PERS RELEASE
  Komune Aksi Rakyat Territorial (KARAT)
   
  Jakarta-Indonesia, 29 Maret 2006
   
  HAI AUSTRALIA dan AMERIKA !
  KAMU RASIS, RASIALIS, dan FASIS
   
  Catatan : Benua Australia adalah milik bangsa ABORIGIN sebelum dirampok dan 
dijarah oleh bangsa kulit-putih dari Eropa. Benua Amerika adalah milik bangsa 
INDIAN sebelum bangsa kulit-putih merampok dan membunuh mereka. Bangsa 
kulit-putih ini juga berasal dari Eropa.
   
  Kemanakah bangsa ABORIGIN dan bangsa INDIAN kini ? 
  Dimanakah mereka berada ?
   
  Bangsa ABORIGIN berkulit-hitam berambut-keriting. Bangsa INDIAN 
berkulit-merah dan berambut-hitam. Bangsa ABORIGIN telah ‘dibuang’ kedaerah 
gersang, tanpa air, diantara ular dan buaya serta binatang buas lainnya ditanah 
benua Australia milik mereka sendiri seperti yang ditempatkan oleh Tuhan. 
Bangsa INDIAN telah ‘dibuang’ ketengah-tengah rawa-rawa Missisippi dan 
rawa-rawa lainnya, hidup dengan buaya, ular dsb. Orang Aborigin dan orang 
Indian sudah dilimitkan menjadi ‘suku terasing’ ditanah airnya sendiri. 
Siapakah yang ‘memaksa’ mereka ‘hidup segan mati tak mau’ seperti itu ? 
Diperlakukan seperti BINATANG oleh bangsa KULIT PUTIH yang menggembar-gemborkan 
dirinya anti-rasis, anti-rasialis, memuliakan hak-azasi-manusia, penegak 
humanitair, hak menentukan nasib sendiri, dsb. Ternyata itu semua cuma ‘mulut 
kotor’ bangsa kulit-putih dan tipuan belaka. 
   
  Bangsa kulit-putih yang berasal dari Eropa yang sekarang merupakan 
‘penguasa-penjajah’ benua Australia berasal dari kaum KRIMINAL, maling, begal, 
dan gembel, yang ‘dibuang’ oleh penguasa Inggris dan negara-negara Eropa 
lainnya. Keturunan begal inilah yang kini berkuasa di benua Australia, tentu 
saja ditambah serta bercampur dengan keturunan orang kulit-putih Eropa lainnya 
yang datang kemudian. Tetapi sama saja mereka telah menghinakan manusia 
ABORIGIN, telah ‘membinatangkan’ manusia ABORIGIN, telah MELANGGAR HAK ASASI 
MANUSIA dalam kwalitas ‘pelanggaran SUPER-berat’. Kwalitas yang sama juga 
dilakukan oleh bangsa kulit-putih dari Eropa terhadap bangsa INDIAN dibenua 
Amerika. Tetapi bangsa kulit-putih Amerika punya tambahan ‘dosa tak berampun’ 
lainnya yaitu PERBUDAKAN terhadap ‘BANGSA NEGRO’, yang diculik dan 
diperjual-belikan dari benua Afrika. Negro adalah bangsa ‘kulit-hitam’, bukan 
bangsa kulit-putih. Perang Abraham Linccoln (‘perang sipil’) untuk menghapuskan 
perbudakan telah
 menyisakan perlakuan RASIS dan RASIALIS dari orang kulit-putih terhadap orang 
kulit-hitam NEGRO di Amerika-Serikat hingga detik ini. Hal ini terungkap ketika 
Condoleeza Ricce Menlu AS buka mulut di sekolah madrasah Islam jl. Raden Saleh 
Jakarta Pusat dalam kedatangannya ke Indonesia ‘persis’ penandatanganan kontrak 
paksaan eksplorasi BLOK CEPU antara EXXON Oil dengan Pertamina. Kasus Blok-Cepu 
itu sendiri merupakan ‘bukti’ bagaimana sebenarnya bangsa kulit-putih 
memperlakukan bangsa-bangsa, tanah air, kekayaan alam, ‘kedaulatan’, ‘hak dari 
Tuhan’, dsb. Yang dimiliki oleh bangsa-bangsa ‘kulit berwarna’ (orang Indonesia 
: SAWO-MATANG).
   
  Kita sama sekali tidak ‘tutup-mata’ dan ‘tutup-mulut’ tentang RASIS dan 
RASIALIS bangsa kulit-putih Amerika Serikat, AUSTRALIA, dan Eropa. Mereka RASIS 
dan RASIALIS ! Jangan mau ditipu dengan rayuan kata persamaan hak, tidak ada 
perbedaan AGAMA dan warna-kulit, menghormati ‘kedaulatan’, ‘kemerdekaan’, 
‘keadilan’, dan ‘kemanusiaan’. Mereka inilah yang menginjak-injaknya. 
Sekali-sekali JANGAN LUPAKAN ITU  !
   
  Catat dan ingat baik-baik  bahwa BUSH Presiden AS dan HOWARD Perdana Menteri 
Australia adalah HITLER serta FASIS  abad 21. Dibelakang mereka ‘berdiri’ 
Yahudi-Zionis Wolfowitz dan Alexander Downer. Baca FREEMASONRY ! Bahwa orang 
Yahudi menganggap bangsa-bangsa selain Yahudi adalah ‘BATU BUTA’, termasuk 
bangsa ‘pagan’ Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Italy, Spanyol, Portugis, 
Belgia, Austria, Rusia, Cina, Jepang, Indonesia, Negro, Indian, Aborigin, 
Maori, India, Creol, BUSH, Howard, Rumsfelt, Si Condy, Blair, dsb.
   
              Jadi ‘kalian’ wahai Australia dan Amerika jangan berfikir bahwa 
‘pemberian visa’ kepada orang Papua di Australia itu hanya sekedar ‘basa-basi’ 
dengan segala macam rayuan-busuk seperti yang kamu koar-koarkan itu ! Semua itu 
ada ‘kaitannya’ dengan rentetan lepasnya Timor-Timor dari NKRI, Bom bali I dan 
II, Bom Marriot, Bom depan Kedubes Filipina dan Australia, tragedy Poso, 
tragedy Aceh, tragedy Ambon/Maluku, terakhir tragedy Papua-Barat. Semua itu 
KALIAN PUNYA KERJA ! Kalian si-RASIS si-RASIALIS si-FASIS
   
  50.000.000 (Lima Puluh Juta) MAHASISWA dan PEMUDA Indonesia dan 500.000 (Lima 
Ratus Ribu) TNI-TENTARA RAKYAT Indonesia TAHU itu !!! Apakah ‘Polisi Australia’ 
itu masih ngendon di Mabes POLRI ? Ataukah itu ‘tidak pernah ada’? setelah bom 
Marriot ? dan setelah kasus Abepura ?
               
              Jangan sekali-sekali ‘kalian’ berfikir wahai Amerika dan 
Australia bahwa Mahasiswa dan Pemuda Indonesia itu ‘bermata-buta’, 
‘berkuping-tuli’, dan ‘bermulut-bungkam’. TIDAK ! Kami cerdas, kami memiliki 
intelligentsia tinggi, dan kami mengerti intelejen !
   
  Orang-orang intel yang kalian kirim kemari juga ‘pekerja kasar’. APANYA yang 
kami tidak deteksi ? Mereka juga ‘korup’ dan ‘memble’ kok. Kalian Cuma punya 
DUIT, peralatan teknology canggih, kekuasaan kenegaraan, persenjataan, dan 
tentara. Semua itu kami tidak punya. Tetapi kami mampu ‘membaca’ dan 
‘mendeteksi’apa KERJA  dan apa MAUNYA kalian. APANYA yang kami tidak tahu ? 
Apalagi soal double standart kalian itu.
  q       Amerika kan sedang berada dalam ‘Perang-Strategy’ dengan RRC ? Ya 
nggak ?
  q       Tetapi Rusia, Jerman, dan Perancis ‘berada’ dibelakang RRC kan ?
  q       Sedangkan Inggris ingin mengadu-domba AS versus RRC sehingga dengan 
demikian Inggris kembali ‘berkibar’ pasca kehancuran Amerika ? Ya khan ?
  q       Australia itu terkadang ‘ikut-Amerika’, terkadang ‘ikut-Inggris’. Ya 
khan ?
  q       Di Singapore itu ‘ngendon’ Amerika, Cina, India, Melayu (sedikit), 
dan Yahudi. ‘Khabarnya’ tentara Singapore terdiri dari ‘pasukan Yahudi’ dan 
keturunan Cina. Ya nggak ?
  q       Dan Singapore sudah mendapat tugas dari RRC dan AS agar segera 
‘masuk’ kepulau Batam dan pulau Bintan. Ya ngak, Ya.. Ngak ?
  q       Jadi daerah-daerah kami yang sedang ‘kalian’ kerjain adalah Papua, 
Poso, Timor-Barat, Maluku, Aceh, dan Batam dan Bintan. Ya ngak ?
  q       Dan apa yang sedang kalian kerjakan di Sulawesi-Utara ? Heheh ! 
Kalian sudah kapok kan di Irak ? dan ‘cuak’ di Iran ? dan sudah berkonspirasi 
dengan suku Karen di Myanmar kan ? Kapan Amerika-Serikat ‘masuk’ ke Manchuria 
untuk ‘memalang’ antara Rusia dengan Cina ? dan kapan Tanah Genting Kra dibikin 
terusan ?
   
  Jadi, ‘kalian’ Australia dan Amerika jangan ‘sok’ operasi intel-lah. 
Kelihatan semua itu oleh ‘mata’kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesia. Tapi kami 
kurang berselera untuk membikin malu CIA, Pentagon, MI-6, Mossad, dan 
intel-AUSTRALIA. 
   
  Ingat baik-baik hai Australia bahwa kami tidak pernah melupakan asal 
‘keturunan’ kalian dari GARONG Eropa ! Sampai sekarang tabi’at kalian masih 
tabi’at garong, begal, rampok, curang tidak bisa dipercaya ! Ketika orang Papua 
dibawah penjajahan Belanda orang Papua tetap telanjang pakai KOTEKA. Baru 
setelah berada didalam NKRI MERDEKA, orang Papua bisa pake baju dan celana. 
Hanya orang Papua yang ‘indo’ dan menjadi budak penjajahan Belanda yang bisa 
berpakaian dan sekolah. Nah kamu Australia mau apa pula di Papua ?
   
  Kamu Australia tidak bisa membebaskan diri selain dari menjadi ‘EKOR’ Amerika 
dan Inggris sambil ‘mencuri’ kesempatan bagi dirimu sendiri. Eksistensi, watak, 
dan tabi’at Australia tidak lebih dari itu. KEPENGEN MIMPI MENJADI NEGARA 
ADIKUASA.   
   
   
  ---- *** ----

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]






****

HELP ME !

Gemuk ? Insomnia ? Phobia ? Psikosomatis ?
Relapse ? Trauma ? Takut ? Cemas ? Sedih ? Depresi ? Stress ?
Kurus ? Marah ? Kebiasaan Buruk ? Pengalaman Negatif ? Dll. ?

di SERVO aja...!

TESTIMONIAL
Dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52.
 
Hadi (37 tahun)
....... Saya perfeksionis. Ketika Ada pekerjaan yang kurang sempurna hasilnya, 
saya selalu merasa tidak tenang dan tegang. Saya akan menghabiskan hampir 
seluruh waktu saya untuk menyempurnakan dan memikirkan pekerjaan tersebut.
 ...... hasil yang saya rasakan sekarang adalah perasaan lebih gembira. Saya 
merasa lebih rileks menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tidak ada lagi 
beban yang berlebihan yang saya rasakan dan saya lebih mudah tersenyum.

Cinthya (23 tahun)
Saya menjalani Servo Therapy demi membenahi insomnia yang saya derita. Biasanya 
saya tidak bisa tidur sebelum memasuki waktu subuh. Setelah diterapi, saya 
mulai bisa tidur dengan teratur, sekitar jam 10 malam.
Terapi kedua dilakukan dua minggu kemudian. Kali ini untuk menyembuhkan fobia 
darah. Biasanya, kalau melihat darah saya langsung tidak tahan dan merasa 
pusing sekali. 
Kini saya sudah menikmati hasilnya setelah diterapi, tidak lagi merasa takut 
dan tidak pusing lagi saat melihat darah. ..............

Kristin (30 tahun)
Pada bulan April 2005 lalu, saya menjalani terapi dengan tujuan ingin 
menurunkan berat badan. Sebelum di Servo, berat badan saya mencapai 71 kg. Saya 
sebelumnya sudah mencoba beberapa cara, tapi tidak berhasil. Pernah juga 
mencoba mengonsumsi obat untuk melangsingkan tubuh, kemudian berat badan saya 
berhasil turun, namun kembali bertambah berat lagi setelah berhenti 
mengonsumsinya. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba metode ini. ..........
Sekarang, bobot tubuh saya sudah turun menjadi 66 kg. Saya tidak lagi merasa 
tergoda untuk ngemil dan melahap gorengan.

SERVO CENTER - VISI GLOBAL INDONESIA
Pusat Pemrograman Diri dan Prestasi
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke