The Age
Pembicaraan tentang Perdamaian Papua (Talks move on Papua peace)
Oleh Tom Hyland
9 April 2006
ADA UPAYA yang sementara berlangsung untuk memulai pembicaraan perdamaian yang
bertujuan untuk menyelesaikan perselisihan tentang kontrol Indonesia atas
provinsi Papua.
Sementara ketegangan di wilayah itu meluap menjadi persoalan diplomatik
antara Jakarta dan Canberra, suatu organisasi payung kelompok-kelompok
pro-kemerdekaan Papua mencari jalan untuk berdialog, dengan seorang tenaga
akademis Australia bertindak sebagai penghubung.
Kalau berhasil, dialog ini akan berujung pada orang-orang Papua meninggalkan
klaim kemerdekaan, dan memperoleh otonomi yang sebenarnya di dalam Indonesia.
Profesor Damien Kingsbury dari Deakin University sementara mendekati kelompok
resolusi konflik di Finlandia untuk menjajagi apakah organisasi tersebut dapat
memediasi dialog dimaksud, sebagaimana yang telah dilakukannya untukl Aceh.
Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono diyakini terbuka untuk
kemungkinan negosiasi sebagai jalan keluar terhadap masalah diplomatik dan
politik yang dihadapi oleh pemerintahannya di Papua, sementara Jakarta harus
berhadapan dengan penolakan yang semakin meluas.
Dr. Kingsbury berada di ibukota Finlandia, Helsinki, akhir minggu ini untuk
berbicara dengan para pejabat Crisis Management Initiative (CMI), suatu
kelompok non-pemerintah yang terlibat dalam upaya pencegahan krisis,
pengelolaan krisis, dan rehabilitasi pasca konflik. Organisasi ini memainkan
peranan kunci dalam menengahi konflik yang menghasilkan perundingan perdamaian
tahun lalu, dan mengakhiri konflik separatis selama puluhan tahun di Aceh.
Dr. Kingsbury yang menjadi penasehat gerakan separatis Aceh dalam
perundingan-perundingan itu menyatakan bahwa ia berbicara dengan CMI atas nama
orang-orang Papua tentang kemungkinan CMI bertindak sebagai mediator.
Saya bekerja dengan orang-orang Papua Barat dalam suatu kapasitas yang
jelas, demikian katanya kepada The Sunday Age. Saya sementara ini
berhubungan dekat dengan wakil-wakil suatu organisasi payung kelompok-kelompok
Papua Barat, dan saya yakin bahwa mungkin akan terlaksana suatu proses
pembicaraan tentang jalan keluar, yang diajukan oleh orang-orang Papua Barat,
dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.
Orang-orang Papua Barat ingin mengetahui apakah CMI bersedia untuk menjadi
mediator apabila ada permohonan yang disampaikan.
Keterlibatan CMI membutuhkan dukungan keuangan dan diplomatik dari Uni Eropa.
The Sunday Age yakin bahwa Presiden Yudhoyono secara pribadi telah memberikan
isyarat bahwa ia tertarik untuk bekerjasama dengan CMI. Suatu sumber diplomatik
di Jakarta mengemukakan bahwa Jakarta akan bergerak hati-hati dan
perlahan-lahan agar tidak membuat marah para penganut garis keras keamanan di
dalam militer dan elemen-elemen nasionalis Indonesia.
Pada saat yang sama, Dr Yudhoyono telah berkali-kali menyampaikan pernyataan
kepada publik tentang keinginannya untuk menyelesaikan konflik di Papua, di
mana gerakan-gerakan politik dan perlawanan damai masyarakat telah mengambil
alih gerakan gerilya yang merupakan tantangan besar terhadap kontrol Jakarta di
Papua.
Dalam kunjunganny ake Papua minggu lalu, ia menyatakan: Saya ingin
menekankan sekali lagi, bahwa saya ingin menyelesaikan masalah Papua secara
damai, adil dan bermartabat.
Kata-kata yang sama juga digunakannya menjelang perundingan damai Aceh, yang
ditandatangani pada bulan Agustus, di mana Gerakan Aceh Merdeka meninggalkan
tuntutan kemerdekaannya, dan digantikan dengan pemerintahan sendiri yang
terbatas.
Pembicaraan yang dimediasi masyarakat internasional merupakan suatu pengakuan
Jakarta bahwa tawarannya dalam bentuk otonomi khusus telah gagal untuk
menurunkan ketegangan antara orang-orang Papua dengan pemerintahan pusat di
Jakarta.
---------------------------------
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2¢/min
with Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
****
HELP ME !
Gemuk ? Insomnia ? Phobia ? Psikosomatis ?
Relapse ? Trauma ? Takut ? Cemas ? Sedih ? Depresi ? Stress ?
Kurus ? Marah ? Kebiasaan Buruk ? Pengalaman Negatif ? Dll. ?
di SERVO aja...!
TESTIMONIAL
Dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52.
Hadi (37 tahun)
....... Saya perfeksionis. Ketika Ada pekerjaan yang kurang sempurna hasilnya,
saya selalu merasa tidak tenang dan tegang. Saya akan menghabiskan hampir
seluruh waktu saya untuk menyempurnakan dan memikirkan pekerjaan tersebut.
...... hasil yang saya rasakan sekarang adalah perasaan lebih gembira. Saya
merasa lebih rileks menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tidak ada lagi
beban yang berlebihan yang saya rasakan dan saya lebih mudah tersenyum.
Cinthya (23 tahun)
Saya menjalani Servo Therapy demi membenahi insomnia yang saya derita. Biasanya
saya tidak bisa tidur sebelum memasuki waktu subuh. Setelah diterapi, saya
mulai bisa tidur dengan teratur, sekitar jam 10 malam.
Terapi kedua dilakukan dua minggu kemudian. Kali ini untuk menyembuhkan fobia
darah. Biasanya, kalau melihat darah saya langsung tidak tahan dan merasa
pusing sekali.
Kini saya sudah menikmati hasilnya setelah diterapi, tidak lagi merasa takut
dan tidak pusing lagi saat melihat darah. ..............
Kristin (30 tahun)
Pada bulan April 2005 lalu, saya menjalani terapi dengan tujuan ingin
menurunkan berat badan. Sebelum di Servo, berat badan saya mencapai 71 kg. Saya
sebelumnya sudah mencoba beberapa cara, tapi tidak berhasil. Pernah juga
mencoba mengonsumsi obat untuk melangsingkan tubuh, kemudian berat badan saya
berhasil turun, namun kembali bertambah berat lagi setelah berhenti
mengonsumsinya. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba metode ini. ..........
Sekarang, bobot tubuh saya sudah turun menjadi 66 kg. Saya tidak lagi merasa
tergoda untuk ngemil dan melahap gorengan.
SERVO CENTER - VISI GLOBAL INDONESIA
Pusat Pemrograman Diri dan Prestasi
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/