allahu Akbar” yang dilafazkan atau yang terbersit di dalam hati secara terus-menerus selalu bersama kita. Nah, dalam keadaan pelaku hipnosis sedang membangun konstruksi jahatnya di samping atau di hadapan kita, kemudian menjadi terhalangi melakukan niat jahatnya. Pada akhirnya, ia mengurungkan niatnya untuk menghipnosis kita, bahkan lari terbirit-birit, karena disangka akan ditangkap basah. Toh, semuanya kembali kepada kehendak Allah, sebelum dan setelah usaha dan doa kita. Apa pun upaya dan usaha menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam kehidupan ini memang harus dikembalikan titik puncak diskusinya, yaitu kepada Pemilik semua ruang dan waktu, yaitu Allah Yang Mahabesar (Allahu Akbar). Karena pada akhirnya, muara segala sesuatu akan ke sana. Siapa pun yang Anda temui adalah hamba Allah yang tunduk kepada-Nya. Siapa pun yang Anda temui adalah manusia “kecil” di hadapan “Yang Mahabesar”, Allah SWT. Artinya, mereka semua (para penjahat itu), bahkan kita semua adalah memiliki derajat yang sama di hadapan-Nya. Jangan pernah terlena dengan segala bentuk lahiriah seseorang (tampilan belas kasih, tampilan tak butuh kasih, tampilan variasi) karena lawan dari hal yang tampak adalah hal yang tidak tampak (gaib). Nah, hal gaib itu jauh lebih menakjubkan, mencengangkan, dan mengagungkan. Ada soal yang menarik disikapi. Ketika harta curian, rampokan, atau bahkan harta hasil kecurangan, dan sejenisnya yang kita bawa, kemudian dihadang oleh para pelaku hipnosis, dan dalam sekejap harta lenyap dari kepemilikan. Namun, mungkinkah hasil hipnosis ludes oleh penghipnosis yang lain? Jawabnya, tentu mungkin, mengapa tidak! Namun, bandingkan bagaimana sekiranya..... Selengkapnya: http://qultummedia.com/Artikel/ibadah/mencegah-keajahatan-hipnosis-dengan-kunci-allahu-akbar.html ------------------------------------ === Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke: [email protected] Jangan lupa isi biodata anda. http://media-islam.or.id Umrah mulai US$ 1.500 dan Haji ONH Plus mulai US$ 6.500 http://media-islam.or.id/hajiumrah TokoIslam.Info: Toko Obat Herbal Thibbun Nabawi. Aman dan Islami http://media-islam.or.id/2010/04/22/tokoislam-info-menjual-obat-herbalalami-thibbun-nabawi Belajar Islam via SMS: http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone/Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed]

