SUARA PEMBARUAN DAILY  
---------------------------------
  Orangtua Keluhkan Penjualan Buku di Sekolah     [TANGERANG] Para orangtua 
siswa di Kota Tangerang mengeluhkan praktek  jual buku di sekolah-sekolah. 
Kalaupun mereka boleh membeli buku di  pasaran, buku yang dimaksud sangat sulit 
di dapat. 
    Bahkan, ada pula sekolah yang tidak mau menyebutkan nama pengarang dan  
penerbitnya sehingga mau tak mau orangtua terpaksa membeli di sekolah.
    Pada umumnya, untuk pembelian buku paket sekolah itu sudah dimasukkan  
dalam biaya masuk sekolah baru atau daftar ulang sekolah lama. Harga  buku 
paket untuk sejumlah mata pelajaran mencapai ratusan ribu rupiah.
    Sejumlah orangtua siswa berharap, pemerintah bisa menertibkan penjualan  
buku di sekolah-sekolah tersebut karena sangat memberatkan orangtua.  Apalagi 
dalam satu keluarga yang sekolah bukan hanya satu tetapi bisa  dua atau sampai 
tiga anak.
    "Kenapa tidak dibebaskan saja orangtua membeli sendiri. Atau kenapa  tidak 
seperti dulu, buku paket bisa dipinjam dari kakak kelasnya yang  sudah naik ke 
jenjang yang lebih tinggi," ujar Encip, salah seorang  orangtua siswa di 
kompleks SDN Cipondoh.
    Menurut Encip, saat dia mempertanyakan masalah buku paket, pihak  sekolah 
hanya menyodorkan daftar buku dengan harga yang sudah  tercantum, tanpa 
menyebutkan nama pengarang dan penerbitnya. Para  orangtua langsung ditunjuk 
total biaya buku yang harus dibayar sebesar  Rp 234.700. 
    "Saya tanya apa boleh beli di luaran atau pinjam bekas kakaknya,  sekolah 
jawab, boleh aja kalau dapat dan sulit dipakai ulang karena  sudah terisi 
penuh," kata Encip mengutip jawaban guru sekolah anaknya.
    Hal yang sama juga dikeluhkan Kinanti, ibu tiga anak di sekolah yang  sama. 
Dia mempertanyakan mengapa pihak sekolah sampai harus  merahasiakan buku-buku 
yang akan dipakai anak didiknya. 
    
    Toko Dadakan
    Lain lagi pengalaman orangtua di SDN Tangerang 6 tahun lalu. Orangtua  
siswa diperbolehkan membeli buku di luaran. Tetapi, banyak orangtua  yang sudah 
susah payah mencarinya tidak ketemu. Pihak sekolah  menyarankan para orangtua 
membeli buku di sebuah rumah di Jl Embing,  yang ternyata menjadi toko buku 
pelajaran dadakan. 
    "Heran ya, di toko buku besar tidak dijual malah hanya di satu rumah  yang 
menjadi toko dadakan buku itu ada. Apa ini bentuknya arahan atau  apalah. Kami 
orangtua yang sudah pusing makin jadi pusing masalah buku  ini," ujar Kus, 
orangtua siswa SDN 6 Tangerang. 
    Sementara itu, Cak Man, orangtua lainnya, terang-terangan menuding  pihak 
sekolah telah "kongkalikong" dengan penerbit. "Persoalan buku  dari tahun ke 
tahun tidak pernah selesai. Pemerintah tidak pernah tegas  menindak sekolah 
yang memberatkan orangtua siswa," ujarnya.
    Dia mencontohkan, tahun lalu, dia sudah membeli buku paket yang diminta  
sekolah untuk anak pertamanya. Tahun ini, buku-buku yang dipergunakan  sama. 
Namun, pihak sekolah mengharuskan membeli buku baru.
    Sebab katanya, buku-buku paket itu sudah ditulisi. Di samping itu, pada  
buku edisi terbaru ada penambahan materi yang tidak terdapat pada buku  
sebelumnya.
    "Padahal, setelah saya cek, semua isinya sama. Jelas ini hanya permainan 
pihak sekolah dan penerbit," katanya.
    Dengan sistem mengisi latihan di buku paket menyebabkan sebagian buku  
tulis yang harus disediakan tidak pernah penuh. "Buku tulis sekarang  jarang 
digunakan. Kalaupun diisi paling-paling habisnya separuh untuk  setahun. Belum 
lagi siswa harus membeli lembar kertas sekolah untuk  tes," kata Cak Man.
    Padahal, sekolah sudah dilarang menjual buku kepada siswanya, seperti  yang 
pernah diucapkan pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang sesuai  dengan Peraturan 
Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 11 Tahun  2004 tentang Pengadaan 
Buku Paket Pelajaran. Dalam peraturan itu  disebutkan, pihak sekolah dilarang 
menjual buku kepada siswa.
    Jika pihak sekolah menyediakan mengadakan buku, harus ditangani oleh  
koperasi. Buku yang dipergunakan juga harus memiliki sertifikat dari  Badan 
Standarisasi Nasional Pendidikan. 
    "Bisa jadi setiap sekolah buku yang digunakan berbeda tetapi sudah  
keharusan buku yang digunakan harus mendapat sertifikat. Jika sekolah  
menggunakan buku yang tak jelas penerbitnya, sekolah tersebut sudah  menyalahi 
aturan. Sayangnya, Dinas Pendidikan sebagai regulator tak  mengeluarkan 
regulasi mengenai buku pelajaran hingga terjadi  kesemrawutan," ujar seorang 
pejabat di Dinas Pendidikan Kota Tangerang  yang tidak mau disebutkan namanya.
    Sementara itu, Ka Dinas Pendidikan, Zainudin yang dihubungi tidak  berada 
di kantornya. Telepon selulernya pun tidak aktif. [132] 
  

http://asia.groups.yahoo.com/group/bintangpelajar/
“Tiada hari tanpa belajar, tiada prestasi tanpa dikejar”
                
---------------------------------
 The all-new Yahoo! Mail goes wherever you go - free your email address from 
your Internet provider.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*****

HELP ME !

1. Motivasi, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan karyawan Anda menurun ? di 
ServoPower aja !

Inhouse training & Workshop Motivasi dipandu langsung oleh penemu Metode SERVO, 
merupakan salah satu dari sembilan orang Guru Sukses, Versi Majalah Warta 
Bisnis, Edisi  41 / III / Agustus 2005. 

2. Anda ingin rekrut SDM yang Kompeten dan Bersemangat tinggi ? di 
ServoRecruitment aja ! 

3. Anda mencari Partner Kerja, Pembicara / Narasumber, Personal Coach,  
Motivator tentang Manajemen Diri, Pemrograman Prestasi, ServoPower, 
ServoTherapy, HypnoTherapy ? di ServoCenter aja ! 

4. Anda pengen menghilangkan Hambatan Sukses seperti Insomnia ? Trauma ? Phobia 
? Mania ? Psikosomatis ? Relapse ? Stress ? Cemas ? Sedih ? Takut ? Depresi ? 
Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Gemuk / Kurus ? dll. ? di ServoTherapy 
aja !

Testimonies pernah dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 
52. Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/ServoTestimonies/<<<

5. Anda pengen belajar Hipnotis ? atau menjadi seorang ServoTherapist ? atau 
menjadi pemilik Klinik Servo ? di ServoCenter aja ! 

6. Anda pengen memberi hadiah kepada Karyawan Anda, Staf Anda ataupun orang 
yang Anda sayangi ? di ServoPrint aja !

Print-out artikel ini atau teruskan keberadaan milis ini !

*****

SERVO CENTER
Pusat Pelatihan Motivasi, Manajemen Diri dan Prestasi
Komplek Cipondoh Makmur, Jl. Bahagia Raya
Blok B5b No. 2 Cipondoh, Tangerang 15148.
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257

Anda pengen Solusi, di SERVO CENTER aja !
Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/<<<

*****

HELP YOU !

1. Anda ingin berbagi pengalaman tentang keberhasilan Anda mengatasi masalah ? 
Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/817488/#cmts<<<

2. Anda ingin Testimonial / Kesaksian tentang ServoPower/ServoTherapy ? Klik 
aja >>>http://servocenter.blog.com/760208/#cmts<<< 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke