GEMPA MENGGUNCANG YOGYAKARTA  Program: GEMPA MENGGUNCANG YOGYAKARTA
  
  Yogyakarta: Gempa berkekuatan 5,9 skala Richter yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya, Sabtu (27/5/2006) pagi, hingga malam hari ini pukul 22.30 WIB telah menewaskan 2.998 orang dan mencederai ribuan korban lainnya. Adapun Korban tewas dengan rincian sebagai berikut : Yogyakarta 101 Orang, Kulonprogo 7 orang, Gunungkidul 27 orang, Sleman 55 Orang dan Bantul 2.283 orang, klaten 522 orang dan Boyolali 3 orang tewas. Sementara ini di sepanjang jalan RS PKU 400 korban di rawat sepanjang jalan dengan seadanya. Itupun di perkirakan akan terjadinya gempa susulan yang di prediksikan oleh BMG (Badan Meteorlogi dan Geofisika). 


Sejauh ini korban-korban luka dirawat di beberapa rumah sakit termasuk di RS Pelayanan Kesehatan Umum Muhammadiyah, Yogyakarta. Karena jumlah korban cukup banyak, pihak rumah sakit akhirnya merawat mereka di halaman. Para korban rata-rata terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sebagian korban lagi terutama yang tinggal di Kaliurang dan pesisir Pantai Parang Tritis cedera saat menyelamatkan diri menyusul muncul isu bakal terjadi Tsunami. Warga berlarian menuju ke dataran tinggi di utara Yogyakarta karena panik. Masyarakat bergegas melarikan diri lantaran takut mengingat dahsyatnya kejadian Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam, 26 Desember 2004.

 
Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 05.53 WIB itu mengakibatkan sejumlah bangunan dan rumah rubuh. Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Malioboro dan Mangku Yudha di Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Adapun skala guncangan gempa di Yogyakarta mencapai lima sampai enam Modified Mercalli Intensity (MMI). Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyebutkan, episentrum (pusat gempa) berada di bawah Laut Selatan pada kedalaman 33 kilometer yang berjarak 37 km dari Yogyakarta.( diambil dari Liputan 6 SCTV).

 
Tim kemanusiaan Portalinfaq segera berangkat ke lokasi bencana pada hari Sabtu ini (mohon do'a restu) untuk segera memberi bantuan yang diperlukan oleh para pengungsi yang jumlahnya ribuan bahkan yang dirawat di RS dr. Sardjto sudah lebih dari Ribuan orang. Informasi ini disampaikan oleh kepala RS tersebut Eri Endarini di Yogyakarta. Akibat banyaknya korban gempa menyebabkan lorong-lorong RS dijadikan tempat perawatan darurat. Sebagian besar pasien berasal dari Kabupaten Bantul yakni dari kecamatan Pundung, Jetis, dan kecamatan Kretek. Sebagian besar mengalami luka dibagian kepala dan kaki akibat tertimpa bangunan yang roboh.

 
Seorang pasien Tugiman mengaku rumahnya sekarang sudah rata dengan tanah, ”Rumah saya bergoyang ke kiri dan ke kanan setelah itu runtuh.” kata Tugiman yang mengalami luka di bagian bahu ini. ( detik.com ).

KONDISI TERKINI
Ahad (28/05/06), sekitar pukul 05.00 WIB, Tim Kemanusiaan LAZ PortalInfaq (TERA-PI) berhasil menginjakkan kakinya di bumi Gudeg Jogja, bumi yang penuh dengan pesona. Namun kedatangan TERA-PI ke Jogja bukan dalam rangka liburan, tapi untuk membantu sesama anak bangsa yang tertimpa Musibah Gempa berskala 5,9 Richter. Sesampainya kami di lokasi, kami lalu menuju daerah yang terparah terkena efek gempa yaitu Kabupaten Bantul.
Berdasarkan pengamatan TERA-PI yang telah terjun ke daerah bencana, sebagian besar masyarakat Bantul yang terkena bencana memiliki profesi sebagai petani dan berpenghasilan rendah. Kenyataan ini mempengaruhi pola mereka membangun rumah, yaitu tanpa disertai pondasi dan kadang hanya dibangun dari kayu atau campuran yang tidak kokoh. Akibatnya, saat terjadi gempa pada hari Sabtu (27/5/06) kemarin, sebagian besar rumah di daerah bencana roboh. Rata-rata delapan puluh sampai seratus persen rumah dan bangunan rubuh di daerah Bantul. Sebagian warga meninggal akibat tertimbun rumah sementara yang selamat pun kini menjadi pengungsi di daerah mereka sendiri.


Setelah kehilangan tempat tinggal, masyarakat Bantul dan daerah sekitar kemudian mengungsi ke alun-alun atau tempat terbuka lain. Namun sayang, tidak tersedia tenda darurat untuk menampung mereka sehingga para pengungsi terpaksa tidur di udara terbuka. Dengan kondisi cuaca yang tidak terlalu bersahabat, terlebih semalam hujan cukup deras mengguyur seluruh wilayah Yogyakarta, keadaan para pengungsi pun semakin memprihatinkan.
Secara geografis, daerah Bantul terdiri dari dataran pantai dan perbukitan. Kondisi ini cukup menyulitkan TERA-PI jika tidak memiliki sarana mobilitas yang tinggi. Untuk penanganan yang kesehatan yang mendesak, mobil ambulans atau mobil puskesmas keliling menjadi sebuah kebutuhan utama penanggulangan bencana.

Titik-titik yang paling parah diidentifikasikan sebagai berikut :
a.    Pleret
Masih ada bangunan utuh, rata-rata bangunan baru berpondasi. Dalam setiap desa, rata-rata ada 15 yang meninggal dan masih banyak yang tertimbun rumah (sampai kemarin sore). Kekurangan tenaga untuk merawat jenazah. Tidak ada kondisi medis, hanya tim dari BSMI.
Yang dibutuhkan : obat penyakit luar, antiseptik, alkohol, betadine, bandage, peralatan jahit luka. Masker jika perlu. Tenda sangat dibutuhkan. DPD Kota sudah mengirim logistik makan terbatas. 

b.    Pundong
Pengungsi di kecamatan. 90% bangunan rusak, tidak dapat dihuni. Para pengungsi tinggal di kecamatan. Belum ada penanganan medis yang memadai dan masih kekurangan logistik.
c.    Imogiri dan Dlingo masih terlalu sulit untuk dimasuki tim relawan. Usaha untuk menembus kedua daerah ini baru dilaksanakan pada hari Ahad (28/06)
d.    Bambanglipuro
Warga berkonsentrasi di sekitar bangunan SD dan jalan-jalan desa (di tepi jalan). Kerusakan rumah 90% dan banyak ruas-ruas jalan yang retak-retak.
Dusun Sirat, Desa Sidomulyo, ada kurang lebih 500 kk yang berkumpul di lapangan. Rumah mereka 90% rusak. Belum ada tenda, belum ada tim medis dan logistik. Masyarakat membuat tenda dari barang seadanya. Yang meninggal 5 orang.
Dusun Giren, meninggal 4 orang. Kurang lebih ada 125 kk yang berkumpul. Rumah mereka rusak parah. Dusun Klebengan, kurang lebih 200 kk, 100% rumah rusak parah.


AKSI I (PELAYANAN KESEHATAN) LAZ PORTALINFAQ

Perjalanan di mulai dengan pertama kali mengunjungi RSU PKU Muhammadiyah Bantul, disana sudah terlihat jelas puluhan korban yang dirawat di tengah jalan dengan tenda seadanya, alas tidur seadanya serta petugas medis yang harus menangani 5-10 orang korban yang terus berdatangan. Menurut penuturan Bapak Johar Arifin (Kabag Rumah Tangga RSU PKU M) bahwa hingga tadi malam (Ahad, 28/05/06) Jam 19.00, korban yang meninggal di RS PKU Muhammadiyah sudah mencapai 54 orang, 600an orang di rawat dengan kondisi yang memprihatinkan.


Usai mengamati dan mendata korban serta kebutuhan disana, perjalanan kami lanjutkan ke Posko KKI di Kab. Bantul yang juga menerima korban gempa dengan kondisi yang lebih parah dari RSU PKU Muhammadiyah, yakni minim obat-obatan, dokter, perawat dan tenda penampungan, terpaksa dealer Honda disebelahnya dipakai untuk mengevakuasi dan merawat korban gempa.
Perjalanan selanjutnya, kami menuju tenda pengungsi di lapangan Desa Mulyodadi. Bersama tim BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) dari Cilacap, Jawa Tengah, Team Reaksi Kemanusiaan Portalinfaq (TERA-PI) pada hari Ahad, 28 Mei 2006 di lapangan Kelurahan Widodadi, Kec. Bambang Lipuro Kab. Bantul, kami membuka Posko Rumah Sakit Darurat (RSD) Pelayanan Kesehatan Gratis. Spontan saja ketika warga mengetahui kami telah membuka RSD berduyun-duyun mendatangi Posko/RSD. Tercatat 61 orang luka robek/lecet/memar, 6 orang  patah tulang, 5 orang trauma, 6 orang sakit kepala, 3 orang alergi dan 21 orang menderita penyakit lainnya. Hingga sore hari, korban gempa bumi DIY masih terus berdatangan. Mobil ambulance yang sengaja didatangkan dari Cilacap pun tak luput dari hilir mudik dari rumah-rumah warga disekitar menuju lapangan dan dari Posko RSD menuju RSU PKU Muhammadiyah untuk di rujuk lebih lanjut karena keterbatasan alat dan obat-obatan.


Hingga Laporan ini dibuat, masih banyak korban di Bantul yang belum tertangani dengan baik, karena keterbatasan peralatan dan personil di lapangan. Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah tenda , makanan, penerangan, tim Medis, obat – obatan dan mobil ambulance.

 
Bantuan anda sekalian sangat diharapkan untuk membantu korban dan pengungsi. Kirimkan bantuan anda ke :

   - Bank Syariah Mandiri Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790
- Bank Mandiri Cab. Kuningan No.Rek.124-0001079798
- BCA Cab. Arteri Pondok Indah No.Rek.291-300-5244
  
Semua atas nama Yayasan Portalinfaq

 
Beri keterangan pada receive pengiriman dana anda untuk bantuan kemanusiaan Gempa di Yogyakarta. Semoga dengan keikhlasan anda banyak yang bisa kita bantu untuk menolong kondisi saudara-saudara kita di sana. Jika pun anda belum bisa memberikan dalam bentuk materiil, anda juga bisa memberikannya dengan bentuk moril dan bersedia untuk menyebarkan berita ini ke milis dan e-mail sahabat-sahabat anda.


www.portalinfaq.org


 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]





****

HeLP ME ! HeLP ME ! HeLP ME !

1. Anda merasa ...

Gemuk / Kurus ? Insomnia ? Trauma ? Phobia ? Mania ? Psikosomatis ? Relapse ? Stress ? Cemas ? Sedih ? Takut ? Depresi ? Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Dll.

di ServoTherapy aja...!

Informasi tentang Jenis Jenis Phobia, Mania serta Testimonial / Kesaksian yang pernah dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52, baca di http://servocenter.blog.com/

2. Anda ingin meningkatkan Motivasi, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan karyawan Anda ? di ServoPower aja ... !

Inhouse training & workshop dipandu langsung oleh instruktur yang merupakan salah satu dari sembilan orang Guru Sukses, Versi Majalah Warta Bisnis, Edisi  41 / III / Agustus 2005.

3. Anda ingin merekrut SDM bermental Tangguh ? di ServoRecruitment aja ... !

4. Anda mencari pembicara atau narasumber mengenai Motivasi, Personal Coach, Servo Power atau Servo Therapy ? di ServoCenter aja ... !

5. Anda suka iseng iseng berhadiah ? di Klik aja... ! http://www.asiabersama.com/?id=pendanaan

SERVO CENTER - Pusat Pemrograman Diri dan Prestasi
Komplek Cipondoh Makmur, Jl. Bahagia Raya
Blok B5b No. 2 Cipondoh, Tangerang 15148.
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257

Anda Ingin Berubah ? Di Servo Aja ... !




SPONSORED LINKS
Health and wellness Health wellness product Health and wellness program
Diet fitness health nutrition wellness Health promotion and wellness Business health wellness


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke